Terima kasih serta salut se-tinggi2nya buat sdr. Radityo yang telah 
menyajikan kembali tulisan2 saya dalam bahasa Indonesia yang lebih 
baik (# 44801: Bahaya Kreasionisme, 10/30/2005; # 44826: Bahaya 
Kreasionisme bagian ke-2, 10/31/2005; dan #44833: mari kita berantas 
Kreasionisme, 10/31/2005).  Maklum, saya sendiri telah meninggalkan 
Indonesia hampir 40 tahun yang lalu, dan baru belajar lagi bahasa 
Indonesia *modern* berkat aktif berdiskusi di-froum2 diskusi seperti 
<ppiindia> ini.

Salam,
Indoshepherd



--- In [email protected], radityo djadjoeri <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Waspadai ancaman "Intelligent Design", bentuk baru kreasionisme 
(aliran penciptaan)
>  
>  
> "Intelligent Design? Kreasionisme? Waduh, maaf, saya lagi sibuk 
nih,  tak punya waktu untuk mengurusi hal yang nonsens seperti itu. 
Masih banyak pekerjaan di lab dan komputer yang musti saya 
selesaikan. Saya juga punya karier. Lagipula, ID dan aliran 
penciptaan toh akan
> lenyap dengan sendirinya."
>  
> Itulah kira-kira jawaban tipikal dari para ilmuwan di Amerika 
Serikat kalau ditanya soal keberadaan ID (singkatan 
dari "Intelligent Design") beberapa tahun lalu. Dulu, mereka memang 
meremehkan dan cenderung  mengabaikan bahaya ID karena sibuk dengan 
pekerjaan dan demi titian kariernya. 
>  
> Kaum kreasionis pun lenggang kangkung dengan menerbitkan beragam
> publikasi yang dikemas memikat. Beragam situs mereka tebar di 
internet.
> Berbagai serangan mereka lancarkan untuk mengantam kubu 
evolusionis. 
> Mengalir pula berbagai ide baru, seolah mereka tak ada matinya. 
Pada awal
> 2005, kaum kreasionis mendirikan sebuah wahana wisata dan hiburan 
bernama "Museum 
> of Creation". Berlokasi di Kentucky, AS, beragam wahana terpajang 
seperti
> Taman Eden lengkap dengan sosok Adam dan Eve, Noah's Ark dengan 
suara gemuruh
> air bah dan berbagai jeritan orang 'kelelep', menara Babilon, 
planetarium yang memajang Tuhan menciptakan Bumi dalam enam hari, 
dan masih banyak yang lainnya. Tiap pengunjung dikutip tiket masuk 
seharga 10 dolar AS. 
> 
> Tak mau ada klaim dan pemikiran para ilmuwan bahwa sudah ada 
makhluk hidup 
> sebelum Adam dan Hawa diciptakan Tuhan, maka berbagai macam model 
> dinosaurus dalam ukuran yang sebenarnya pun dipajang di museum 
itu. Makhluk
> berukuran raksasa yang dirancang mantan karyawan Universal Studios 
ini lalu 
> dijejer dengan patung Adam dan Eve. Lalu diberi keterangan bahwa 
> dinosaurus diciptakan pada tahun 6,000 Sebelum Masehi - tepat 
dengan perkiraan
> tahun dimana Tuhan menciptakan Adam dan Hawa. 
>  
> Padahal menurut para ilmuwan, berdasar hasil penelitian dari 
temuan fosil, 
> makhluk berjuluk dinosaurus tersebut sudah berkeliaran di Bumi 
sejak 
> 220 juta tahun lalu, kemudian punah sekira 63 juta tahun lampau. 
> Sebagaimana kita tahu, isi Alkitab sama sekali tak menyebut-nyebut 
tentang
> keberadaan makhluk dinosaurus yang pernah merajalela di Bumi. 
Bahkan
> sebelum abad 18 Masehi, tak ada orang tahu bahwa dinosaurus pernah 
hidup di 
> bumi. Beberapa orang menemukan tulang atau gigi dinosaurus, tetapi 
> tidak mengetahui itu apa. Baru pada 1822, Mary Ann Mantell - 
isteri dokter Gideon Mantell di Inggris - menemukan fosil tulang 
belulang, lalu diteliti secara seksama dan disimpulkan bahwa tulang  
belulang tersebut berasal dari hewan yang pernah hidup jutaan tahun 
lampau.
>  
> Pembangunan museum yang digagas oleh Ken Ham dari 
organisasi 'Answer in Genesis' 
> ini diperkirakan menelan biaya sekira 25 juta dollar AS. Menurut 
perusahaan riset 
> pemasaran yang dikontrak oleh Museum of Creation, museum tersebut 
diprediksi akan dijejali sekira 300,000 pengunjung pada tahun 
pertama beroperasi. Mereka optimistis angka tersebut
> dapat tercapai, mengingat begitu besarnya minat masyarakat 
terhadap film 
> Jurassic Park yang pernah dirilis Hollywood.
>  
> Tak cuma itu, kaum kreasionis juga rajin melobi tokoh-tokoh agama, 
para politisi dan senator. 
> Tujuannya tentu saja untuk mengubah sistem pendidikan di beberapa 
negara
> bagian, agar pada materi-materi pelajaran diisi dengan teori 
penciptaan esuai dengan yang mereka inginkan. Sebagian langkah 
mereka berhasil engan menyalahgunakan sistem demokrasi dan celah-
celah sistem hukum AS. amun mereka baru menggaet tingkat sekolah 
menengah, belum bisa menembus perguruan tinggi. Tak heran, beragam 
kampanye pencitraan pun terus mereka gelar. Tugas itu dibebankan 
kepada Creative Response Concepts, 
> sebuah perusahaan konsultan kehumasan. 
>  
> Ternyata teori evolusi cuma langkah awal yang diserang kaum 
kreasionis. Menyusul berikutnya, mereka akan mengobok-obok seluruh 
cabang ilmu pengetahuan dan 
> kehidupan masyarakat. Artikel yang termuat di majalah American 
Physical Society (APS) edisi Oktober 2005 menyiratkan bahwa para 
ilmuwan di AS kini tak tinggal diam atas serangan membabi-buta dari 
kaum kreasionis yang disokong oleh tokoh-tokoh ternama, termasuk 
Presiden AS  George W. Bush Jr. Maraknya ID di AS memang tak lepas 
dari dukungan
> sang presiden. Tak heran kalau Bush beberapa waktu lalu pernah 
bilang bahwa serangannya ke Irak adalah atas kehendak Tuhan. Hal ini 
menyiratkan bahwa Bush amat percaya diri sebagai utusan Tuhan untuk 
menyelamatkan dunia. Bush juga yakin bahwa tindakan brutalnya itu 
mendapat dukungan kuat dari para tokoh agamawan di AS. Konspirasi 
antara politikus dan agamawan itu sudah biasa dan pernah terjadi 
sebelumnya di belahan bumi mana saja. 
> Ingat kawan, sejarah selalu berulang.
>  
> Syukurlah, belakangan ini kalangan akademisi di AS mulai sadar 
untuk menangkal serangan kaum kreasionis. Lembaga National Academy 
of Science (NAS) misalnya, mengeluarkan pernyataan tegas bahwa 
gejala-gejala ghaib tak mempunyai tempat dalam sains (supernatural 
phenomena have no place in science), dan sains didefinisikan sebagai 
pencarian penjelasan untuk gejala-gejala yang bisa diobservasi 
(science is defines as a search for natural explanations of 
observable phenomena). 
>  
> Kehadiran kelompok 'psuedo-scientist' yang tergabung dalam 
berbagai organisasi beraliran kreasionisme jelas membahayakan bagi 
kemajuan iptek di AS. Tak heran kalau American Physical Society 
(APS)  lalu menyerukan agar seluruh ilmuwan bersatu-padu melawan 
gerakan kreasionisme. APS adalah organisasi yang anggotanya terdiri 
dari para
> fisikawan yang berkiprah di Negeri Paman Sam. Ternyata baru mereka
> sadari, bahwa bahaya kreasionisme bukan hanya terbatas kepada 
kemajuan iptek 
> saja, melainkan juga terhadap demokrasi dan sekularisme. 
>  
> Merasa gerakannya kini agak terhambat di AS, kaum kreasionis pun 
melebarkan
> sayap ke kawasan Asia yang tahapan ipteknya relatif belum 
berkembang,
> seperti Korea Selatan dan Indonesia. Di negeri ini, mereka baru 
saja mendirikan
> sebuah lembaga yang disokong penuh oleh institusi kreasionisme 
berjaringan
> internasional. Beberapa ilmuwan, pebisnis dan para dosen yang juga 
aktivis gereja mereka gaet. Apa saja gebrakan yang akan mereka 
gelar  di Indonesia? Kita tunggu saja tanggal mainnya.
>  
> 
>               
> ---------------------------------
>  Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click.  
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>










------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke