yah karena mr Sarkozy itulah mereka berontak, sang manusia rasialis...orang2 imigran dianggap sampah tak berguna. dan kerusuhan disana terjadi secara sporadis dgn target perusakan yg random, kalau di indonesia kerusuhan entis thn 98 itu kan diorganisir dan dipimpin oleh yg 'kuat', sehingga jatuh korban orang2 cina, utk disalahkan karena 'menjajah' pribumi...
di indonesia 'ethnic cleansing' ke orang2 cina sudah berlangsung ratusan tahun sprt pak danar bilang... karena apa??? karena orang2 indonesia masih bnyk yg superbodoh, yg mudah sekali dihasut, devide et impera itu kini diciptkan oleh bangsa kita sendiri, ironis!!!! di perancis situasinya terbalik, yg minoritas diinjak2 dan melawan...tapi kalau disini, si minoritas diinjak2 dan tak melawan... pilih mana? --- In [email protected], "RM Danardono HADINOTO" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > --- In [email protected], Mario Gagho <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > komentar bung alvien ini jadi mengingatkan saya pada > > almarhum Wilson Kusumo: objektif, apa adanya, ada > > nuansa reflektif. > > > > lagi kangen nih sama bung wilson kusumo. > > > > my his soul rests in peace, > > > > --- Alvin Daniel <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > --- deleted--- > > mereka sudah seharusnya berontak, apa boleh buat > > saya katakan begitu...tidak ada hubungannya dgn ras > > ataupun agama, saya pastikan dimanapun berada, bahwa semua > > orang pasti akan memberontak bila harkat dan martabatnya > > diinjak2 selama puluhan bahkan ratusan tahun oleh penguasa. > > ----- deleted--- > > DH: Statement bung Alvin pada umumnya dapat dimengerti dan diterima. > Hanya untuk yang diatas ini, boleh kita letakkan masalahnya dalam > proporsi yang sebenarnya: > > Mereka TIDAk diinjak injak oleh penguasa, sebab mereka tidak berada > dinegeri asal mereka sendiri, dimana mereka diperas oleh penguasa > bangsanya sendiri. Mereka datang kenegeri lain, dan diterima, diberi > tunjangan sosial. Hanya karena dasar pendidikan terlalu rendah, dan > bahasa tak memadai, sulit sekali bagi mereka mendapatkan pekerjaan > yang baik. saya cukup banyak kenal warga Perancis dari negeri mereka, > yang lulus pendidikan tinggi, dan menjabat pekerjaan yang baik. > Menteri dalam negeri sendiri, adalah ex immigrant. > > Dalam kasus Perancis ini, pendatang yang diberikan kesempatan > bermukim, menyerang yang punya rumah. Masalahnya lain dengan kasus > orang Tionghoa di Indonesia. Agama, tak bermain peran di Perancis.. > > Komunitas Tionghoa pernah berontak bersenjata karena diinjak injak, > menyerang penguasa kala itu, pemerintah VOC. Mereka dibantai habis, > Belanda meminjam tangan penguasa pribumi di kerajaan kerajaan di > pantai utara Jawa untuk menghabisi orang Tionghoa. > > Orang Tionghoa pernah menyerang Belanda disisi pihak pribumi, ini > terjadi ber-kali kali. Karena jasayanya ada pemimpin Tionghoa yang > diangkat menjadi bangsawan oleh Sultan Jogya, yakni bupati > Setyodiningrat. > > Dibandingkan pendatang dari Afrika utara ini, orang Tionghoa tak > pernah menyerang penguasa pribumi. Sebaliknya, mereka sering dihabisi > pangeran pribumi, misalnya dimasa perang Diponegoro. > > mas Mario, saya juga kangen pada mas Kusumo. Semoga arwahnya > mendapatkan tempat yang mulia menuju Boddhisatwa. > > > > Salam > > danardono > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

