Dear Netters,
 
FYI. Ini dari milis tetangga, moga2 manfaat.
 
Salam,
Sidqy L.P. Suyitno

Buat yang mau mudik ke kampung halaman & bawa kendaraan sendiri, barangkali 
minggu ini sudah harus mulai dipersiapkan. Berikut tip2 dari gratisan.com 
semoga bermanfaat 

Mudik. Entah Lebaran, Natal, atau Tahun Baru tidak hanya sekedar sebuah 
perjalanan jauh. Lebih dari itu, dengan mudik kita melepas rindu, meningkatkan 
tali silaturahmi dengan keluarga, kerabat dan handai taulan. Agar perjalanan 
mudik aman dan nyaman, siapkan kondisi fisik dan kendaraan Anda sebaik mungkin 
sehingga perjalanan selalu lancar dan menyenangkan. 
1. Kondisi Tubuh
Jaga kesehatan, kondisi tubuh harus prima, sebelum berangkat harus cukup 
istirahat/tidur baik si pengendara maupun penumpang. Apalagi si pengendara 
utama (driver) biasanya suami dan co-driver adalah istri. Mudik dan menyetir 
sendiri, harus benar-benar mempersiapkan diri, terutama secara fisik. 
Disarankan meminum obat antioksidan, misalnya: minum-minuman yang mengandung 
vitamin C dan E.

2. Kondisi Mobil dan Perlengkapan Mobil
Periksa kondisi mobil dan serviskan ke bengkel mobil langganan Anda (tune-up 
komplit, rem, ban, wiper, radiator, tali kipas/AC, aki, dll). Kemudian, bawa 
perlengkapan alat-alat mobil (tools kit), dongkrak, tali derek, ban serep, 
kotak P3K, segitiga pengaman, kunci roda palang, senter, dll.

3. Bawa Air Mentah
Bawa air mentah di dalam jerigen 5 liter atau bekas botol air minum mineral 
yang besar (1 literan), air ini berguna untuk mengisi radiator bila kurang atau 
cuci tangan bila selesai ganti ban kalau bocor atau kempes. Jangan lupa 
sekalian bawa sabunnya, biar bersih cuci tangannya. Air ini juga berguna bila 
bawa anak kecil/bayi tiba-tiba di tengah jalan "pup" dan kita berada di tengah 
sawah/hutan di mana sulit mencari air.

4. Bekal Makanan
Bawa bekal makanan secukupnya yang praktis dan bisa dimakan sambil terus 
berkendara (arem-arem/lontong isi), jangan asal berhenti makan di 
restoran/rumah makan yang tempat berhenti/istirahat Bus Antar Kota (kecuali 
untuk "pipis") karena lagi "High Season" dikhawatirkan cara masak dan mencuci 
piringnya kurang bersih karena pengunjung "sangat" padat dan banyak yang harus 
dilayani. Lebih terjamin bila makanan bawa sendiri. Tapi kalau bekal habis anda 
bisa masuk ke dalam kota dimana anda lewat untuk mencari restoran fast food 
fried chiken (nggak usah disebutin namanya entar iklan
lagi!) yang pasti anak-anak suka dan lebih baik kebersihannya daripada yang 
pertama tadi. 
Untuk yang punya balita bawa keju irisan kecil2 untuk mencegah kembung, siapkan 
beberapa botol susu yang sudah disterilkan dari rumah dan air panas sejumlah 
jadwal minum bayi anda (agar tidak repot menggantinya). Bawa pula biskuit atau 
makanan kesenangannya.

5. Kebelet Pipis
Bagaimana kalau di tengah jalan "kebelet" pipis? Kalau anak-anak dan laki-laki 
sih gampang asal mau dan "tahan malu" berhenti saja di pinggir jalan! Kalau 
istri bagaimana dong? Caranya gampang, cari pompa bensin yang besar pasti ada 
toiletnya yang cukup bersih, bila kotor, cari lagi berjalan beberapa kilometer 
(bila kebeletnya masih bisa ditahan), atau cara lain cari Wartel, Kantor 
Polisi, Pusat Pertokoan, Losmen, Hotel, Masjid, dll. Bilang aja "mau numpang 
pipis", masa nggak boleh? 
Untuk yang bawa balita, untuk mencegah kejenuhan/anak rewel karena kecapekan 
diusahakan berhenti maksimal 2 jam sekali agar balita dibiarkan menghirup udara 
segar, tentu saja hentikan kendaraan ditempat yang rindang

6. Raja Setan Jalanan
Yang unik bila kita berkendara dengan mobil pribadi di Jalur Pantura adalah 
siap mengalah dengan Bus Antar Kota/Propinsi, mereka ini disebutnya "Raja Setan 
Jalanan Pantura". Jangan coba-coba adu balap dan adu kuat meskipun kita ada di 
jalur yang benar sekalipun. Bila dari arah berlawanan tiba-tiba ada Bus yang 
melancangi truk gandeng yang berjalan lamban, Anda harus siap mengurangi 
kecepatan dan secara mantap minggir ke kiri, bila perlu turun/keluar dari jalan 
aspal, kalau tidak hmm... saya tidak bisa ceritakan di sini apa yang terjadi. 
Lebih baik mengalah lah! Bukankah Anda dan keluarga ingin tiba di kampung 
halaman dengan selamat bukan?

7. Si Keong dan Si Kura-Kura
Lain bus lain lagi truk gandeng maupun truk engkel. Kalau truk-truk ini 
dikenalnya sebagai si Keong atau si Kura-Kura karena begitu lamban jalannya. 
Bagi yang belum pernah lewat Pantura pasti akan jengkel dengan ulah mereka ini, 
yah busnya yah truknya juga. Truk-truk ini sudah jalannya lambat ngambil 
posisinya di jalur kanan lagi, sehingga bikin kagok untuk menyalipnya. Nah, 
model kayak begini kita harus ekstra sabar dan hati-hati, cobalah menyalip dari 
sebelah kiri minta istri sebagai co-driver melihat ke depan apakah lajur depan 
sebelah kiri kosong dan aman untuk menyalip atau tidak? Yang perlu diperhatikan 
adalah apakah di kiri depan ada motor, becak, sepeda, mobil mogok/parkir, 
lobang, jembatan sempit, dll. Bila aman tak ada halangan menyaliplah "dari 
jalur kiri" dengan tetap waspada, apalagi kalau yang disalip itu konvoi truk 
yang panjang.

7. Bawa Peta Jalur Mudik
Jangan lupa membawa peta jalur mudik, karena ini sangat penting dan berguna. 
Hendaknya pilihlah peta yang memuat jalur-jalur alternatif secara detail, ini 
penting sekali apabila terjadi kemacetan di suatu titik. Dan jangan lupa peta 
tersebut dilengkapi dengan nomor-nomor telepon penting, info tol, dan yang 
paling penting lokasi pom bensin (masih ada nggak ya yang dipelosok masih jual 
premium 2400 he3x) dan bengkel2 ATPM sesuai jenis mobil anda (barangkali bisa 
mulai minta peta tersebut sekarang sambil servis/check mobil di bengkel ATPM)

8. Bawa HP & Chargernya
Jangan lupa bawa HP dan chargernya. Sebaiknya sebelum berangkat charge HP anda 
sampai penuh. Untuk daerah/area tertentu yang Anda lewati akan terjadi "blank 
spot" untuk kartu tertentu, lebih baik kalau istri punya HP dengan kartu yang 
berbeda dengan anda punya, jadi bila terjadi blankspot masih bisa pakai HP 
satunya lagi.

9. Obat-Obatan
Bawa obat-obatan yang biasa digunakan, jangan lupa itu! Terutama untuk 
anak-anak.

10. Kapan sebaiknya berangkat? Pagi atau malam?
Terserah anda mana yang paling baik masing-masing ada plus minusnya. Berangkat 
pagi jam 06.00: Bisa lihat pemandangan, restoran dan bengkel mobil pasti buka, 
bila mobil tua dan AC kurang bagus anak-anak kasihan akan tersiksa karena panas 
apalagi kalau macet, sepanjang jalan yang dilewati kita akan ketemu yang 
namanya "Pasar Tumpah" itu lho pasar tradisional di kota kecamatan/kabupaten 
pasti macet, banyak orang menyeberang, becak, sepeda, ojek, dll, ketemu dengan 
"Panitia" Pembangunan Masjid yang minta sumbangan yang luar biasa banyaknya 
sepanjang Pantura dan jalan/jalur lain yang pasti akan kita lewati. Harap 
hati-hati dengan drum yang ditaruh di tengah-tengah jalan, jangan sampai ngebut 
melewati mereka. Bagi anda yang berkacamata minus sebaiknya jalan pagi saja. 
Berangkat sore/malam jam 17.00: Tidak bisa lihat pemandangan, hanya restoran 
dan bengkel 24 jam saja yang buka (tapi jangan khawatir cukup banyak kok!), 
anak-anak bisa tidur tidak ribut, tidak panas baik di dalam mobil
 maupun di luar, tidak ada Pasar Tumpah (tapi mungkin saja ada "Pasar Malam"), 
tidak ada Panitia Pembangunan Masjid. Bila kita mau menyalip di tikungan akan 
kelihatan dari sinar lampu mobil dari arah berlawanan, dimana hal ini tidak 
bisa kita tahu kalau berjalan di siang hari. Hanya saja kita harus ekstra 
hati-hati dan jangan sampai mengantuk bila jalan malam hari karena "musuh" kita 
adalah Bus Malam. Ini biangnya "Setan Jalanan" dan "Raja Tega". Bagi Anda yang 
tidak tahan sinar lampu dari depan (silau) lebih baik jangan jalan malam hari.

11. Berikan no. HP dan telepon di kampung halaman ke tetangga atau RT
Harap tiggalkan nomor HP dan telepon rumah di kampung halaman ke tetangga yang 
tidak mudik atau ke Pak RT agar Anda bisa dihubungi kalau terjadi sesuatu di 
rumah Anda.

12. Arus Balik dan Pulang Balik
Harap simpan tenaga dan tetap jaga kesehatan untuk siap pulang balik setelah 
mudik. Jangan pulang balik di pas mepet sekali besoknya harus sudah masuk 
kantor dan anak-anak masuk sekolah, pasti kelelahan kan? Ada baiknya ambil 
waktu sehari istirahat sebelum besoknya melakukan aktifitas rutin.

13. Bawa Uang Tunai
Bawa uang tunai secukupnya, tak perlu bawa banyak-banyak, toh ATM banyak sekali 
dijumpai di daerah.

14. Bawa Kaset/CD
Bawalah kaset/CD yang menjadi favorit Anda atau anak anda, agar suasana tidak 
jenuh, bosan dan sekaligus membawa suasana gembira. Sering-seringlah memutar 
lagu, supaya Anda teringat terus akan kampung halaman Anda.

15. Stiker.
Tips terakhir, tempelkan stiker favorit Anda atau tanda pengenal komunitas 
tertentu di kaca belakang mobil Anda. Siapa tahu nanti di perjalanan Anda 
berjumpa dengan teman baru?

Demikianlah beberapa kiat dan tips, mungkin dari rekan-rekan yang lain bisa 
menambahkan agar bisa semakin lengkap sehingga bermanfaat bagi kita semua. 
Okey, selamat mudik dengan aman dan santai, selamat sampai tujuan dan jangan 
lupa oleh-olehnya :)

Selamat Idul Fitri 1426 H
Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir Bathin

                
---------------------------------
 Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click.  

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke