Wajar saja kalau saya bertanya seperti itu dan wajar juga kalau mas 
Nug bertanya seperti itu. Kita tidak saling kenal.

Dalam mempelajari AlQur'an dan Hadist, pertanyaan itu kan memang 
harus ditanya? Dan terimakasih kalau telah menjawabnya bahwa itu 
hadist Bukhari-Muslim. Saya belum check lagi kepada kitab hadist 
tsb, dan sayangnya saya juga gak punya software tafsir AlQur'an dan 
Hadist disini.

Tentu saja Ijtihad diperlukan, apalagi ini dalam masalah hukum.
Hadist yang mas Nug kisahkan sesungguhnya mempunyai situasi dan 
kondisi yang berbeda dengan hadist yang saya kemukakan. Dalam hadist 
yang mas Nug kisahkan 
1)Wanita itu mengakui dia melakukan zinah, padahal dalam pengakuan 
zinah ini harus ada 4 saksi baru dapat dikatakan wanita tsb berzinah.
QS24:6, "Dan orang-orang yang menuduh isterinya (berzina), padahal 
mereka tidak ada mempunyai saksi-saksi selain diri mereka sendiri, 
maka persaksian orang itu ialah empat kali bersumpah dengan nama 
Allah, sesungguhnya dia adalah termasuk orang-orang yang benar". 

2) Wanita tersebut ingin bebas dari siksa akherat, berarti dia 
menghendaki kehidupan akhiratnya menjadi baik maka berlaku QS17:19, 
"Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke 
arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka 
itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik." 

3) Dengan alasan sama dengan no. 2, wanita itupun telah bertaubat, 
jadi QS17:25,"Tuhanmu lebih mengetahui apa yang ada dalam hatimu; 
jika kamu orang-orang yang baik, maka sesungguhnya Dia Maha 
Pengampun bagi orang-orang yang bertaubat".

Jadi, memang ijtihad diperlukan untuk menentukan hukuman mana yang 
perlu diberlakukan untuk sikon tertentu. Itu juga yang dilakukan 
Umar bin Khattab ra.

wassalam,


--- In [email protected], Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> ============
> 
> apakah saya dianggap menyebarkan hadist israiliyat....?
> hehehehe..... qur'an dan kanjeng nabi muhammad cuma
> satu, tapi tafsirnya memang banyak sekali tuh..... mau
> pilih yang mana....? kalau saya pilih yang sejuk dan
> damai sesuai nama islam.....
> 
> btw, hadist yang saya kutip itu sahih bukhari-muslim
> (cmiiw)..... nabi sejauh yang saya baca juga tak pernah
> menempeleng, memukul, memaki, bicara buruk tentang
> seseorang.....
> 
> buat tambahan, saya teringat lagi dialog hartono
> ahmad jaiz dengan nu mesir yang tempo hari diposting
> sdr muhkito afiff (cmiiw)......
> 
> hartono menyesatkan ide pluralisme, liberalisme dan
> kesetaraan gender yang menurutnya tak sesuai
> qur'an dan sunah..... dia berpandangan tak ada ijtihad
> jika ada nash qur'an......
> 
> peserta seminar di kairo menganggap hartono dangkal
> memahami diskursus islam..... mukhlis muhammad
> hanafi, katib syuriah pengurus cabang nu mesir
> mengatakan, "qur'an memberikan khitab yang beragam
> sesuai mukhatabnya. ijtihad tetap dibutuhkan
> meski ada nash..."
> 
> dia mencontohkan ijtihad umar ketika tidak memotong
> tangan pencuri di masa paceklik, padahal qur'an
> memerintahkan pencuri harus dihukum..... umar juga
> pernah tak membagikan harta rampasan perang, sesuatu
> yang diperintahkan qur'an.....
> 
> menurut mukhlis, disitu umar bukan tak memahami dan
> melaksanakan qur'an, justeru sebaliknya menunjukkan
> wajah esensi islam yang pengasih, rahmatan lil'alamin.....
> 
> mungkin bung muhkito atau guntur mau
> menambahkan.....?
> 
> salam,
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke