** Mailing List Nasional Indonesia http://www.ppi-india.org **
** Situs milis nasional: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Info Beasiswa Indonesia http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
statement bapak refer kepada pemahaman "sang Pencipta or causa prima" yang
universal, karena persepsi "causa Prima" untuk setiap orang dalam setiap
jaman or masa berbeda..pak.., bagi orang Islam : causa prima adalah Allah,
bagi orang kristen; casua prima adalah Isa, bagi orang budha;causa prima
wujud n perbuatannya direfleksikan dalam bentuk budha, begitu juga bgs2
kuno tersebut; beberapa diantaranya percaya bahwa dewa matahari adalah dewa
tertinggi, dewa zeus adalah dewa paling tinggi kekuasaannya..
persamaannya dari setiap pemahaman mengenai "Tuhan" dari jaman ke jaman
adalah adanya "causa prima".., sumber dari segala sesuatu yang berhubungan
dengan penciptaan. Manusia mencari sesuatu yang spiritual, karena manusai
adalah makhluk spritual.
bedanya Agama2 samawi bukan membawa perubahan yg significant dalam bentuk
penciptaan physical, agama2 samawi membawa ajaran2 yang lebih tinggi,
ajaranya gak cuma melengkapi n memenuhi kebutuhan spiritual manusia, tp
juga intellectual, dan emotional manusia.
pada jaman2 kuno tersebut, manusia membuat Tuhan-tuhannya sendiri
berdasarkan imaginasinya, tp semua itu diperlukan untuk memenuhi kebutuhan
spiritual manusia., tp hanya bentuk physical yang dapat dipenuhi, mereka
bisa mengambil wujud binatang, air, api, matahari, pohon sebagai Tuhan
untuk disembah dimana hal2 tersebut bisa dijangkau dengan panca indera
mereka.
saya percaya juga bahwa Tuhan itu transenden, ada hal2 mengenai Tuhan yang
sampai saat ini tdiak dapat dijangkau dengan akal manusia, karena kalo kita
bisa menjangkau semua hal ttg Tuhan, kita mungkin bisa jadi Tuhan..tp Tuhan
jadi2an kali yaa..:))..
anyway, hal2 yang tidak bisa dijangkau dengan akal kita ttg Tuhan, i think
there's when "faith " step in..., faith itu sifatnya personal.., it's only
between u n God..
tp kenyataannya, ada orang2 yang berlebihan dalam mengaktualisasikan
agamanya, tp klo lebih dalam lagi dilihat apakah orang2 tersebut punya
pemahaman yang benar mengenai ajaran Tuhan n memiliki personal relationship
dengan Tuhannya...? karena banyak orang psycho yang cuman
mengaktualisasikan agamanya secara subjective yang juga telah
terkontaminasi dengan banyak hal negative diluar ajaran yang benar mengenai
agamanya yang dijadikan doktrin/dogma.
saat ini banyak orang yang krisis kepercayaan mengenai agamanya..i think
manusia harus balik ke basic.., pencarian manusia mengenai pribadi Tuhan,
tanpa ada embel2 agama...
karena manusia butuh Tuhan.., apapun or siapapun Tuhan itu..
Nugroho Dewanto
<[EMAIL PROTECTED]
mpo.co.id> To
Sent by: [email protected]
[EMAIL PROTECTED] cc
ups.com
Subject
Re: [ppiindia] Re: dialog santun
10/26/2005 10:41 Kristen-Islam
PM
Please respond to
[EMAIL PROTECTED]
ups.com
At , you wrote:
>masak cuma yahudi, kristen dan islam saja yang
>monoteis....? memangnya sebelum muhammad, isa
>dan musa, Tuhan tak mengirim utusan....?
>
> > pernyataan Pak Nugroho diatas masih mengambil dasar pemikiran agama2
>semit ttg adanya utusan Tuhan sebagai perantara antara sang Pencipta
dengan
>manusia, berbeda dengan kepercayaan2 agama kuno di Mesir, asyria, persia,
>mereka mengambil wujud binatang, benda, apapun yang dapat dijangkau dengan
>panca indera mereka, raja2 dijaman itu dikultuskan oleh rakyatnya sebagai
>dewa atau Tuhan yang dapat disembah oleh mereka.
>
>dilihat dari sejarah, dewa2 orang mesir, romawi, china n persia lebih dari
>satu, memang klo dilihat dari persepsi atau pandangan agama2 semit yang
>monotheis sulit utk dimengerti, tp pemahaman monotheisme dimana Tuhan itu
>adalah satu, baru berkembang setelah adanya agama2 semit..pak.
>
============
Tuhan yang mengutus musa, isa dan muhammad,
memangnya tidur atau pergi berlibur di masa peradaban
asiria, sumeria, tiongkok kuno, mesir kuno, persia
kuno, dll.....?
Dia Tuhan yang sama kendati disebut dengan nama
berbeda-beda di setiap zaman..... tapi memang
kemudian ada masanya peradaban-peradaban maju
itu mengalami dekadensi..... manusia yang sebetulnya
sudah dibebaskan ternyata gemar menghambakan diri
pada "tuhan-tuhan" buatannya sendiri..... bukan cuma
di masa lalu, di masa sekarang juga berlangsung kok......
btw, kawan saya seorang katolik spiritualis pernah
menuturkan cerita menarik (menurut dia cerita ini berasal
dari anthony de mello, tapi saya belum cek).....
alkisah, seorang pastor pergi naik kapal untuk
mengabarkan firman Tuhan kepada orang-orang yang
belum pernah mendengar "kabar gembira" di tempat-tempat
terpencil.....
suatu hari kapal sang pastor mendarat di sebuah pulau
kecil di tengah samudra luas...... ketika pastor mendarat
ia disambut suka cita oleh kepala suku dan penduduk
setempat yang berpenampilan sederhana...... ia dijamu
dan diperlakukan dengan hormat......
melihat penampilan sang pastor dan kata-katanya yang
selalu menyebut nama Tuhan, dengan polos dan rendah
hati sang kepala suku berkata : "ya, bapa, kami setiap
hari sudah berdoa, tapi mungkin cara kami berdoa salah,
maka ajarilah kami cara berdoa yang benar...."
sang pastor dengan gembira menyanggupi permintaan
itu..... dia mengajarkan doa bapa kami..... dan setelah
diulang beberapakali, akhirnya doa itu berhasil dihapal
oleh kepala suku dan rakyatnya...... kemudian sang
pastor naik kapal, melanjutkan perjalanannya.....
beberapa tahun kemudian sang pastor berlayar
kembali ke pulau itu untuk melihat "padang
gembalaannya"..... di tengah perjalanan kapalnya
diterjang badai, ombak besar datang bergulung-gulung
seakan hendak menenggelamkan kapal..... wajah si
pastor pucat pasi, ia merasa ajalnya sudah dekat.....
kendati begitu ia tetap berdoa memohon agar Tuhan
menolongnya dan meredakan amukan badai...... toh
badai tetap menggila dan kapalnya mulai oleng
dihantam ombak.....
di saat genting itu tiba-tiba sang kepala suku datang
bersama dua pengiringnya..... mereka berjalan di atas
air yang bergelombang dan menghampiri kapal sambil
berkata, "jangan takut bapa, kami akan menolongmu...."
rupanya lokasi kapal dan pulau sebetulnya sudah dekat.....
sesampai di daratan pulau kecil itu, kepala suku dan
warganya lagi-lagi menjamu sang pastor dengan santun.....
setelah itu dengan polos kepala suku minta maaf dan
mengaku dosa karena telah lupa dengan doa yang
dulu pernah diajarkan sang pastor..... "tolong ajari
lagi kami cara berdoa yang benar ya bapa," kata
si kepala suku.....
mendengar permintaan itu, kali ini sang pastor
menangis tersedu-sedu..... setelah tangisnya reda
ia berkata, "berdoalah dengan cara seperti sudah
kalian lakukan selama ini, doa itu sudah benar....."
salam,
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help tsunami villages rebuild at GlobalGiving. The real work starts now.
http://us.click.yahoo.com/T8WM1C/KbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Website resmi http://www.ppi-india.org **
** Beasiswa Indonesia, http://informasi-beasiswa.blogspot.com **