Sebenarnya ungkapan ini sudah lama mengaung, diutarakan seorang peserta ruang
diskusi, tayangan SBS TV Insight yang dipentaskan di Jakarta. Persoalan yang
didiskusikan , salah satu aspeknya yalah soal vonnis dan perlakuan yang timpang
oleh Pemerintah Australia bagi dua warganya yang kena musibah di luar negeri.
Dalam acara ini terjadi debat dalam persoalan warga Australia yang saat ini
sedang menunggu hukuman gantung di S'pore, ber-etnis Vietnam , bernama Nguyen
Tuong Van dan Shapelle Corby, ber-etnis Caucasian yang dapat vonnis 20 tahun di
Indonesia. Ada beberapa peserta diskusi ini yang mengeluh bahwa pemerintah
Australia rupanya pilih kasih, campur tangan pemerintah untuk membela Shapelle
Corby di anggap lebih intensip dilakukan ketimbang untuk
si etnis Vietnam Nguyen Tuong Van. Apakah ini benar atau tidak bukan menjadi
topik tulisan ini.
Perdebatan soal ini, soal sikap pemerintah Australia yang di label-i sebagai
nuansa yang berbau diskriminatip ini kemudian dilanjutkan oleh beberapa peserta
diskusi ini dengan mengajukan suatu topik baru soal keadilan . Keadilan soal
menjatuhkan hukuman, dalam rangka peradilan di Indonesia kemudian diperdebatkan
juga.
Ada peserta diskusi ini yang bilang bahwa vonnis atas Shapelle Corby ini
terlalu berat ketimbang vonnis yang dijatuhkan kepada otak pemboman Bali jilid
1 Abubakar Bashir yang dapat vonnis beberapa bulan saja. Di argumentasikan
bahwa nilai 200-an orang jadi korban Bali 1 dan drug trafficking yang
dituduhkan kepada Corby itu jomplang ke-mana2 ketidak adilannya.
Tapi ada juga yang memberi komentar bahwa soal drug trafficking dan soal
pemboman itu adalah dua kejahatan yang berbeda "warna"nya, yang tidak bisa
dibandingkan. Peserta ini mengatakan bahwa buah apple tidak bisa
diperbandingkan dengan buah jeruk.
Aku bertanya dalam hati apakah ungkapan dalam menafsiri kedua kejahatan itu,
yang di-ibaratkan sebagi upaya memperbandingkan buah apple dengan buah jeruk,
apakah ini benar2 kena dan cocok dengan kedua tipe kejahatan ini?
Memang perbuatan mendalangi pemboman itu jauh berbeda dengan penyelundupan
narkotika. Tapi apabila kita mau melapangkan wawasan dan melihat jauh ke
aspeknya KEADILAN maka, bisa kita bilang......kejahatan adalah kejahatan.
Tinggal kita melihat akibat yang ditimbulkan oleh kejahatan itu yang perlu kita
tekuni!
Berapa korban jiwa yang jatuh dalam peristiwa Bom Bali 1 ini? 200 orang lebih
dan yang lebih ....gawat.....lagi...........akibat bom ini penduduk Bali
kehilangan pendatang tourist beberapa bulan lamanya. Coba dihitung berapa orang
yang kena musibah ekonominya, berapa pedagang Bali yang kehilangan incomenya
akibat langkanya tourist yang sirna tidak kunjung datang! Dan yang paling
memprihatinkan yalah vonnis Corby yang dituduh membawa tumbuh2an mariyuana yang
dalam pasaran gelap ganja cuman punya harga beberapa juta saja, nilai yang
miniskul dibandingkan dengan korban jiwa 200 orang dan ribuan penduduk Bali
yang kehilangan income akibat bom Bali 1 itu.
Disinilah aku sodorkan suatu gambaran dimana keadilan itu sangat langka di
Indonesia. Keadilan yang bisa di perjual belikan dan sangat rentang dari
pengaruh pihak2 yang punya keinginan tersembunyi, tergantung dari yang punya
vested interest.
Bagaimana dengan korban lain gadis Michelle Leslie yang kena cekal gara2 dia
punya DUA pil ektasi didalam tasnya? Sekarang diberitakan Leslie akan keluar
dalam waktu dekat. Apakah ada U(dang) dibalik Ba(tu) disini. Ada U karena di
koran2 santer memberitakan bahwa Leslie waktu kena cekal ada dan ber-sama2
dengan anaknya Cikal. Jadi lagi2 ada U dibalik Ba. Seyogianya Leslie
diberitakan akan diganjar 15 tahun, tapi gara2 ada U(anaknya Cikal) maka untuk
jangan memperpanjang urusan maka proses pengadilan ini dipotong sampai disini
saja. Disinilah kita bisa mengendus bau busuknya peradilan di tanah air. Siapa
yang untouchable bisa berbuat semau dewek with impunity!
Coba sampeyan wong cilik, wong cilik yang karena kerenya tidak bisa beli
makanan dan terpaksa nyolong ayam ...sampeyan akan diganjar selain bogem mentah
juga langsung masuk penjara. Tanpa pardon lagi. Apakah ini namanya KEADILAN!
Nonsense, you bet, simple as that!
Harry Adinegara.
---------------------------------
Do you Yahoo!?
The New Yahoo! Movies: Check out the Latest Trailers, Premiere Photos and
full Actor Database.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/