>>      siang itu begitu menyengat saat aku melintas
>>sepanjang Jl.Juanda, kerongkonganku terasa kering,
>>beduk magrib masih lama,cuma sebuah HP SE W-800 yang
>>aku simpan dalam tas kecil yang di dalamnya mengalun
>>lagu Too Pat " Alhamdulillah" feat Yasin - yang bisa
>>menjadi penyejuk Qolbu saat aku kepanasan berdiri di
>>halte yang legang gak ada siapa-siapa. Lagu itu memang
>>sering menemani kemana langkahku pergi.
>>
>>      Alhamdulillah! aku masih sempat mensyukuri semua
>>yang ada.Ada sejuta semangat,sejuta spirit yang bisa
>>mengembalikan tenagaku yang terkuras saat mendengar
>>suara Yasin mengalunkan Astma Ulhusnah yang begitu
>>indahnya disertai ceoteh - Malek Too Pat yang fasih
>>memuja nama Allah Sang maha Pemurah.
>>
>>      Lagu " alhamdulillah " masih mengalun , saat
>>sebuah tangan kecil tiba-tiba menyambar tas kecilku
>>dengan paksa. bocakkecil berumur 6 tahun berlari
>>secepat kilat masuk ke dalam himpitan antrean mobil
>>yang saat itu berderet panjang di depan lampu merah
>>Harmoni. Sambil menenteng tas kecilku berisi HP SE
>>W-800 warna orange yang aku beli dari tetes keringatku
>>menulis.
>>
>>      Lima detik aku terpaku, tanpa harus berteriak,
>>mencaci, menjerit atau mengucapkan kata-kata makian
>>
>>" F***K You" kata yang kerap aku lontar di bawah alam
>>sadarku saat aku mulai kesal. Akucuma bisa tersenyum
>>kecut sambil menatap bocah itu berlari semakin menjauh
>>ke sebrang jalan. di ujung sana seorang bocah
>>perempuan berumur 5 tahun menunggu dengan wajah cemas,
>>gelisah dan ketakutan menanti kakaknya yang tengah
>>berlari ter-engah-engah menuju ke arahnya. Kemudian
>>bocah itu menyeret lengan adiknya pergi menjauh. Mata
>>bocah perempuan itu menatap kearah ku dengan rasa
>>penuh penyesalan. Seakan dia ingin menjelaskan, bahwa
>>apa yang mereka lalkukan itu benar-benar suatu
>>keterpaksaan, suatu jalan pintas setelah nggak ada
>>lagi jalan yang lebih halal yang harus mereka tempuh.
>>
>>      Aku terpaku, dan hanya bisa terpana. Bukan
>>karena Hp itu harganya enam jutaan, atau Audionya yang
>>stereo layaknya Walkamn yang bisa muter MP3. Tapi di
>>dalamnya terdapat nomor-nomor kelagaku, dan kerabatku
>>yang sangat berarti. Tapi aku jadi tersadar, sesadar
>>mungkin. Nomor nomor itu aku bisa dapatkan kembali,
>>walau mungkin kini aku akan kehilangan kontak sekitar
>>300an orang, namun aku setidaknya bersyukur karena aku
>>kini justru merasa sangat dekat dengan sang Kholik,
>>tak putus hubungan dengan-NYa karena aku masih bisa
>>setiap saat menghubungi-NYA tanpa harus memikirkan
>>berapa besar pulsa yang aku harus keluarkan, juga
>>tanpa harus takut kehilangan sinyal dengan-NYA saat
>>dimana aku berada,sekalipun berada di lantai bawah
>>sebuah gedung bertingkat.
>>
>>     Sepuluh detik akuakhirnya bisa mengerti, bahkan
>>sangat mengerti. Kalau saat ini memang semuanya apapun
>>bisa terjadi. Tanpaharus memikirkan HALAL - HARAMnya
>>sesuatu. Seperti kedua bocah itu. Merekamemang harus
>>mempertaruhkan nyawa, kehidupan keras telah membentuk
>>nurani mereka menjadi batu. Menjalani kehidupan getir
>>dengan susah payah, bahkan pahitnya lagi! ternyata
>>orang seperti kita tak pernah mau perduli dengan nasib
>>mereka.
>>
>>     Dana Kompensasi BBM yang seharusnya mereka
>>rasakan juga takpernah mereka tahu, karena mereka
>>bukan orang-orang yang pantas menerima (itu menurut
>>Versi petugas yang tak sudih mendata saudara kita yang
>>tak jelas tempat tinggalnya walau nyatanya mereka
>>memang benar hidup dalam kemelaratan)
>>
>>     Berapa ribu saudara kita yang tergeletak dan
>>tergolek di emperan pertokoan dan di sudut - sudut
>>jalan, dan dibawah  kolong-kolong jembatan yang
>>benar-benar meneriakkan nyanyian kemiskinan yang
>>sesungguhnya?
>>    Sungguh kita tak pernah mau menyadari karena kita
>>memang sudah terlalu sibuk memikirkan dunia kita
>>sendiri. Sibuk untuk buka bersama di Mall-Mall dan Di
>>resto-resto ternama, bahkan sibuk
>>menjejalicounter-counter HP untuk sekedar cuci mata
>>melihat Hp keluaran terbaru, Atau bercanda di dalam
>>kantor saat jam istirahat sambil mengutak-atik
>>Internet mencari situs-situs Biro Perjalanan ke luar
>>Negeri untuk menghambur-hamburkan tunjangan hari raya
>>(THR) yang baru saja kita terima.
>>
>>    Untuk demi sebuah HP SE W-800 yang mungkin lebih
>>berarti bagi kedua bocah tersebut, untuk sebuah
>>pemberian yang terpaksa.......aku tulus memberi,
>>Ikhlas merelakan.
>>
>>    Karena aku justru terketuk hatinya sejenak untuk
>>sadar bahwa begitu mulianya memberi tanpa harus
>>meminta, Begitu Arifnya mengulurkan tangan, bersedekah
>>kepada Saudara kita sendiri yang lebih membutuhkan.
>>
>>    ALLAH mungkin saja ingin memberikan kita sebuah
>>teguran, memberikan kita sebuah peringatan bahkan
>>untuk sejenak kita renungkan. Kita memang
>>terlalulamabuta pada sesama, dan menjadi tuli terhadap
>>rintihan dan tangisan saudara kita sendiri.
>>
>>    Walau sekian lama terbiasa dijejali
>>lantunan-lantunan lagu NAsyid, puji-pujian kepada
>>ALLAH dari mulut orang lain, tanpa berusaha untuk
>>melantunkannya sendiri, karena mungkin saja pahalanya
>>berbeda.
>>MENGAPA kita masih saja mengandalkan orang lain,
>>saling menunggu , saling berharap untuk lebih dahulu
>>maju, menjadi orang terdepan di jalan kebajikan?
>>
>>     Sudah saatnya kita dekat kepada-NYA dalam arti
>>yang sesungguhnya. Bukan cuma dalam satu bulan saja
>>(Ramadhan) tetapi di bulan-bulan berikutnya.
>>
>>IKHLAS LAPANGKAN DADA, MELETAKKAN SEMUA COBAAN KE
>>DALAM HATI.KARENA SESUNGGUHNYA KETULUSAN HATI BERASAL
>>DARI NURANI YANG PALING DALAM.
>>
>>JIKA KITA SUDAH TERBIASA MENERIMA DENGAN IKHLAS
>>TANGAN AKAN TERGERAK, DENGAN TULUS MEMBERI
>>BERBAGI DENGAN SESAMA, BERDERMA, MEMBERIKAN SEBAGIAN
>>APA YANG KITA PUNYAI.
>>BERBAGI RASA APA YANG KITA RASAKAN
>>
>>KARENA SEUNGGUHNYA KITA SATU DIMATA ALLAH
>>MAHLUK MULAI YANG PASTI PUNYA HATI NURANI,EMPHATI DAN
>>PERASAAN.
>>
>>Di bulan nan suci ini mari kita sisihkan sebagian
>>untuk saudara kita. Seberapapun nilainya tidak
>>tergantung dengan besar kecilnya pemberian.
>>Sesungguhnya Nilai yang besar di mata ALLAH adalah
>>seberapa tulus dan ikhlas kita mau perduli untuk
>>berbagi dengan sesama
>>
>>    
>>
>  
>



.


######################################
CNI Mendapatkan Predikat Superbrands
Satu lagi bukti dedikasi kami pada kualitas dan pelayanan
######################################
.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke