Yosua Liem ini sudah KEOK di apakabar, sekarang coba2 JUAL JAMU 
dimilist ppiindia ini.  Penilaian atas CV dari Dr. Yohanes Surya 
malahan MEMBENARKAN DUGAAN saya, bahwa Dr. Surya masih bisa dibilang 
INGUSAN dalam bidang dimana dia mendapatkan titel doktornya di 
College William and Mary ditahun 1994, sebab semua publikasinya 
(yang notabene cuma beberapa gelintir itu) tidak lain adalah 
frgment2 dari disertasinya, dan berhasil dipublikasi berkat NEBENG - 
MEMBONCENG profesornya.  Bukti2 publikasi Dr. Surya ini saya muat 
dalam DUA BAGIAN, sesuai dengan tulisan saya dalam milist lain 
misalnya apakabar.  Saya harap sdr. Yosua Liem tidak JUAL OBAT/JAMU 
terus2an, tetapi secara ksatria dan scientific memberi komentar atas 
tulisana2 saya, daripada lari2 kemilist2 lain dan terus menjual 
JAMU.  Lebih bagus lagi jika Dr. Surya sendiri yang menyambuti 
tulisan2 saya.  SAYA TUNGGU ...

Tentang Yohanes Surya Pseudosceintist ==> Yosua Liem bagian ke-I

Pencarian dengan Google Scholar http://scholar.google.com/ tentang 
karya2 profesor pembimbing Yohanes Surya di College William & Mary 
hasilnya sbb:

(1)  [BOOK] Relativistic quantum mechanics and field theory
F Gross - 1993 - New York: Wiley 

(2) Three-Dimensional Covariant Integral Equations for Low-Energy 
Systems
F Gross - Physical Review, 1969 - link.aps.org 

(3) Polarization transfer in elastic electron scattering from 
nucleons and deuterons
RG Arnold, CE Carlson, F Gross - Physical Review C, 1981 - 
link.aps.org 

(4) Current conservation and interaction currents in relativistic 
meson theories
F Gross, DO Riska - Physical Review C, 1987 - link.aps.org 

(5) Family of relativistic deuteron wave functions
WW Buck, F Gross - Physical Review D, 1979 - link.aps.org 

(6) Relativistic one-boson-exchange model for the nucleon-nucleon 
interaction
F Gross, JW Van Orden, K Holinde - Physical Review C, 1992 - 
link.aps.org 

(7) Relativistic few-body problem. I. Two-body equations
F Gross - Physical Review C, 1982 - link.aps.org 

(8) Elastic electron-deuteron scattering at high energy
RG Arnold, CE Carlson, F Gross - Physical Review C, 1980 - 
link.aps.org 

(8) A 10-b 20-Msample/s analog-to-digital converter
SH Lewis, HS Fetterman, GF Gross Jr, R … - Solid-State Circuits, 
IEEE Journal of, 1992 - ieeexplore.ieee.org 

(9) Covariant, chirally symmetric, confining model of mesons
F Gross, J Milana - Physical Review D, 1991 - link.aps.org 

(10) New theory of nuclear forces. Relativistic origin of the 
repulsive core
F Gross - Physical Review D, 1974 - link.aps.org 

Indoshepherd:
Saya gunakan disini metoda menganalisa daftar publikasi seorang 
pelamar pekerjaan:
Paling sedikit (tidak saya teruskan)  ada 10 publikasi dengan nama 
F. Gross TANPA Yoh. Surya, diantaranya ada 2 dengan F.Gross sebagai 
SOLE author, malah 1 berbentuk BUKU (yang pertama).  Sedangkan Yoh. 
Surya TIDAK pernah sendirian (jangan kata lagi sebagai sole author), 
melainkan SELALU BERSAMA F. Gross, jumlahnya pun tidak lebih dari 3 
(TIGA):

(a) Unitary, relativistic resonance model for πN scattering
F Gross, Y Surya - Physical Review C, 1993 - link.aps.org 
Pion nucleon scattering up to 600 MeV laboratory kinetic energy is 
described by 
a manifestly covariant wave equation in which the pion is restricted 
to its ... 

(b) Unitary, gauge invariant, relativistic resonance model for pion 
photoproduction
Y Surya, F Gross - Physical Review C, 1996 - link.aps.org 
Pion photoproduction up to 770 MeV photon laboratory energy is 
described by a 
manifestly covariant wave equation, which includes a treatment of 
the final ... 
 
(c) Two-pion-exchange potential and the πN amplitude
MT Pena, F Gross, Y Surya - Physical Review C, 1996 - link.aps.org 
We discuss the two-pion-exchange (TPE) potential which emerges from 
a box 
diagram with one nucleon (the spectator) restricted to its mass 
shell, and ... 
 

KESIMPULAN SEMENTARA (komentar lebih lanjut nanti saya baca dulu 
isinya di library kantor saya):

(1) Yang bisa disimpulkan saat ini adalah : yang bisa dianggap pakar 
disini jelas adalah F Gross.  Mungkin dia itu professor pada siapa 
Dr. Surya telah membuat disertasinya.  Jadi jelas Dr. Surya cuma 
NEBENG (membonceng) sama F Gross saja.  Lebih2 kualitas disertasi di 
Amerika belakangan ini sangat menurun, sebab seringkali tidak 
mandiri (independen), melainkan di-coach oleh profesornya atau 
asistennya.

(2) Hanya tiga, udah gitu jelas ketiga2nya cuma NEBENG (membonceng), 
dan dalam tema yang itu2 juga (πN scattering).  Saya bisa duga, 
itu 
sih bagian dari disertasinya, jadi post-doc saja barangkali bukan! 
(kepastiannya menunggu balasan dari Dr. Yohanes Surya sendiri).  
Sudah barang tentu hasil disertasi bisa dipublikasi.  Itu bukan 
prestasi yang berarti, apalagi bisa dimuat karena NAMA dari F. 
Gross, bukan karena artikelnya memang bermutu tanpa nama F Gross.

(3) Karya itu 100 persen teoritis, yang harganya cuma separo.  Sudah 
begitu juga dalam elementary particle physics, yang dikenal sebagai 
bidang yang tidak punya aplikasi yang berarti.  Lebih2 buat 
Indonesia, mau dipakai apa?  Soalnya, kesempatan mendapat beasiswa 
atau kesempatan disertasi dalam elementary particle physics 
dan./atau high energy physics adalah yang paling GAMPANG, sebab 
kurang digemari./dihargai oleh mahasiswa2 Amerika sendiri, karena 
setelah selesai sulit mendpata tempat kerja yang layak.

(4) Jika Dr. Yohanes Surya memang MENGERTI ilmunya DENGAN BENAR, 
tentunya ia sepulangnya ke Indonesia pasti sanggup menulis karyanya 
sendiri (contohnya: alm. Dr. Wospakrik) dan mempublikasinya 
sendiri.  Apalagi menghasilkan karya teoritis itu sama sekali tidak 
sulit, sebab alatnya cuma kertas dan pinsil, mugnkin ditambah dengan 
sedikit computer calculations.  Motivasi Dr. Surya buat kembali ke 
Indonesia kurang jelas: Mungkin saja dia tidak berhasil mendapatkan 
tempat kerja yang layak, hal mana menunjukkan prestasi yang kurang 
cukup (bandingkan misalnya dengan Nelson Tansu yang berhasil 
mendapatkan posisi Asisten Profesor).  Jika dia memang brilyan, 
sudah pasti dia akan ditawari posisi post-doc oleh profesornya, atau 
malah bisa bersaing mendapatkan posisi Asisten Profesor. 

(5) Semua fakta2 ini PERSIS seperti yang telah saya DUGA sebelumnya, 
malahan telah saya kemukakan dalam tulisan2 yang lalu: (a) karya 
yang cuma tiga biji, (b) nebeng/ngebonceng Profesornya, (c) 100 
persen teoritis yang tidak ada aplikasinya, lebih2 di Indonesia, (d) 
belum mencapai tingkat post-doc, jadi masih bisa digolongkan ingusan 
(lha wong post doc saja masih ingusan, kok).

Syarat buat dianggap BUKAN INGUSAN sudah saya cantumkan dalam 
tulisan yang lalu: 
Saya kutip dari Message 64924, Sat Nov 26, 2005 : 
### Jelaslah sekarang, bahwa jika yang menggagaskan atau
menjalankan riset itu orang2 yang masih INGUSAN, baru lulus dari
universitas, sekalipun memiliki gelar Doktor (yang dewasa ini sudah
INFLASI dan kurang sekali harganya, sebab tidak pernah melakukan
riset secara mandiri (independent) tanpa bimbingan profesornya).
Kualifikasi ilmiah baru terjamin jika orang sudah BER-KALI2
mempublikasi karyanya dalam majalah2 yang PEER-REVIEWED (seperti
halnya dengan HE Stanley dan CF Lee & NF Johnson), dan lebih
meyakinkan lagi jika namanya muncul sebagai SOLE AUTHOR.
 
Jelas disini bahwa Dr. Yohanes Surya baru lulus universitas, 
kemungkinan tanpa posisi post-doc, dengan cuma tiga karya saja yang 
nebeng/membonceng itu masih belum masuk hitungan, artinya masih bisa 
jadi termasuk INGUSAN, kecuali ia bisa membuktikan karya2nya sendiri 
yang tidak tergantung kepada F Gross.  Apakah dia mengerti ilmu yang 
dipelajarinya, itu juga belum tentu, sebab tiga karya yang 
nebeng/membonceng dengan tema yang sama itu kemungkinan besar sekali 
adalah disertasinya, yang belum tentu m,andiri (independen) dan 
tidak di-coach.

Kesimpulan saya: penjelasan dari Yosua Liem dalam Message 64929 itu 
SUDAH SAYA ANTISIPASI, jadi sama sekali tidak mengubah penilaian 
saya.  Saya BUKAN-nya mengasumsikan Dr. Yohanes Surya tidak memiliki 
publikasi, tetapi saya justru minta buktinya.  Buktinya ternyata 
benar ada, tetapi PERSIS seperti yang sudah saya antispasi:  Itu sih 
publikasi dari Profesornya, F Gross!  Dr. Yoh. Surya cuma membonceng 
doang, jadi tetap tidak masuk hitungan (baca diatas).  Penilaian 
tambahan yang lebih detail lagi mungkin saya berikan setelah membaca 
isi artikelnya.  Tetapi itu tidak akan mengubah penilaian sementara 
diatas, malahan bisa bertambah buruk, sedangkan penilaian sementara 
ini saja sudah bisa dibilang safe.  Hanya sejauh ini yang sekarang 
bisa saya nilai (dengan benar dan fair), selebihnya setelah menelaah 
isi artikel2nya.

Jelas disini bahwa Dr. Yohanes Surya baru lulus universitas, 
kemungkinan tanpa posisi post-doc, dengan cuma tiga karya saja yang 
nebeng/membonceng itu masih belum masuk hitungan, artinya masih bisa 
jadi termasuk INGUSAN, kecuali ia bisa membuktikan karya2nya sendiri 
yang tidak tergantung kepada F Gross.  Apakah dia mengerti ilmu yang 
dipelajarinya, itu juga belum tentu, sebab tiga karya yang 
nebeng/membonceng dengan tema yang sama itu kemungkinan besar sekali 
adalah disertasinya, yang belum tentu m,andiri (independen) dan 
tidak di-coach.

Kesimpulan saya: penjelasan dari Yosua Liem dalam Message 64929 itu 
SUDAH SAYA ANTISIPASI, jadi sama sekali tidak mengubah penilaian 
saya.  Saya BUKAN-nya mengasumsikan Dr. Yohanes Surya tidak memiliki 
publikasi, tetapi saya justru minta buktinya.  Buktinya ternyata 
benar ada, tetapi PERSIS seperti yang sudah saya antispasi:  Itu sih 
publikasi dari Profesornya, F Gross!  Dr. Yoh. Surya cuma membonceng 
doang, jadi tetap tidak masuk hitungan (baca diatas).  Penilaian 
tambahan yang lebih detail lagi mungkin saya berikan setelah membaca 
isi artikelnya.  Tetapi itu tidak akan mengubah penilaian sementara 
diatas, malahan bisa bertambah buruk, sedangkan penilaian sementara 
ini saja sudah bisa dibilang safe.  Hanya sejauh ini yang sekarang 
bisa saya nilai (dengan benar dan fair), selebihnya setelah menelaah 
isi artikel2nya.

Jelas sekali penilaian saya diatas BUKAN FITNAH, sebab terbukti 
sudah jauh2 saya antisipasi.  Apakah anda mau hormat atau tidak 
kepada Dr. Surya, itu hak anda.  Who cares?  Saya cuma bilang, Dr. 
Yohanes Surya adalah pseudoscientist, sebab ia penganut kreasionisme 
yang dinilai pseudoscience menurut standard American Physical 
Society (organisasi seluruh fisikawan USA) dan National Academy of 
Sciences (pengemban autoritas tertinggi dalam IPTEK di USA).  
Kecuali itu juga tidak terbukti dia mengerti ilmu yang 
dipelajarinya, seperti yang telah saya paparkan diatas, hal mana 
sesuai dengan antisipasi saya sebelumnya.  

Alasan saya kenapa saya tidak bersedia membuka identitas saya sudah 
saya jelaskan dengan se-jelasnya dalam tulisan saya.  Juga 
legitimasinya sudah saya beuktikan dengan referensi2 website.  Jika 
anda anggap saya *pengecut*, BUKTIKAN TUDUHAN SE-WENANG2 ANDA DENGAN 
BERDEBAT ILMIAH dimilist apakabr ini.  Jika anda tidak berani, maka 
yang PENGECUT jelas adalah anda sendiri, Yosua Liem ...HUAHUAHUA

Salam





--- In [email protected], "yosualiem" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Agar penilaian netter lebih imbang tentang siapa YS.
> Saya ada CV beliau.
> waktu saya baca CV beliau, saya malah kagum dengan beliau. 
> terutama ketika  membaca list  alumni TOFI dibawah CV.
> 
> Sama sekali apa yang dituduhkan IS ternyata omong kosong.
> 
> 
> LIEM
> 
> Curriculum Vitae
> 
> Nama                          : Yohanes Surya Ph.D
> 
> Pendidikan
> 1968 – 1974   : SD Pulogadung Petang II Jakarta Timur
> 1974 – 1977   : SMPN 90 Jakarta
> 1977 – 1981   : SMAN 12 Jakarta
> 1981 – 1986   : Jurusan Fisika FMIPA-UI dengan gelar Drs.
> 1988 – 1990   : Physics Dept. College of William and Mary, USA 
> dengan gelar M.Sc.
> 1990 – 1994   : Physics Dept. College of William and Mary, USA 
> dengan gelar Ph.D  GPA 4.0 (Summa Cum Laude)
> 
> Award/Penghargaan:
> 
> 1.    SUPERSEMAR Fellowship 1982/1983
> 2.    Summer School Fellowship HUGS at CEBAF, AS  pada tahun 
> 1989,1990,1991,  
> 3.    Summer School Fellowship Dronten, Netherland 1992
> 4.    Summer School Felloship di  TRIUMF Canada 1993
> 5.    CEBAF/SURA award AS '92-93 (one of the best students in 
> nuclear physics at the south east area of the USA)
> 6.    Zable Fellowship USA '93-94
> 
> Achievements dan experiences
> 1.    Pionir  yang membawa Indonesia berpartisipasi dalam 
> Olimpiade Fisika Internasional 1993, suatu kompetisi fisika yang 
> sangat bergengsi di tingkat dunia.
> 2.    Founder Asian Physics Olympiad 2000, suatu lembaga yang 
> bertanggung jawab atas terselenggaranya Olimpiade Fisika pada 
> tingkat Asia. 
> 3.    Pionir dan pengembang Ekonofisika (econophysics) suatu 
> cabang fisika baru yang mengaplikasikan fisika dalam bidang 
ekonomi 
> di Indonesia
> 4.    Salah satu founder The Mochtar Riady Center for 
> Nanotechnology and Bioengineering, suatu badan riset independent 
> yang mengembangkan nanoteknologi di Indonesia 2004.
> 5.    Salah satu founder  The World Federation of Physics 
> Competition Bali (WFPhC) 2003, suatu lembaga yang menggabungkan 
> kompetisi fisika di seluruh dunia. 
> 6.    Pencetus dan penggagas ide Olimpiade Sains tingkat SMP 
> (International Junior Science Olympiad), suatu pertandingan sains 
> untuk tingka SMP sedunia.
> 7.    Mempersiapkan  Tim Olimpiade Fisika Indonesia sehingga 
> menjadi juara Asia dalam Olimpiade Fisika Asia 2003 di Thailand.
> 8.    Melatih dan memimpin pelajar Indonesia  Indonesia meraih 8 
> medali emas, 10 perak,  20 perunggu dalam International Physics 
> Olympiad 1993-2005
> 9.    Melatih dan memimpin pelajar Indonesia meraih 12 emas, 3 
> perak, 10 perunggu, dan berbagai hadiah khusus seperti the most 
> creative solution in Theory, the most creative solution in 
> Experimental  dalam Asian Physics Olympiad 2000-2005
> 10.   Melatih pelajar Indonesia dalam meneliti ilmiah sehingga 
> meraih 4 medali emas dalam kompetisi riset dunia, The First Step 
to 
> Nobel Prize in Physics, suatu kompetisi riset fisika untuk anak 
SMA 
> se dunia 1999, 2004 dan 2005
> 11.   Penyelenggara dan Chairman Asian Physics Olympiad 1, 
> Karawaci 2000, suatu perlombaan fisika yang sangat bergengsi di 
> level Asia.
> 12.   Penyelenggara dan Chairman International Econophysics 
> Conference, Bali 2002, suatu konperensi yang pertama dalam bidang 
> ekonofisika yang dihadiri oleh 79  ekonom dan fisikawan seluruh 
> dunia.
> 13.   Penyelenggara International Seminar of The Year Jakarta 
> 2002, suatu seminar tentang aplikasi ekonofisika.
> 14.   Penyelenggara dan Chairman The First Conggress  The World 
> Federation of Physics Competition Bali (WFPhC) 2002, konperensi 
> pertama WFPhC suatu lembaga yang menggabungkan kompetisi fisika di 
> seluruh dunia. 
> 15.   Pengembang cara belajar fisika dengan mudah, asyik dan 
> menyenangkan melalui sistem multimedia untuk SD, SMP, SMA.
> 16.   Penulis buku IPA dan Matematika SD, suatu buku yang berisi 
> cara belajar IPA dan Matematika secara asyik, menarik dan 
> menyenangkan (buku dengan konsep baru dan ide original) 
> 17.   Penulis buku Fisika (best seller book) untuk pelajar SMA 
> 1989-1994
> 18.   President Asian Physics Olympiad 2000 – 2005 (president 
> pertama)
> 19.   Vice President The First Step to Nobel Prize in Physics, 
> suatu kompetisi riset tingkat dunia di Polandia.
> 20.   Executive Board The World Federation of Physics Competitions
> 21.   Ketua Tim Olimpiade Fisika Indonesia 1993 - sekarang
> 22.   Founder Kelas SUPER, suatu kelas ditujukan untuk anak 
> berbakat dengan IQ > 145.
> 
> 
> 
> Keanggotaan:
> -     Himpunan Fisika Indonesia (ketua bidang kerjasama)
> -     Bandung Fe Institute (Board Member)
> -     The First Step to Nobel Prize in Physics (Vice President)
> -     Asian Physics Olympiad (President)
> -     International Physics Olympiad (Board Member)
> -     The World Physics Competition Federation (executive member)
> -     National Science Teacher Association (NSTA) - USA 
> -     IEEE
> 
> Pengalaman Kerja:
> 
> 1986 – 1988   Guru fisika SMAK 1 Pintu Air
> 1988 – 1989   Teaching Assistant  Physics Dept. College of William 
> and Mary
> 1989 – 1993   Research Assistant Physics Dept. College of William 
> and Mary
> 1994          Researcher/Postdoc  Continous Electron Beam 
> Accelerator Facilities.
> 1995 – 1997    Jurusan Fisika Universitas Indonesia
> 1998 -        2003    International Center for Physics and 
Mathematics 
> Univ. Pelita Harapan
> 2003 -        2004    Dekan Fakultas Sains dan Matematika Univ. 
Pelita 
> Harapan
> 2004 -        CEO The Mochtar Riady Center for Nanotechnology and 
> Bioengineering (Mochtar Riady Research Institute)
> 2005 -        Professor Fisika Universitas Satya Wacana Salatiga.
> 
> 
> Pengalaman lain:
> 1986 – 1987   Menulis buku best seller "Fisika" untuk SMA  4 
volume 
> 1994 – 1996  Menulis buku Olimpiade Fisika
> 1996 – 2003  Menyusun  16 modul untuk persiapan Olimpiade Fisika
> 2002 – 2003  Mengembangkan fisika di Dunia Fantasi Ancol.
> 2002  Visiting Professor di Tokyo Denki University
> 1992 -            Melatih dan menyiapkan Tim Olimpiade Fisika 
Indonesia
> 2000 -            Dewan Kurator Pusat Peragaan Ilmu dan Teknologi 
TMII
> 1995 -            Juri berbagai lomba diberbagai tempat di 
Indonesia
> 1995-         Menjadi dosen pengajar, dosen penguji, dosen 
pembimbing 
> mahasiswa fisika di UI, USU, UPH
> 1995 -        Memberikan training pada guru-guru diberbagai 
propinsi 
> tentang bagaimana mengajar fisika dengan asyik dan menyenangkan.
> 2000-2002 Menulis ratusan kolom komik Asyiknya Fisika di harian 
> Kompas dan Tempo.
> 2002 -            Menulis komik-komik fisika (Archie Meidy, 
Petualangan 
> TOFI).
> 2002 -            Mengembangkan CD pengajaran fisika untuk SD, 
SLTP/SMU
> 2002 -        Mempopulerkan fisika melalui acara TV seperti 
Tralala 
> trilili, Fisika Dunia      Fantasi dan Pesona Fisika TVRI.
> 2000      Menyelenggarakan Olimpiade Fisika Asia I di Karawaci 
> (Chairman)
> 2002  Menyelenggarakan The World Physics Competition Federation di 
> Bali   (Chairman) 
> 2002      Menyelenggarakan International Econophysics Conference 
> di Bali (Chairman)
> 2003 -            Memimpin Pusat Ekonofisika Universitas Pelita 
Harapan
> 2000 -        Menulis banyak  artikel di harian Media Indonesia, 
Tempo, 
> Kompas, Bisnis    Indonesia, Majalah Gatra, Majalah Swa dan 
Majalah 
> Intisari. 
> 2002 -        Menulis dan mengembangkan cara pengajaran IPA dan 
Matematika 
> untuk SD melalui buku dan multimedia (alat peraga dsb).
> 2004-         Mengasuh kolom PHENOMENA di majalah Intisari bulanan.
> 2004 -        Nara sumber Majalah Kuark
> 2004 -        Mengembangkan pendidikan di Papua
> 2005 -        Mengisi kolom mingguan prediksi saham dengan 
ekonofisika 
> koran INVESTOR
> 2005 -        Mengembangkan berbagai program ekonofisika di Bursa 
Efek 
> Jakarta.
> 2005 -        Menyelenggarakan seminar dan training untuk para 
guru dari 
> Madrasah/Pesantren di Provinsi Banten melalui Madrasah Development 
> Center dan program  LAPIS
> 2005 -        Ikut mengembangkan program pendidikan IPA dan 
Matematika 
> untuk Madrasah/Pesantren di Indonesia. 
> 2005  Melatih 2000 guru sekolah dasar di Provinsi DKI
> 2005 -        Memberikan seminar pendidikan di Provinsi Jambi, 
Riau, 
> Maluku, Papua,  Banten, DKI Jakarta, Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa 
> Tengah, Bali, Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan.
> 
> 
> Daftar Publikasi Ilmiah
> 1.    Ji, C.R.  and Yohanes Surya. Calculation of scattering with 
> the light-cone two-body equation in f3 theories. Physical Review 
D, 
> Volume 46, Number 8, 15 Oktober 1992.
> 2.    Gross, Franz and Yohanes Surya. Unitary, relativistic 
> resonance model for pi-N scattering.  Physical Review D, Volume 
47, 
> Number 2, Februari 1993. 
> 3.    Surya, Yohanes. The E2/M1 Ratio And The Relativistic 
> Resonance Model Of Pion Photoproduction. Aip Conference 
Proceedings 
> 334 FEW-BODY PROBLEMS IN PHYSICS, 1994. 
> 4.    T. Pena, Franz Gross and Yohanes Surya. Two Pion-exchange 
> Potential and the pi-N amplitude. Physical Review C, Volume 54 
> Number 5, November 1996.
> 5.    Surya, Yohanes and Franz Gross.  Unitary, Gauge invariant, 
> relativistic resonance model for pion photo production.  Physical 
> Review C, Volume 53, Number 5, May 1996. 
> 6.    Surya, Yohanes. The Indonesian Physics Team. Physics Vol 1 
> no.1 tahun 1999, Journal of the World Federation of Physics 
> Competitions ISSN 1389-6458. 
> 7.    Surya, Yohanes. The Asian Physics Olympiad (Apho), Physics 
> Vol. 2 no.1 tahun 2000, Journal of the World Federation of Physics 
> Competitions ISSN 1389-6458. 
> 8.    Surya, Yohanes Surya.  A Study On Off-Shell Pion Effect In 
> Gross-Surya Model Of Pion- Nucleon Scattering  Jurnal Ilmiah 
> Universitas Pelita Harapan Volume 3 No.5 Agustus 2000 ISSN 1410-
3400.
> 9.    Anto Sulaksono, Darmadi Kusno dan Yohanes Surya. Formalisme 
> Elektroproduksi Pion Yang Kovarian, Uniter Dan Invarian Tera 
dengan 
> Energi Lab Foton Sampai 770 Mev. Kontribusi Fisika Indonesia, Vol 
9, 
> No. 1 Januari 1998, ITB Bandung ISSN 0855-6878. 
> 10.   Eddy Yusuf, Darmadi Kusno dan Yohanes Surya.  Panjang 
> Hamburan Pion Nukleon. Kontribusi Fisika Indonesia, Vol  9, No. 2 
> 1998, ISSN 0855-6878 ITB Bandung.
> 11.   Surya, Yohanes et.all. Low Energy Pion Nucleon Scattering 
> Interaction.  URGE Project report July 1998 Dirjen Dikti Mendikbud.
> 12.   Tjipto Yuwono, Darmadi Kusno dan Yohanes Surya. Eta-N 
> Scattering Length. Prosiding Simposium Fisika Nasional XVIII HFI-
> P3FT LIPI,  ISSN 1411-4771, April 2000. 
> 13.   Eddy Yusuf, Darmadi Kusno dan Yohanes Surya. The role of S11 
> and S31 resonance in piN scattering. Prosiding Simposium Fisika 
> Nasional XVIII HFI-P3FT LIPI ISSN 1411-4711, April 2000.
> 14.   Surya, Yohanes et.al., The role of S 11 resonance in ðN 
> Scattering, arXiv:nucl-th/9911076 v2 25,  Nov 1999.
> 15.   Kurniawan, Y., Darmadi Kusno dan Yohanes Surya. Amplitudo 
> Multikutub Fotoproduksi Pion pada Daerah Resonans Delta. Kumpulan 
> Makalah FISIKA TEORI DAN FISIKA NUKLIR. HFI dan FMIPA - UGM 
Desember 
> 1998.
> 16.   Surya, Yohanes et.all. Formalism of Pion Nucleon Scattering 
> up to 700 MeV. URGE Project report Maret  1999 dikeluarkan oleh 
> Dirjen Dikti Mendikbud.
> 17.    Surya , Yohanes et.all. Tim Olimpiade Fisika Indonesia ISBN 
> 979-9520-00-2 Sumber Daya MIPA dengan TOFI. 
> 18.   Surya, Yohanes, Eddy Yusuf dan Darmadi Kusno. The role of 
> S11 in Pion Nucleon Scattering. Jurnal Ilmiah Universitas Pelita 
> Harapan Vol. 5. No. 1 April 2002.
> 19.   Surya, Yohanes dan Harianto. Hamburan Pion Nukleon sampai 
> energi 850 MeV Jurnal Ilmiah Univ. Pelita Harapan Vol. 5 No. 2 
> Agustus 2002.
> 20.   Surya, Yohanes dan Hokky Situngkir. Keuangan Komputasional: 
> Jaring Saraf Buatan untuk Prediksi Data Deret Waktu Keuangan, 
> Working Paper WPE2003 Bandung Fe Institute. URL: 
> http://www.ekonofisika.com/001.pdf
> 21.   Surya, Yohanes dan Yun Hariadi. Kulminasi Prediksi Data 
> Deret Waktu Keuangan: Volatilitas dalam GARCH(1,1), Working Paper 
> WPF2003 Bandung Fe Institute. URL: 
http://www.ekonofisika.com/002.pdf
> 22.   Surya, Yohanes dan Hooky Situngkir Persepsi Jaring Saraf 
> Pada Peta Poincare Data Keuangan, Working Paper WPG2003 Bandung Fe 
> Institute & makalah disampaikan  di Conference of Application of 
> Physics in Financial Analysis (APFA) 4, Warsawa, 13-15 November 
> 2003. URL: http://www.ekonofisika.com/003.pdf. "Neural Network 
> Revisited: Perception on Modified Poincare Map of Financial Time 
> Series Data" PHYSA4238, - Vol 344/1-2 pp 100-103
> 23.   Mart, Terry dan Yohanes Surya, Statistical Properties of The 
> Indonesian Exchange Index  makalah disampaikan  di Conference of 
> Application of Physics in Financial Analysis (APFA) 4, Warsawa, 13-
> 15 November 2003. Published in  Physica A 344 (2004) 198–202.
> 24.   Surya, Yohanes dan Yun Hariadi. Peramalan dalam Selang GARCH
> (1,1), Working Paper WPH2003 Bandung Fe Institute. URL: 
> http://www.ekonofisika.com/004.pdf
> 25.   Surya, Yohanes dan Hooky Situngkir.  Dari Transisi Fasa Ke 
> Sistem Keuangan: Distribusi Statistika pada Sistem Kompleks,  
> Working Paper WPQ2003 Bandung Fe Institute. URL: 
> http://www.ekonofisika.com/004.pdf
> 26.   Surya, Yohanes.  Ekonofisika: Paradigma Kompleksitas & 
> Peluangnya, BULETIN BFI Paruh Pertama 2003, Bandung Fe Institute.  
> 27.   Surya, Yohanes dan Hooky Situngkir. Peramalan Jangka Pendek 
> Deret Waktu Keuangan Di Indonesia - eksperimentasi persepsi jaring 
> saraf buatan pada peta poincare, Working Paper WPR2003 Bandung Fe 
> Institute. URL: http://www.ekonofisika.com/005.pdf
> 28.   Surya, Yohanes dan Hooky Situngkir.  Platform Bangunan Multi-
> Agen Dalam Analisis Keuangan: gambaran deskriptif komputasi,  
> Working Paper WPS2003 Bandung Fe Institute. URL: 
> http://www.ekonofisika.com/006.pdf
> 29.   Surya, Yohanes dan Yun Hariadi. Multifraktal: Telkom, 
> Indosat, dan HMSP, Working Paper WPT2003 Bandung Fe Institute. 
URL: 
> http://www.ekonofisika.com/007.pdf
> 30.   Surya, Yohanes dan Yun Hariadi. Mempelajari Ekonofisika, 
> resume on-line, URL: http://www.ekonofisika.com/tutor.html
> 31.   Surya, Yohanes dan Hooky Situngkir. Sifat Statistika Data 
> Ekonomi Keuangan: Studi Empirik Beberapa Indeks Saham Indonesia, 
> Working Paper WPU2003 Bandung Fe Institute. URL: 
> http://www.ekonofisika.com/009.pdf   
> 32.   Surya, Yohanes dan Hooky Situngkir. Agent Based Model 
> Construction in Financial Economic System, Working Paper WPA2004 
> Bandung Fe Institute. URL: 
> http://www.geocities.com/bandungfe/2004a.pdf
> 33.   Surya, Yohanes dan Yun Hariadi. DFA Pada Saham, Working 
> Paper WPB2004 Bandung Fe Institute. URL: 
> http://www.geocities.com/bandungfe/2004b.pdf
> 34.   Surya, Yohanes dan Hooky Situngkir. Micro-simulation of the 
> Stock Market As Social Conflict, bedah buku of Roehner, B., 
Patterns 
> of Speculation: A Study in Observational Econophysics, Journal of 
> Social Complexity Vol.1 No.4, 2004 (in-press) 
> 35.    Surya, Yohanes. Non Calculus Calculation of Moment of 
> Inertia. Journal of The World Federation of Physics Competition 
Vol. 
> 5 No.1 /2003. 
> 36.   Surya,  Yohanes. Menghitung Momen Inersia. Jurnal Fisika 
> UGM, Juni 2003, 
> 37.   Surya, Yohanes.  Olimpiade Fisika dan dampaknya di 
> Indonesia. Jurnal Balitbang Juni 2003
> 38.   Hokky Situngkir, Yohanes Surya Democracy order out of chaos, 
> Research Paper Fisika Sosial  
http://arxiv.org/abs/nlin.AO/0406057 , 
> 2004
> 39.   Situngkir, H. & Surya, Y.  The Political Robustness in 
> Indonesia. Research Paper Fisika Sosial WPN2004. Bandung Fe 
> Institute.
> 40.   Hokky Situngkir & Yohanes Surya, 2004. "Stylized Statistical 
> Facts of Indonesian Financial Data: Empirical Study of Several 
Stock 
> Indexes in Indonesia," Finance 0405005, Economics Working Paper 
> Archive at WUSTL. 
> 41.   Yun Hariadi & Yohanes Surya, 2004. "DFA Pada Saham," 
> Departmental Working Papers wpb2004, Bandung Fe Institute. 
> 42.   Hokky Situngkir & Yohanes Surya, 2004. "Agent-based Model 
> Construction In Financial Economic System," Finance 0405006, 
> Economics Working Paper Archive at WUSTL. 
> 43.   Yun Hariadi & Yohanes Surya, 2004. "LQ45* dalam TMA," 
> Departmental Working Papers wpi2004, Bandung Fe Institute. 
> 44.   Hokky Situngkir & Yohanes Surya, 2005. "Evaluating 
> Indonesian Composite Index Drop On August 30th 2005," Working 
Paper 
> WPB2005 Bandung Fe Institute. URL: 
> http://bandungfe.net/wp2005/2005j.pdf
> 45.   Hokky Situngkir & Yohanes Surya, 2005. "Tree of Several 
> Asian Currencies," Working Paper WPB2005 Bandung Fe Institute. 
URL: 
> http://bandungfe.net/wp2005/2005i.pdf
> 46.   Hokky Situngkir & Yohanes Surya, 2005. " On Stock Market 
> Dynamics through Ultrametricity of Minimum Spanning Tree," Working 
> Paper WPB2005 Bandung Fe Institute. URL: 
> http://bandungfe.net/wp2005/2005h.pdf
> 47.   Hokky Situngkir , Yun Hariadi & Yohanes Surya, 2005. " 
> Membandingkan Sistem Perdagangan Saham dalam Aspek Likuiditas," 
> Working Paper WPB2005 Bandung Fe Institute. URL: 
> http://bandungfe.net/wp2005/2005g.pdf
> 48.   Deni Khanafiah, Hokky Situngkir & Yohanes Surya, 2005. " 
> Jejak Trading System pada Profil Investor," Working Paper WPB2005 
> Bandung Fe Institute. URL: http://bandungfe.net/wp2005/2005f.pdf
> 49.   Hokky Situngkir & Yohanes Surya, 2005. " What can we see 
> from Investment Simulation based on Generalized (m,2)-Zipf Law?," 
> Working Paper WPB2005 Bandung Fe Institute. URL: 
> http://bandungfe.net/wp2005/2005e.pdf
> 50.   Hokky Situngkir,Yun Hariadi & Yohanes Surya, 2005. " Antara 
> Saham Likuid dan Tak Likuid di Bursa Efek Jakarta: Perspektif 
> Mekanika Statistika"  Working Paper WPB2005 Bandung Fe Institute. 
> URL: http://bandungfe.net/wp2005/2005d.pdf
> 51.   Hokky Situngkir & Yohanes Surya, 2005. " Simulasi Investasi 
> dengan Hukum Pangkat Zipf: Analisis Zipf-(m,2) dalam Teks Data 
> Indeks Keuangan" Working Paper WPB2005 Bandung Fe Institute. URL: 
> http://bandungfe.net/wp2005/2005c.pdf
> 52.   Yun Hariadi & Yohanes Surya, 2005. " Asimetri GARCH dan 
> Simulasi Monte Carlo pada Peramalan GBP/USD," Working Paper 
WPB2005 
> Bandung Fe Institute. URL: http://bandungfe.net/wp2005/2005b.pdf
> 
>        
>       MAKALAH YANG DISEMINARKAN
> 
> 1.    Surya, Yohanes. Paradigma Baru Pembelajaran IPA.  FKIP UIR 
> Riau, 20 Mei 2002.
> 2.    Surya, Yohanes. Implementasi Visi dan Misi Pendidikan Dalam 
> Masyarakat Majemuk dan Hi-Tech. BKPTKI ABA Methodist Palembang, 24 
> Oktober 1998.
> 3.    Surya, Yohanes. Peningkatan Wawasan Pengajaran Fisika di 
> SMU. STTM Muhammadiyah Tangerang      , 27 Oktober 2001.
> 4.    Surya, Yohanes.  Fisika dan Industri - Satu Jam bersama 
> Yohanes Surya. IPB Bogor, 27 September 2001.
> 5.    Surya, Yohanes. Metode Pembelajaran Yang tepat dan 
> Menyenangkan dalam penguatan konsep fisika. UNY Yogyakarta, 12 
Maret 
> 2002.
> 6.    Surya, Yohanes. Pengembangan Fisika- Applikasi fisika. USU 
> Sumatera Utara, 19 Sept 2002.
> 7.    Surya, Yohanes. Materi essensial dan Soal-soal Olimpiade 
> Fisika. SMU Taruna Nusantara Magelang 4 Agustus 2001 
> 8.    Surya, Yohanes. Konsep Model Buku Fisika. Pusat Perbukuan 
> Depdiknas Jakarta, 25 Juni 2002
> 9.    Surya, Yohanes. Penerapan Hasil Ristek IPTEK BIDANG MIPA 
> dalam Dunia Industri. BPPT Jakarta, 26 Sept 2001
> 10.   Surya, Yohanes. Filsafat Ilmu Fisika, Kompleksitas dan Ilmu 
> Sosial. IPB 23 Mei 2003
> 11.   Surya, Yohanes. Strategi Untuk Meraih Medali Emas Dalam 
> Olimpiade Fisika Internasional. FMIPA Univ. Negeri Semarang 3 Mei 
> 2003.
> 12.   Surya, Yohanes. Dari Ekonofisika Menuju Ekonomi Baru Catatan 
> Introduksional. FMIPA Univ. Lampung, 17 Mei 03
> 13.   Surya, Yohanes.  Peraih-Peraih Nobel Fisika Yang tak diduga. 
> MAN   Insan Cendekia, 1 Maret 2003
> 14.   Surya, Yohanes. Pengaruh Fisika pada Lingkungan. SPH 
> Karawaci, 4 Juni 2003
> 15.   Surya, Yohanes. Fisika dan Olah Raga. Sekolah Dian Harapan 6 
> Maret 2003.
> 16.   Surya, Yohanes. Attractive Demonstration of Physics on 
> Basketball Court Tokyo Denki Univ. Jepang 15 January 2003
> 17.   Surya, Yohanes. Physics of Soccer Tokyo Denki Univ. Jepang 
> 16 January 2003
> 18.   Surya, Yohanes.  Pursuing the Grand Slam through Physics 
> Tokyo Denki Univ. Jepang 16 January 2003
> 19.   Surya, Yohanes. Sederhana ke Kompleks,  Pidato pengukuhan 
> guru Besar di Universitas Pelita Harapan Maret 2004
> 20.   Surya, Yohanes Nano Teknologi: Teknologi Terkini Menyambut 
> Masa Depan Sarwono Prawirohardjo Memorial Lecture, dalam rangka 
> ulang tahun LIPI  Maret 2004.
> 21.    Surya, Yohanes. The First Step to Nobel Prize in Physics, 
> Dalam peringatan 100 tahun Einstein dan Tahun Fisika Indonesia, 
LIPI 
> 2005.
> 
> 
> Artikel Fisika di Majalah dan Koran
> 
> 1.    Surya, Yohanes. Ekonofisika.  Majalah Intelektual 
> UGM "Balairung" edisi 8 September 2001.
> 2.    Surya, Yohanes. Fisika Taman Hiburan. Kompas 14 Sept 2001.
> 3.    Surya, Yohanes. Fisika dan Industri. Kompas 5 Oktober 2001.
> 4.    Surya, Yohanes. Sin-Itiro Tomonaga. Kompas Jumat 31 Mei 2002.
> 5.    Surya, Yohanes. Hideki Yukawa. Kompas Jumat 7 Juni 2002.
> 6.    Surya, Yohanes. Fisika dan Sepakbola. Tempo 8 Juni 2002.
> 7.    Surya, Yohanes. Subramanyan Chandrasekhar. Kompas Jumat 14 
> Juni 2002.
> 8.    Surya, Yohanes. Samuel Chao Chung Ting. Kompas Jumat 19 Juli 
> 2002.
> 9.    Surya, Yohanes. Jack St Clair Kilby. Kompas Jumat 27 
> September 2002.
> 10.   Surya, Yohanes. Hidup Semakin mudah. Kompas Jumat 27 
> September 2002.
> 11.   Surya, Yohanes. Gerardus Hooft. Kompas  Kamis 3 Oktober 2002.
> 12.   Surya, Yohanes. Olimpiade Fisika Internasional dan 
> Pembangunan Bangsa. Seri Membangun Bangsa  ISBN 979-416-566-2.
> 13.   Surya, Yohanes. Fisika dan Iman Kristen. Surfing the Waves
> 14.   Surya, Yohanes. Fisika Basket: Sirkus Fisika di Permainan 
> Basket Kompas 17 Januari 2003.
> 15.   Surya, Yohanes. Tokoh Fisika: Pernah di cap Tak Bakal Bisa 
> Fisika. Kompas 24 Januari 2003.
> 16.   Surya, Yohanes. Fisika Sepakbola: Belajar Fisika di Lapangan 
> Bola Kompas 31 Januari 2003.
> 17.   Surya, Yohanes. Tokoh Fisika: Dapat Nobel Lantaran Nyeleweng 
> Kompas 7 Febuari 2003.
> 18.   Surya, Yohanes. Fisika Tenis: Kejar Grand Slam dengan 
> Fisika. Kompas 14 Febuari 2003.
> 19.   Surya, Yohanes. Tokoh Fisika: Genius, Suka Misteri, dan 
> Pemecah teka teki. Kompas 21 Febuari 2003.
> 20.   Surya, Yohanes. Fisika bisa jadi Alat Perang Kompas 28 
> Febuari 2003.
> 21.   Surya, Yohanes. Tokoh Fisika: Bikin Bom Atom Karena Anti 
> Nazi Kompas 7 Maret 2003.
> 22.   Surya, Yohanes. Fisika Berenang: Kolam Hangat Berenang Makin 
> Cepat. Kompas 14 Maret 2003.
> 23.   Surya, Yohanes. Apakah Neutrino itu? Kompas 21 Maret 2003.
> 24.   Surya, Yohanes. Tokoh Fisika: Ngetop Karena Tidak Ngetren. 
> Kompas 21 Maret 2003.
> 25.   Surya, Yohanes. Fisika Karate: Rahasia di Balik Kesaktian 
> Karateka. Kompas 28 Maret 2003.
> 26.   Surya, Yohanes. Apakah Electron Tunneling itu? Kompas 11 
> April 2003.
> 27.   Surya, Yohanes. Ada Kemungkinan Baterai HP Tahan bertahun. 
> Kompas 11 April 2003.
> 28.   Surya, Yohanes. Kita punya Banyak Jagoan Fisika. Kompas 17 
> April 2003.
> 29.   Surya, Yohanes. Tokoh Fisika: Pernah Jadi Anjing Pelacak dan 
> Maling. Kompas 25 April 2003.
> 30.   Surya, Yohanes. Tim Olimpiade Akhirnya jadi juara. Kompas 2 
> Mei 2003.
> 31.   Surya, Yohanes. Ada yang terlibat Cinlok, lho. Kompas 2 Mei 
> 2003.
> 32.   Surya, Yohanes. Fisika Burung: Atraksi Fisika di Udara. 
> Kompas 9 Mei 2003.
> 33.   Surya, Yohanes. Infeksi di Lapisan Ozon. Kompas 29 Mei 2003.
> 34.   Surya, Yohanes. Tokoh Fisika:Pernah di tuduh Penghianat. 
> Kompas 6 Juni 2003.
> 35.   Surya, Yohanes. Teori Ketidakpastian Heisenberg. Kompas 6 
> Juni 2003.
> 36.   Surya, Yohanes. Fisika Bersepeda: Gaya bersepeda yang 
> efisien. Kompas 20 Juni 2003.
> 37.   Surya, Yohanes. Mestinya Komputer Sebesar Gedung. Kompas 27 
> September 2002.
> 38.   Surya, Yohanes. Teknologi: Hidup Semakin mudah. Kompas 27 
> September 2002.
> 39.   Surya, Yohanes. Teknologi: Kelak Orang Bisa Menghilang, 
> Kompas 3 Oktober 2002.
> 40.   Surya, Yohanes. Mengawinkan Ilmu Non eksak dan Eksak. Kompas 
> 18 Oktober 2002.
> 41.   Surya, Yohanes. Santa Fe Institute Pendekatan Multidisiplin. 
> Kompas 31 Oktober 2002. 
> 42.   Surya, Yohanes. Tokoh Fisika: The Man with Five Brains. 
> Kompas 18 Oktober 2002.
> 43.   Surya, Yohanes. RI Butuh pendekatan Ekonomi Baru. Bisnis 
> Indonesia 31 Oktober 2002.
> 44.   Surya, Yohanes. Tokoh Fisika: Si Nilai Pas-pasan Peraih 
> Nobel. Kompas 8 November 2002.
> 45.   Surya, Yohanes. Belajar Fisika Yg Menyenang. Buletin Pusat 
> Perbukuan Vol.8 Tahun 2003.
> 46.   Surya, Yohanes. Peran Ortu dan Guru dalam Meraih Nobel 
> Fisika.  Majalah UPH, Volume 4 Juni 2003.
> 47.   Surya, Yohanes. Tokoh Fisika: Membuat Nuklir Jadi Jinak, 
> Kompas 4 Juli 2003.
> 48.   Surya, Yohanes. Pauli: Lebih suka ke Kafe daripada Belajar, 
> Kompas 25 Juli 2003.
> 49.   Surya, Yohanes. Indonesia Berpeluang Raih 3 Emas, Kompas 1 
> Agustus 2003.
> 50.   Surya, Yohanes. Superfluiditas, Awalnya mencuri dari 
> Matahari, Kompas 31 Oktober 2003.
> 51.   Surya, Yohanes. Ekonofisika dan Nobel Ekonomi, Kompas 7 
> November 2003.
> 52.   Surya, Yohanes.  Hebatnya si Mungil Nanoteknologi, Kompas 5 
> Desember 2003.
> 53.   Surya, Yohanes.  Mengintip Rahasia Kereta Terbang, Kompas 19 
> Desember 2003.
> 54.   Surya, Yohanes. Cara terbang Pesawat Model, Kompas 9 Januari 
> 2004. 
> 55.   Surya, Yohanes. Penerjemah yang bisa seribu Bahasa, Kompas 
> 23 Januari 2004.
> 56.   Surya, Yohanes. Bertamu ke Planet Tetangga, Kompas 30 
> Januari 2004.
> 57.   Surya, Yohanes. Mengatur lalulintas dengan Fisika, Kompas 20 
> Febuari 2004.
> 58.   Surya, Yohanes. Komputer DNA, Kompas 4 Juni 2004.
> 59.   Surya, Yohanes. Fisika dan Pemilu, Kompas 11 Juni 2004.
> 60.   Surya, Yohanes. Pesawat Yang tidak bisa rusak, Kompas 18 
> Juni 2004.
> 61.   Surya, Yohanes. Tendangan Pisang, Suara pembaruan 20 Juni 
> 2004.
> 62.   Surya, Yohanes. Beli Tiket Pesawat Ke Bulan, Kompas 10 
> September 2004
> 63.   Surya, Yohanes. Berapa Lama orang bertahan Tanpa Makan dan 
> Minum? http://www.kompas.co.id/kesehatan/news/0401/16/075754.htm
> 64.   Surya, Yohanes. Munculnya tahi lalat 
> http://www.kompas.co.id/kesehatan/news/0403/03/204628.htm
> 65.   Surya, Yohanes. Kaki Kanan Lebih Panjang dan Cegukan
>       http://www.kompas.co.id/kesehatan/news/0405/12/120228.htm
> 66.   Surya, Yohanes. Newton Forgive Me..., Gatra  11 September 
> 2004
> 67.   Surya, Yohanes. Berlayar di Angkasa, Kompas 1 Oktober 2004
> 68.   Surya, Yohanes. Mengungkap Misteri Cahaya, Kompas 21 oktober 
> 2005.
> 
> 
> Buku
> 
> 1.    Surya, Yohanes. FISIKA untuk SMA, 4 volume. Klaten:  PT 
> Intan Pariwara(1986).
> 2.    Surya,  Yohanes. Olimpiade Fisika, 9 Volume. Klaten:  PT 
> Intan Pariwara(1996).
> 3.    Surya, Yohanes. Fisika itu Mudah,  9 Volume. Jakarta: PT SDM
> (2000).
> 4.    Surya, Yohanes dan Wendy Chandra. Komik Archie dan Meidy 1.  
> Bandung: Megindo Tunggal Sejahtera (2002). 
> 5.    Surya, Yohanes.  Fisika itu Asyik 1. Jakarta : PT SDM (2002).
> 6.    Surya, Yohanes.  Mekanika 1, Jakarta: PT SDM (2002).
> 7.    Surya, Yohanes.  IPA dibuat Asyik, 8 Volume. Jakarta: PT 
> Armandelta Selaras (2002). 
> 8.    Surya, Yohanes dan Wendy Chandra. Komik Archie dan Meidy2. 
> Bandung: Megindo Tunggal Sejahtera (2003). 
> 9.    Surya, Yohanes, Ed. Proceeding The International Economic 
> Conference Vol. 1. Jakarta: PT SDM (2003)
> 10.   Surya, Yohanes, Ed. Proceeding The International Economic 
> Conference Vol. 2. Jakarta: PT SDM (2003)
> 11.   Surya, Yohanes, Ed. Proceeding The International Economic 
> Conference Vol. 3.  Jakarta: PT SDM (2003)
> 12.   Surya, Yohanes.  Fisika itu Asyik 2.  Jakarta : PT SDM 
> (2003).
> 13.   Surya, Yohanes, Ed. Proceeding First Conggress of The World 
> Fed. Of Physics Competitions. Jakarta: PT SDM (2003)
> 14.   Surya, Yohanes.  Fisika untuk Semua, Jakarta: PT SDM (2004).
> 15.   Surya, Yohanes, et.all. Aplikasi Fisika dalam Analisis 
> Keuangan. Jakarta: PT SDM (2004).
> 16.   Surya, Yohanes dan Wendy Chandra. Komik Archie dan Meidy.  
> Volume 3 Bandung: Megindo Tunggal Sejahtera (April 2004). 
> 17.   Surya, Yohanes. Matematika Dibuat Asyik, 12 Volume. Jakarta: 
> PT SDM (April 2004).
> 18.   Surya,  Yohanes. Soal dan Penyelesaian Olimpiade Fisika 
> Internasional Vol.1., Jakarta: PT SDM (April 2004)
> 19.   Surya,  Yohanes. Soal dan Penyelesaian Olimpiade Fisika 
> Internasional Vol.2., Jakarta: PT SDM (April 2004)
> 20.   Surya,  Yohanes. Eksperimen Olimpiade Fisika Internasional 
> Vol.1., Jakarta: PT SDM (Mei 2004)
> 21.   Surya,  Yohanes. Eksperimen Olimpiade Fisika Internasional 
> Vol.2., Jakarta: PT SDM (Mei  2004)
> 22.   Surya, Yohanes. Karya ilmiah remaja 2 volume (unpublished).
> 23.   Surya, Yohanes. Relativitas – buku Training TOFI 
> (unpublished)
> 24.   Surya, Yohanes. Fisika Modern – buku Training TOFI  
> (unpublished)
> 25.   Surya, Yohanes. Gelombang dan Optik – buku Training TOFI  
> (unpublished).
> 26.   Surya, Yohanes. Elektromagnetika  2 volume- buku Training 
> TOFI  (unpublished).
> 27.   Surya, Yohanes. Termodinamika  2 volume- buku Training TOFI  
> (unpublished).
> 28.   Surya, Yohanes. Mekanika vol.2, vol.3 dan vol. 4- buku 
> Training TOFI  (unpublished).
> 
> 
> 
>  Para Alumni TOFI (yang saat ini dapat dihubungi)
> 
> 1.    Nelson Tansu Ph.D, Prof. Lehigh Univ.
> 2.    Jerry Prawiharjo Ph.D Southampton Univ. Optoelectronics
> 3.    Catherina Wijaya Ph.D MIT Combustion, Chemical Kinetics, 
> Quantum Chemistry
> 4.    Wirawan Purwanto. Ph.D William and Mary many-body problem, 
> Bose-Einstein condensate, quantum Monte Carlo
> 5.    N.  Barli Ph.D Tokyo University
> 6.    Oki Gunawan Ph.D Cand. Princeton University Ballistic and 
> quantum scale electronics device in high mobility AlAs quantum well
> 7.    Adianto Wibisono Ph.D Cand. Amsterdam, Netherland
> 8.    Boy Tanto Ph.D Cand Wisconsin Univ. Conducting polymer 
> structure and photophysics
> 9.    Zainul Abidin Ph.D Cand. William and Mary
> 10.   Rizal Fajar Hariadi Ph.D Cand. Caltech Nanoteknologi 
> berbasis DNA.
> 11.   Sofian Hamid Ph.D Cand. Munich German
> 12.   Herman Pandana Ph.D. Cand. Maryland Univ.
> 13.   Charles Pandana Ph.D. Cand. Maryland Univ.
> 14.   Hery Susanto Ph.D Cand. Lehigh Univ.
> 15.   Aldy Kartika Hadi Ph.D Cand. Marseille, France
> 16.   Wahyu Setiawan Ph.D Cand. Duke Univ.
> 17.   Halim Kusumatmaja Ph.D Cand Oxford Univ. Quantum Montecarlo
> 18.   Jemmy Soenjaya Ph.D Cand. NUS Data Mining
> 19.   Landobasa Lumbantobing Ph.D Cand. NTU Left handed material, 
> metamaterial
> 20.   Rudy Raymond Ph.D Cand. Mc. Gill Canada
> 21.   Ikhsan Ramdan Ph.D Cand. NTU
> 22.   Agus Bani Abdillah Ph.D Cand. TIT Jepang
> 23.   Herry Kwee Ph.D. Cand. William and Mary Particle Theory
> 24.   Hendra Kwee Ph.D Cand. William and Mary Simulasi Quantum 
> Monte Carlo untuk real material
> 25.   Barlino Effendi Ph.D Cand. Singapore-MIT alliance Dynamic 
> Equipment Exchange - Airline In-flight Inventory study at SIA
> 26.   Bahar Riand Passa Ph.D Cand NTU-Carnegie Mellon Univ ST 
> Microelectronic
> 27.   Endi Sukma Dewata  M.Sc. Texas Univ.
> 28.   Jemmy Wijaja M.Sc. Tokyo Univ
> 29.   Connie Gunadi M.Sc. Tokyo Univ.
> 30.   William Adjiwinoto M.Sc. MIT
> 31.   Teguh Budimulia M.Sc. Wisconsin Univ.
> 32.   Endra S2 program UI - Optical Soliton
> 33.   Evelyn Mintarno Grad Stanford Univ.
> 34.   Imam Makhfud Grad NTU
> 35.   P. Sahanggamu MIT - Low Coherence Interferometry
> 36.   Rezy Pradipta MIT Plasma physics/ionospheric physics
> 37.   Widagdo Setiawan MIT Bose - Einstein Condensation.
> 38.   Rangga Perdana Budoyo Wesleyan Univ.
> 39.   A. Iman Hertanto  Toronto Univ.
> 40.   Fachrian Adi NTU Singapore
> 41.   Rizki Muhammad NTU Singapore Smart Wireless Sensors Network 
> (Skripsi), Communications Engineering.
> 42.   Andi Soedibjo Schlumberger Paris
> 43.   Wayan Gde Widiartha NTU
> 44.   Ferdinand Wawolumaya Grad NUS
> 45.   Bremana Adhi NTU
> 46.   Yoga Dvipayana NTU
> 47.   Abrar Yusa NTU
> 48.   Christopher Hendriks UPH
> 49.   Frederick Petrus NUS
> 50.   Fajar Ardian NTU
> 51.   Bernard Ricardo NTU
> 52.   Yudistira Virgus ITB
> 53.   Tri Wiyono UGM
> 54.   Hani Nurbiantoro ITB
> 55.   Yendi UPH
> 56.   Edbert Jarvis NTU
> 57.   Ardiansyah ITB
> 58.   Ali Sucipto NTU
> 59.   Purnawirman NTU
> 60.   Michael Ardian NTU
> 61.   Yongki Utama Hongkong Science and Tech
> 62.   Ario Wibowo NTU
> 63.   Thomas Alfa Edison ITB
> 64.   Charles Bernando UI
> 
> 
> 
> 
> 
> --- In [email protected], Satrio Arismunandar 
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Kasihan... sudah capek=capek berjuang sehingga
> > putra-putri Indonesia jadi pemenang medali emas di
> > Olimpiade Fisika yang bergengsi... Ujung-ujungnya
> > dijatuhkan karena issue "creatism" dan "intelligent
> > design"......
> > 
> > Padahal di Indonesia ini juga ada pemimpin negara
> > (bukan cuma sekadar dosen atau akademisi), yang
> > hobinya klenik dan mengunjungi makam-makam keramat... 
> > 
> > Saya jadi ingin tahu, betulkah Pelita Harapan  begitu
> > bodoh, menerima orang yang tak jelas PhD-nya??? Tapi
> > ah.. entahlah.. bukan urusan saya....
>








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke