Indonesia....betapa kasihannya nasibmu, Engkau menjadi
sarang Koruptor, Teroris dan Rakyatmu Miskin. Rakyatmu
yang Engkau Ayomi, kamu didik, kamu jaga, kamu ajari,
dan kamu pelihara. Hingga menjadi manusia dewasa yang
berpendidikan dan menjadi pemimpin di Rumahmu,di
kampungmu, di kotamu dan di Negaramu. Kini mereka
sibuk dengan urusannya sendiri tanpa memperdulikan
nasibmu, betapa kasihannya nasibmu oh Indonesiaku.

Rakyatmu belajar dan menganalisa demi kepentingan
pribadi, bukan untuk Negara seperti para pahlawanmu yg
telah gugur dalam perang demi Negara dan Nusantara.
Ini bisa kita lihat dalam kehidupan mereka sehari-hari
yang lebih mementingkan diri sendiri dari pada orang
lain. Mereka banyak berbicara saja demi jabatan,
pangkat dan gelar. Bahkan banyak juga yang berdiam
diri seolah-olah mereka nggak perduli dengan nasibmu,
oh Indonesia.

Rakyatmu menderita kemiskinan yang berkepanjangan.
Dulu Indonesia termasuk negara yang sejahtera di
tingkat Asia, bahkan dunia tapi kini Indonesia
termasuk negara yang paling miskin di Dunia. Kenapa
ini bisa terjadi, siapa yang salah, apakah
pemerintahnya atau rakyatnya? Tapi menurut saya yang
salah adalah systim di Negara kita yang perlu
diperbaiki. Boleh kita ambil contoh perbandingan,
lihat saja India dulu mereka termasuk Negara termiskin
di dunia, tapi kini mereka menjadi No.15 terkaya di
Dunia.

Rakyatmu menderita penyakit yang silih berganti, dari
Malaria yang mematikan, flu burung, dan kini ada satu
penyakit, gigitan nyamuk yang membuat rakyatmu
lumpuh-mati. wahai para pejabat, langkah apakah yang
harus kita ambil untuk menyelamatkan rakyatmu dari
musibah penyakit ini? 

Menurut saya, para pemimpin kita mesti turun langsung
ke lapangan untuk memompa semangat masyarakat akan
perduli terhadap lingkungan, seperti yang dilakukan
oleh sahabat Nabi Muhammad Rosulullah SAW Abu Bakar.
Pada saat dia memimpin, beliau turun langsung ke
masyarakat dengan menyamar seperti manusia biasa, pada
malam hari dia melihat rakyatnya yang sedang menderita
kelaparan dimana anaknya sedang menangis meminta
makan. Dan Abu Bakar memberikan rakyatnya uang dan
makanan. Tapi apa ada pemimpin kita yang seperti itu,
sampai saat ini yang saya ketahui, belum ada. Malahan
bila pejabat kita mau berkunjung atau meninjau
rakyatnya. akan terjadilah kesibukan yang mendadak di
masyarakat dengan membersihkan jalan dan lingkungan
tempat yang mau dia kunjungi. Apakah ini bukan salah
satu sifat munapik atau menipu diri sendiri?

Bila kita lihat sekilas akan bersih tapi hanya pada
saat2 tertentu saja, bukannya setiap hari. Maka inilah
yang harus kita rubah semuanya. Karena secara tidak
langsung kita mengajari generasi muda untuk menipu.
Lihat saja kejadian pada saat ini, banyak terjadi
pengrusakan dimana2. Dengan Demonstrasi. Dulu
Mahasiswa termasuk rakyat yang berjuang untuk
membubarkan PKI, dan Repormasi untuk menghilangkan
rejim Orde Baru. Tapi dimana kemurnian dan hasil
Repormasi itu yang didamba-dambakan masyarakt. Tidak
ada malahan rakyat Indonesia semakin menderita lagi.
Makanya perlu kita sadari, kalau anda berbuat ksalahan
kecil akan dilihat dan ditiru oleh orang lain.
Contohnya, si Bapak bemain judi anaknya juga akan
bermain judi, dan kalau pimpinan korupsi maka
bawahanpun pasti akan korupsi juga. Lihat saja di
masyarakat dalam pembuatan KTP. Dari pemerintah
diinstrukiskan tidak ada pungutan biaya, apa yang
terjadi bapak lurah akan mengeluarkan KTP tersebut
dengan waktu yang cukup lama. Padahal dia harus tahu
bahwa salah satu tugas dia adalah mengetahui jumlah
penduduk, berarti kalau rakyat datang untuk membuat
KTP berarti itu akan meringankan tugas dia menghitung
jumlah penduduk. Tapi kesalahan kecil itu dia tidak
menyadari itu. Makanya kita sangat berharap untuk
setiap lapisan masyarakat khususnya para pemimpin kita
saat ini untuk menyadari dirinya dan tugasnya. 

Inilah yang bisa saya sampaikan kali ini. Terima kasih
dan salam sejahtra.


A.M. Sarumpaet 
anak Medan



        
                
__________________________________ 
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005 
http://mail.yahoo.com




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/O4u7KD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke