Kesaksian Para Ulama Besar Fikh Tentang Tassawuf dan
Ulama Sufi
http://media.isnet.org/sufi/Opini/Saksi.html


Imam Abu Hanifa (81-150 H./700-767 CE)
  
Imam Abu Hanifa (r) (85 H.-150 H) berkata, "Jika tidak
karena dua tahun, saya telah celaka. Karena dua tahun
saya bersama Sayyidina Ja'far as-Sadiq dan mendapatkan
ilmu spiritual yang membuat saya lebih mengetahui
jalan yang benar".
  
Ad-Durr al-Mukhtar, vol 1. p. 43 bahwa Ibn 'Abideen
said, "Abi Ali Dakkak, seorang sufi, dari Abul Qassim
an-Nasarabadi, dari ash-Shibli, dari Sariyy as-Saqati
dari Ma'ruf al-Karkhi, dari Dawad at-Ta'i, yang
mendapatkan ilmu lahir dan batin dari Imam Abu Hanifa
(r), yang mendukung jalan Sufi." Imam berkata sebelum
meninggal: lawla sanatan lahalaka Nu'man, "Jika tidak
karena dua tahun, Nu'man (saya) telah celaka." Itulah
dua tahun bersama Ja'far as-Sadiq

Imam Malik (94-179 H./716-795 CE)

  Imam Malik (r): "man tassawaffa wa lam yatafaqah
faqad tazandaqa wa man tafaqaha wa lam yatsawwaf faqad
fasadat, wa man tafaqaha wa tassawafa faqad tahaqqaq.
(Barangsiapa mempelajari/mengamalkan tasauf tanpa fikh
maka dia telah zindik, dan barangsiapa mempelajari
fikh tanpa tasauf dia tersesat, dan siapa yang
mempelari tasauf dan fikh dia meraih kebenaran)."
(dalam buku 'Ali al-Adawi dari keterangan Imam
Abil-Hassan, ulama fikh, vol. 2, p. 195

Imam Shafi'i (150-205 H./767-820 CE)

  Imam Shafi'i: "Saya bersama orang sufi dan aku
menerima 3 ilmu:
1. mereka mengajariku bagaimana berbicara
2. mereka mengajariku bagaimana meperlakukan orang
dengan kasih dan hati lembut 
3. mereka membimbingku ke dalam jalan tasawwuf 
[Kashf al-Khafa and Muzid al-Albas, Imam 'Ajluni, vol.
1, p. 341.]

Imam Ahmad bin Hanbal (164-241 H./780-855 CE)

  Imam Ahmad (r): "Ya walladee 'alayka bi-jallassati
ha'ula'i as-Sufiyya. Fa innahum zaadu 'alayna
bikathuratil 'ilmi wal murqaba wal khashiyyata
waz-zuhda wa 'uluwal himmat (Anakku jika kamu harus
duduk bersama orang-orang sufi, karena mereka adalah
mata air ilmu dan mereka tetap mengingat Allah dalam
hati mereka. Mereka orang-orang zuhud dan mereka
memiliki kekuatan spiritual yang tertinggi," --Tanwir
al-Qulub, p. 405, Shaikh Amin al-Kurdi). Imam Ahmad
(r) tentang Sufi:"Aku tidak melihat orang yang lebih
baik dari mereka" ( Ghiza al-Albab, vol. 1, p. 120)

Imam al-Muhasibi (d. 243 H./857 CE)
  
Imam al-Muhasibi meriwayatkan dari Rasul, "Umatku akan
terpecah menjadi 73 golongan dan hanya satu yang akan
menjadi kelompok yang selamat" . Dan Allah yang lebih
mengetahui bahwa itu adalah Golongan orang tasawwuf.
Dia menjelaskan dengan mendalam dalam Kitab al-Wasiya
p. 27-32.

Imam al-Qushayri (d. 465 H./1072 CE)
  
Imam al-Qushayri tentang Tasawwuf: "Allah membuat
golongan ini yang terbaik dari wali-wali-Nya dan Dia
mengangkat mereka di atas seluruh hamba-hamba-Nya
sesudah para Rasul dan Nabi, dan Dia memberi hati
mereka rahasia Kehadiran Ilahi-Nya dan Dia memilih
mereka diantara umat-Nya yang menerima cahaya-Nya.
Mereka adalah sarana kemanusiaan, Mereka menyucikan
diri dari segala hubungan dengan dunia dan 
  Dia mengangkat mereka ke kedudukan tertinggi dalam
penampakan (kasyf). Dan Dia membuka kepada mereka
Kenyataan akan Keesaan-Nya. Dia membuat mereka untuk
melihat kehendak-Nya mengendalikan diri mereka. Dia
membuat mereka bersinar dalam wujud-Nya dan
menampakkan mereka sebagai cahaya dan cahaya-Nya ."
[ar-Risalat al-Qushayriyya, p. 2]

Imam Ghazali (450-505 H./1058-1111 CE)

  Imam Ghazali, hujjat ul-Islam, tentang tasawwuf:
"Saya tahu dengan benar bahwa para Sufi adalah para
pencari jalan Allah, dan bahwa mereka melakukan yang
terbaik, dan jalan mereka adalah jalan terbaik, dan
akhlak mereka paling suci. Mereka membersihkan hati
mereka dari selain Allah dan mereka menjadikan mereka
sebagai jalan bagi sungai untuk mengalirnya kehadiran
Ilahi [al-Munqidh min ad-dalal, p. 131].

Imam Nawawi (620-676 H./1223-1278 CE)

  Dalam suratnya al-Maqasid: "Ciri jalan sufi ada 5:
1. menjaga kehadiran Allah dalam hati pada waktu ramai
dan sendiri
2. mengikuti Sunah Rasul dengan perbuatan dan kata 
3. menghindari ketergantungan kepada orang lain
4. bersyukur pada pemberian Allah meski sedikit
5. selalu merujuk masalah kepada Allah swt [Maqasid
at-Tawhid, p. 20] 

Imam Fakhr ad-Din ar-Razi (544-606 H./1149-1209 CE)

  Imam Fakhr ad-Din ar-Razi: "Jalan para sufi adalah
mencari ilmu untuk memutuskan diri mereka dari
kehidupan dunia dan menjaga diri mereka agar selalu
sibuk dalam pikiran dan hati mereka dengan mengingat
Allah, pada seluruh tindakan dan perilaku" ."
[Ictiqadat Furaq al-Musliman, p. 72, 73]

Ibn Khaldun (733-808 H./1332-1406 CE)

  Ibn Khaldun: "Jalan sufi adalah jalan salaf,
ulama-ulama di antara Sahabat, Tabi'een, and Tabi'
at-Tabi'een. Asalnya adalah beribadah kepada Allah dan
meninggalkan perhiasan dan kesenangan dunia"
[Muqaddimat ibn Khaldan, p. 328]

Tajuddin as-Subki

  Mu'eed an-Na'eem, p. 190, dalam tasauf: "Semoga
Allah memuji mereka dan memberi salam kepada mereka
dan menjadikan kita bersama mereka di dalam sorga.
Banyak hal yang telah dikatakan tentang mereka dan
terlalu banyak orang-orang bodoh yang mengatakan
hal-hal yang tidak berhubungan dengan mereka. Dan yang
benar adalah bahwa mereka meninggalkan dunia dan
menyibukkan diri dengan ibadah". Dia berkata: "Mereka
dalah manusia-manusia yang dekat dengan Allah yang doa
dan shalatnya diterima Allah, dan melalui mereka Allah
membantu manusia.

Jalaluddin as-Suyuti

  Dalam Ta'yad al-haqiqat al-'Aliyya, p. 57: "tasawwuf
dalam diri mereka adalah ilmu yang paling baik dan
terpuji. Dia menjelaskan bagaimana mengikuti Sunah
Nabi dan meninggalkan bid'ah"

Ibn Taymiyya (661-728 H./1263-1328 CE)

  Majmaca Fatawa Ibn Taymiyya, Dar ar-Rahmat, Cairo,
Vol, 11, page 497, Kitab Tasawwuf: "Kamu harus tahu
bahwa syaikh-syaikh terbimbing harus diambil sebagai
petunjuk dan contoh dalam agama, karena mereka
mengikuti jejak Para Nabi dan Rasul. Tariqat para
syaikh itu adalah untuk menyeru manusia ke Kehadiran
Allah dan ketaatan kepada Nabi."

  Juga dalam hal 499: "Para syaikh dimana kita perlu
mengambil sebagai pembimbing adalah teladan kita dan
kita harus mengikuti mereka. Karena ketika kita dalam
Haji, kita memerlukan petunjuk (dalal) untuk mencapai
Ka' bah, para syaikh ini adalah petunjuk kita (dalal)
menuju Allah dan Nabi kita.

  Di antara para syaikh yang dia sebut adalah: Ibrahim
ibn Adham, Ma'ruf al-Karkhi, Hasan al-Basri, Rabia
al-Adawiyya, Junaid ibn Muhammad, Shaikh Abdul Qadir
Jilani, Shaikh Ahmad ar-Rafa'i, and Shaikh Bayazid al-
Bistami. Ibn Taymiyya mengutip Bayazid al-Bistami pada
510, Volume 10: "...Syaikh besar, Bayazid al-Bistami,
dan kisah yang terkenal ketika dia menyaksikan Tuhan
dalam kasyf dan dia berkata kepada Dia:" Ya Allah,
bagaimana jalan menuju Engkau?". Dan Allah menjawab:
"Tinggalkan dirimu dan datanglah kepada-Ku". 
   
  Ibn Taymiah melanjutakan kutipan Bayazid al-Bistami,
" Saya keluar dari diriku seperti seekor ular keluar
dari kulitnya". Implisit dari kutipan ini adalah
sebuah indikasi tentang perlunya zuhd
(pengingkaran-diri atau pengingkaran terhadap
kehidupan dunia), seperti jalan yang diikuti Bayazid
al-Bistami ( Mursyid Tariqah Naqshbandi).

  Kita melihat dari kutipan di atas bahwa Ibn Taymiah
menerima banyak Syaikh dengan mengutipnya dan meminta
orang untuk mengikuti bimbingannya untuk menunjukkan
cara menaati Allah dan Rasul saas.

Apa kata Ibn Taymiah tentang istilah Tasawwuf :

  Berikut adalah pendapat Ibn Tamiah tentang definisi
Tasawwuf dari strained, Whether you are gold or
gold-plated copper." Sanai. Following is what Ibn
Taymiyya said about the definition of Tasawwuf, from
Volume 11, At-Tasawwuf, of Majmu'a Fatawa Ibn 
   
  Taymiyya al-Kubra, Dar ar-Rahmah, Cairo:  
"Alhamdulillah, penggunaan kata tasauf telah
didiskusikan secara mendalam. Ini adalah istilah yang
diberikan kepada hal yang berhubungan dengan cabang
ilmu (tazkiyat an-nafs and Ihsan)." "Tasawwuf adalah
ilmu tentang kenyataan dan keadaan dari pengalaman.
Sufi adalah orang yang menyucikan dirinya dari segala
sesuatu yang menjauhkan dari mengingat Allah dan orang
yang mengisi dirinya dengan ilmu hati dan ilmu pikiran
di mana harga emas dan batu adalah sama saja baginya.
   
  Tasawwuf menjaga makna-makna yang tinggi dan
meninggalkan mencari ketenaran dan egoisme untuk
meraih keadaan yang penuh dengan Kebenaran. Manusia
terbaik sesudah Nabi adalah Shidiqin, sebagaimana
disebutkan Allah: "Dan barangsiapa yang menta'ati
Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama
dengan orang-orang yang dianugerahi ni'mat oleh Allah,
yaitu: Nabi, para shiddiqqiin, orang-orang yang mati
syahid dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman
yang sebaik-baiknya. (QS. 4:69)" Dia melanjutkan
mengenai Sufi,"mereka berusaha untuk menaati Allah..
Sehingga dari mereka kamu akan mendapati mereka
merupakan yang terdepan (sabiqunas-sabiqun) karena
usaha mereka. Dan sebagian dari merupakan golongan
kanan (ashabus-syimal)."

Imam Ibn Qayyim (d. 751 H./1350 CE)
  
Imam Ibn Qayyim menyatakan bahwa, "Kita menyasikan
kebesaran orang-orang tasawwuf dalam pandangan salaf
bagaimana yang telah disebut oleh by Sufyan ath-Thawri
(d. 161 H./777 CE). Salah satu imam terbesar abad
kedua dan salah satu mujtahid terkemuka, dia berkata:
"Jika tidak karena Abu Hisham as-Sufi (d. 115 H./733
CE) saya tidak pernah mengenal bentuk munafik yang
kecil (riya') dalam diri (Manazil as-Sa'ireen). Lanjut
Ibn Qayyim:"Diantara orang terbaik adalah Sufi yang
mempelajari fiqh"

'Abdullah ibn Muhammad ibn 'Abdul Wahhab (1115-1201
H./1703-1787 CE)
  
Dari Muhammad Man ar Nu'mani's book (p. 85), Ad- ia'at
al-Mukaththafa Didd ash-Shaikh Mu ammad ibn 'Abdul
Wahhab: "Shaikh 'Abdullah, anak shaikh Muhammad ibn
'Abdul Wahhab, mengatakan mengenai Tasawwuf: 'Anakku
dan saya tidak pernah menolak atau mengkritik ilmu
tasawwuf, tetapi sebaliknya kami mendukungnya karena
ia menyucikan baik lahir maupun batin dari dosa
tersembunyi yang berhubungan dengan hati dan bentuk
batin. Meskipun seseorang mungkin secara lahir benar,
secara batin mungkin salah; dan untuk memperbaikinya
tasauf diperlukan."
  
Dalam volume 5 dari Muhammad ibn 'Abdul Wahhab
entitled ar-Rasa'il ash-Shakhsiyya, hal 11, serta hal.
12, 61, and 64 dia menyatakan: "Saya tidak pernah
menuduh kafir Ibn 'Arabi atau Ibn al-Fari karena
interpretasi sufinya"

Ibn 'Abidin

  Ulama besar, Ibn 'Abidin dalam Rasa'il Ibn cAbidin
(p. 172-173) menyatakan: " Para pencari jalan ini
tidak mendengar kecuali Kehadiran Ilahi dan mereka
tidak mencintai selain Dia. Jika mereka mengingat Dia
mereka menangis. Jika mereka memikirkan Dia mereka
bahagia. Jika mereka menemukan Dia mereka sadar. Jika
mereka melihat Dia mereka akan tenang. Jika mereka
berjalan dalan Kehadiran Ilahi, mereka menjadi lembut.
Mereka mabuk dengan Rahmat-Nya. Semoga Allah merahmati
mereka". [Majallat al-Muslim, 6th ed., 1378 H, p. 24].

Shaikh Rashad Rida

  Dia berkata,"tasawwuf adalah salah satu pilar dari
pilar-pilar agama. Tujuannya adalah untuk membersihkan
diri dan mempertanggungjawabkan perilaku sehari-hari
dan untuk menaikan manusia menuju maqam spiritual yang
tinggi" [Majallat al-Manar, 1st year, p. 726].

Maulana Abul Hasan 'Ali an-Nadwi

  Maulana Abul Hasan 'Ali an-Nadwi anggota the
Islamic-Arabic Society of India and Muslim countries.
Dalam, Muslims in India, , p. 140-146, "Para sufi ini
memberi inisiasi (baiat) pada manusia ke dalam keesaan
Allah dan keikhlasan dalam mengikuti Sunah Nabi dan
dalam menyesali kesalahan dan dalam menghindari setiap
ma'siat kepada Allah SWT. Petunjuk mereka merangsang
orang-orang untuk berpindah ke jalan kecintaan penuh
kepada Allah"
  
"Di Calcutta, India, lebih dari 1000 orang mengambil
inisiasi (baiat) ke dalam Tasawuf"
"Kita bersyukur atas pengaruh orang-orang sufi, ribuan
dan ratusan ribu orang di India menemukan Tuham merka
dan meraih kondisi kesempurnaan melalui Islam"

Abul 'Ala Mawdudi

  Dalam Mabadi' al-Islam (p. 17), "Tasawwuf adalah
kenyataan yang tandanya adalah cinta kepada Allah dan
Rasul saw, di mana sesorang meniadakan diri mereka
karena tujuan mereka (Cinta), dan seseorang meniadakan
dari segala sesuatu selain cinta Allah dan Rasul".  
"Tasawwuf mencari ketulusan hati, menyucikan niat dan
kebenaran untuk taat dalam seluruh perbuatannya." 

Ringkasnya, tasawwuf, dahulu maupun sekarang, adalah
sarana efektif untuk menyebarkan kebenaran Islam,
memperluas ilmu dan pemahaman spiritual, dan
meningkatkan kebahagian dan kedamaian. Dengan itu
manusia dapat menemukan diri sendir dan, dengan
demikian, menemukan Tuhannya. Dengan itu manusia dapat
meningkatkan, merubah dan menaikan diri sendiri dan
mendapatkan keselamatan dari kebodohan dunia dan dari
godaan keindahan materi. Dan Allah yang lebih
mengetahui niat hamba-hamba-Nya.



wassalam, arief hamdani
http://mevlanasufi.blogspot.com
( Blog terlengkap Menyajikan Tasawwuf & Sufism serta
Links Tentang Tariqah Sufi Dunia, Masyaikh Sufi
Terbesar )
 
ALAMAT ZAWIYAH DZIKIR DI JAKARTA

Dzikir Khatm Khwajagan Kamis 17 November 2005, 
Zawiyah Brawijaya, Isya Berjamaah
Jl. Brawijaya 1A No.16, Jakarta Selatan
( Dibelakang RSKO Darmawangsa )

Zawiyah Teuku Umar
Jl. Teuku Umar No.41, Jakarta Pusat

Zawiyah Cikarang
Masjid Jami Darussalam, Jl Kedasih IV, Cikarang Baru,
Kawasan Perum Jababeka Setiap Selasa, mulai Magrib
Berjamaah, Dzikir Khatam Kwajagan Isya Berjamaah, Bada
Isya, Kajian Tasawuf. informasi: Arief Hp.
0816-830-748

Zawiyah Ragunan
Jl.Poncol Vila Ragunan Permai Kav 1, Ragunan
Jakarta Selatan. Kediaman Bp. Syamsudin

Zawiyah Pangkalan Jati
Jl. Pangkalan Jati 1 No. 71, Pondok Labu, Jakarta
Selatan
( RS Fatmawati terus s/d Verboden kekiri mentok kanan
s/d perempatan terus 500 m dikanan Jalan didepan rumah
yang ada patung)

Zawiyah Brawijaya, JAKARTA
Setiap Jumat : Khusus wanita, mulai 11.00 wib
Jl. Brawijaya 1A No.16, Jakarta Selatan

Zawiyah Teuku Umar
Setiap Sabtu ( Kecuali ada Perubahan )
Ba’da Ashar, Jam 16.00
Jl. Teuku Umar No.41, Jakarta Pusat

Zawiyah Sanggar Bulungan
(dibelakang Kolam Renang Bulungan, Rumah Kayu )
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dzikir Khatam
Kwajagan, Marawis Salawat, Darwis Rumi, Setiap Senin
Malam, jam 20.00
Contact Arif Hamdani HP 0816 830 748

Zawiyah Syaikh KH. Mustafa
Jl. Hasbi 40, Otista, Jakarta Timur
Setiap Kamis Malam, Ba'da Isya
informasi: Handi Biantoro tel. 0818-965-852
email: [EMAIL PROTECTED]

Zawiyah Pondok Labu
Jamaah Tabligh Naqshbandiyun
Dzikir setiap Rabu Malam (umum) Jam 21.00
Ladies Dzikir: Minggu Sore, bada Ashar
Jl. Villa Terusan No.16, melalui Villa Cinere Mas
informasi: Syaikh Barkah 742-1938 atau 0817-9105-704
Arief Hamdani HP 0816 830 748

Zawiyah Kebun Jeruk
Jl. Kelapa Dua Raya No.1, Kebun Jeruk, 
Jakarta Barat. Kediaman Bp. Ahmadin

Zawiyah Cempaka Putih
Jl. Cempaka Putih Raya No. 114, 
Cempaka Putih, Jakarta 

Zawiyah Tomang
Jl. Mandala Selatan No.16
Tomang, Jakarta Barat

A C E H :
Jl. Teuku Muhammad Salleh No.2 Lambhuk, Banda Aceh
Informasi: Ust. Zamhuri Ramli al-Hafidz 
HP. 0812-939-0774 Rumah :  0651 26951

P A D A N G :
Informasi: Effendi (0811-661-285)

B A T A M : 
Pesantren Yusuf Syafi'i, Syaikh M. Yusuf Ridwan
Asyafi'i
Bengkong Permai Komplek Nurul Jadid RT 01 RW 01 Blok D
No. 10, Kelurahan Bengkong Laut Batu Ampar Pulau
Batam. HP. 08136445 3322
Syaikh Riady, Bengkong Abadi 2, Jl. Cendrawasih Blok
A/127 Batam 29432, Tel 0778-411289
Setiap selasa malam dan kamis malam, Informasi: Yandri
Irzaq (0812-702-2415)

SUKABUMI: 
K.H. Ece Supriyatna (pes. Daarus Syifa (0811-115-875))

BANDUNG: 
Setiap Ahad pagi, jam 08:00 s/d 10:30:
Pondok Pesantren Al-Qur'an Al-Falah I - Cicalengka
Nagrek KM 28 Bandung
Pimpinan K.H.Q. Ahmad Syahid (022-794-9781)
Informasi: H.Q.Rif’at Syahid (0815-715-5776)
H. Muhammad Hadid Subki (0852-2040-2127)

BANDUNG KOTA
Insidentil Setiap Bulan sekali
Jl. Cimanuk No. 37, Bandung 
Informasi: Hadid Subki 0852-2040 2127, Telp.022-727
4913

PEKALONGAN: Ki Taufiqurrahman
Pesantren At-Taufiqy, Wonopringgo)

SURABAYA: Syaikh Sentot (031-788-2476)
081330130897 ; 0818398450 ; 0317882476

S E M A R A N G:
Zawiyah Al Mubarokah, Dukuh Sandan, Desa Waru
Mranggen, Semarang Informasi: Riza Alamsyah ,
[EMAIL PROTECTED] Contact Riza Alamsyah
081325632124 Soetoro 08122504779, Ajib Susanto
0818455527 Munir 08164247573, Arif Rahman 085225087435
Pusatindo Komputer, Jl. Imam Bonjol no.74 024-3540609

SINGAPORE :
Zawiyah Syaikh Zakaria, Singapore
TAMPINES ST 34 BLOK 362 #05-379
Syaikh Zakaria Hp 98364094.

MALAYSIA
Pusat Zikir Naqshbandi di Malaysia dan nombor telefon
untuk dihubungi:
Kuala Lumpur - Saudara Ahmad Nazim (012) 913-8449
(English speaking) dan Bro. Mus (012) 382-9050 (Bahasa
Melayu). Alor Setar, Kedah - Saudara Rosli (012)
419-4265
Kota Bharu, Kelantan - Saudara Ku Din (019) 966-3993
Alamat Dergah Pulau Pinang : No 24, Cangkat Minden
Jalan 16, Minden Height, 11700 Pulau Pinang (Hubungi
saudara Isa: 016-4703441)

Haqqani Merchandise
(order: HIDAYAT 0816-183-3572). Tersedia : buku, DVD,
CD, kaset, foto, poster, parfum, kufi, kuff, rompi,
turban, tasbeh.

YAYASAN HAQQANI INDONESIA
Jl. Teuku Umar 41 Jakarta 10310. tel.dan fax. (62-21)
315-3014
email: [EMAIL PROTECTED] Group:
[EMAIL PROTECTED]
http://www.haqqani.net


Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/LeSULA/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke