buat mas Ari..

1. aku juga baca buku komiknya Eiji Y itu belasan th lalu. dan setelah itu
berharap-harap ngelihat filmnya. eh tau-taunya ketemu waktu search di
bittorent. semuanya ada 49 seri. betul juga katanya trulysoul, kisah
cintanya di awal dan pertengahan sangat menyentuh.

tentang karangannya Arswendo belum sempat baca - sudah lama ndak ke tk buku
di indo - ndak kayak mhs dulu tiap minggu ke gramedia berjam-jam.

2. aku suka sekali sama semangat determinasinya si musashi itu. awalnya
semua energinya dikerahkan untuk menjadi "yg terkuat" diantara para samurai.
mulai dari seorang remaja yg selalu dikejar-kejar musuh, ia terus belajar,
dan lalu setelah sepertinya keinginan itu tercapai - dengan mengalahkan
60-an samurai, ia mengubah jalan hidupnya untuk berbuat bagi kebaikan orang
lain.
ia tak mau menjadi pengawal bangsawan yg trend di masa itu, tetapi menjadi
dirinya sendiri dan selalu melindungi yg  lemah.
satu episode yg palling menarik adalah saat dia mengalahkan Sasaki Kojiro.
sebelum menghembuskan nafas terakhir Kojiro malah memuji Musashi, "that is
splendid" (menunjuk pada strateginya Musashi). jadi Musashi merasa walaupun
ia mengalahkan Kojiro namun Kojiro telah mencapai level kesadaran yg ia
sendiri belum capai. bahwa fight bukan hanya menguasai pedang di tangan,
tapi juga menguasai seni untuk hidup.

3. tentang si Kenshin, aku ndak baca bukunya, tapi lihat animasinya yg 99
serial. tokohnya sangat humanis, empatik pada perasaan orang lain, sering
lucu dan mengalah,  jarang ditemukan pada orang yg suka adu otot. setelah
masa ketenarannya sebagai mesin pembunuh di masa restorasi, dia berjanji
untuk tidak membunuh lagi. jadi setiap lawannya selalu dia kalahkan dan
diberi ampun, banyak dari mereka akhirnya mengikuti jalan si Kenshin,
"fighting to protect the people".

aku suka dengan cerita-cerita samurai itu karena semangat samurai atau
ksatria yg penuh dengan will.

salam,
K

On 12/2/05, Ari Condro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Terimakasih mas Karna .....
>
> 1. Kalo Musashi - Eiji Yoshikawa aku baca bukunya.  Kalo Rurouni Kenshin
> Himura aku penggemar film dan komiku-nya.  Notes, ada musashi jaya -
> Upasara
> Wulung karangan Arswendo Atmowiloto.  Aku lumayan suka cerita itu, meski
> genre dan pilihan style bahsanya rada aneh di jilid jilid awal.
>
> 2. Btw, mbok ya dijlentrehkan momen momen mana yg dianggap inspiratif gitu
> lho ....  lagi malas ya, kok cuma drop one liner or two ajah ...  :))
>
> 3. Ngobrol dikit ttg Kenshin Himura, aku malah lebih suka di latar
> belakang
> politik kenshin ini sendiri.  Amal amal restorasi Meiji, di mana samurai
> harus meletakkan pedangnya, namun para samurai yg kehilangan tuannya, dan
> jadi ronin justru jadi biang kekacauan di mana mana.  Ini kisahnya semasa
> dengan ninja Hattori yak ...
>
> Para samurai harus meredefinisi ulang semangat bushido mereka.  tercatat
> dalam analek masa ini semagat bushido juga mengalami pemaknaan ulang pada
> filsafat hidupnya.  [ semangat bushido ini memang dinamis dan menjadi anak
> jaman dari masa ke masa melenturkan diri menyesuaikan makna jamannya ].
>
>
> 4. Berikut di bawah ini aku kutipkan dari tulisan seorang rekan di milis
> ppi-jepang tentang pemaknaan semangat bushido ini dari masa ke masa.  Ada
> yang menarik dalam tulisan mas antonius pujo ttg bushido di maa Meiji
> yaitu
> masalah :
>
> a. Aturan Keksatriaan, Tugas menolong yang lemah dari kelas peperangan.
> (Bushido, 1900)
>
> b.  Jalan sang prajurit ala Nitobe Inazo ini ..... sangat terpengaruh oleh
> nilai-nilai humanisme Kristen atau Barat.
>
>
>
> salam,
> Ari Condro
>
> Antonius Pujo :
>
> Berikut ini adalah makna Bushido dari Jaman ke Jaman:
>
> (1) Bushido adalah Kemampuan seorang prajurit dalam memenangkan suatu
> pertarungan dengan cara apa pun. Dan kemenangan adalah segalanya. Menang
> untuk hidup atau Kalah lalu mati. (Jaman Pertengahan),
>
> (2) Bushido adalah Jalan Kematian. Kehormatan tertinggi bagi seorang
> prajurit bila dapat mempersembahkan kematiannya untuk menunjukkan
> kesetiaan
> pada Tuannya. Ini juga bisa disebut sebagai kesetiaan buta tanpa melihat
> rasa keadilan di pihak lawannya, karena segala ucapan Sang Tuan adalah
> perintah tertinggi bagi seorang Prajurit(Jaman Pra-Modern).
>
> (3) Bushido hanya sekedar roman zaman feodal yang sudah tidak dibutuhkan
> di
> Jaman Modern. Satu-satunya konsep bushido yang ditanamkan dalam
> militerisme
> diterapkan militer Jepang invansi ke Korea, China, dan mengobarkan Perang
> Asia Pasifik (Jaman Modern). Namun dalam bentuk lain, saat ini semangat
> bushido juga diterapkan  masyarakat tradisional Jepang dalam pengembangan
> ekonomi mereka.
>
>
> 1 Arti harafiah dari Bushido adalah: Bu Senjata, Shi Orang (Bushi Orang
> yang
> dipersenjatai: prajurit), Do Jalan/The Way of Life. Arti Bushido adalah
> Jalan Prajurit. Kemudian, apa yang disebut dengan Jalan Prajurit itu
> sendiri.
>
> Berdasarkan penelitian para sejarawan atau sejarah pemikiran Jepang
> (termasuk dalam thesis saya sendiri), makna dari Bushido itu berbeda-beda
> berdasarkan Jamannya. Berikut ini akan saya berikan kutipan dari beberapa
> sumber referensi:
>
> 2. Referensi dari Jaman Pertengahan Jepang (Abad 12-15)
>
> Ware Kyusen no michi ni tareri. Ima no yo niha Uchikatsu wo Motte Kimitosu
> Jalan Keprajuritan kita di dunia saat ini adalah meraih kemenangan dalam
> pertarungan (Konjaku Monogatarishuu, Jilid 25 Bab 1, Disusun pertengahan
> abad 12).  Dalam Cerita lain di Heike Monogatari disebutkan bahwa, Taira
> Masakado (Kepala Keluarga Taira) pernah mengatakan bahwa, Dalam Dunia ini,
> yang menentukan segalanya bukan para Dewa maupun Sang Budha, namun adalah
> kemampuan diri sendiri. Meraih kemenangan dalam suatu pertarungan adalah
> segalanya.
>
> Ciri Bushido pada Jaman Pertengahan adalah Kemampuan diri dalam
> memenangkan
> pertempuran adalah segalanya. (Tidak mempedulikan dengan cara apa pun).
>
> 3. Referensi dari Jaman Pra-Modern/Edo (1600-1867)
>
> Bushido to iu ha, shinu koto wo mitsuketari Jalan seorang prajurit itu
> adalah menemukan kematiannya (Hagakure, 1716) Bushi taran mono ha,
> Shogatsu
> ganjitsu no asa, zouni no mochi wo iwau tote, hashi wo toruhajimeruyori,
> sono toshi no oomisoka no yuu ni itaru made, hibi yaya, shi wo tsune ni
> kokoro ni atsuru wo motte, hon-i no dai ichi toha tsukaeru ni te
> soro.  Yang
> disebut sebagai prajurit itu adalah, dari saat meraih sumpit untuk makan
> hidangan tahun baru pada setiap pagi di hari pertama awal tahun hingga
> malam
> hari menjelang akhir tahun, di setiap siang maupun malam, selalu
> menyematkan
> kematian di dalam hati, dan menjadikannya sebagai tugas utama yang harus
> dilaksanakan (Budo
>
> Shoshinshuu, 1700?)
>
> Ciri Bushido jaman pra-modern adalah idealisme tugas seorang prajurit
> sebenarnya adalah mempersembahkan hidupnya kepada junjungannya (Tuannya).
> Hal ini nantinya bisa berarti pula, apa pun kebijaksanaan yang diambil
> oleh
> sang tuan, walaupun dirasa tidak adil oleh orang lain, harus dilakukan
> oleh
> sang prajurit sebagai wujud chuugi (=loyalitas) terhadap Sang Tuan. Kedua
> buku di atas ditulis karena rasa keprihatinan yang besar terhadap etika
> para
> prajurit di Jaman Edo yang sudah melupakan tugas-tugas utana yang harus
> dilakukan sebagai seorang prajurit.
>
> 4. Referensi dari Jaman Modern (Meiji Jidai)
>
> Bu-shi-do means literally Military-Knight-Ways-The Ways which fighting
> nobles should observe in their daily life as well as in their vocation; in
> a
> word, the Precepts of Knighthood, the noblesse oblige of the warrior
> class.
> Bu-shi-do secara harafiah Militer-Ksatria-Jalan- Jalan dimana pertarungan
> menjadi pekerjaan sehari-hari mereka; dengan kata lain Aturan Keksatriaan,
> Tugas menolong yang lemah dari kelas peperangan. (Bushido, 1900)
>
> Dari ketiga deretan panjang referensi sejarah makna Bushido, mungkin yang
> paling akhir inilah yang sering dipegang oleh orang-orang di hampir
> seluruh
> dunia untuk mendefinisikan apa sebenarnya Bushido itu. Mengapa hanya yang
> terakhir? Karena hanya buku yang berjudul Bushido: The Soul of Japan karya
> Nitobe Inazo inilah yang pertama kali ditulis dalam bahasa Inggris sebagai
> pengantar pemahaman Cara Berpikir Orang Jepang. Namun sayangnya, dan ini
> mungkin yang kurang dipahami oleh orang-orang non-Jepang, Penulis buku
> tersebut menyusun bukunya tanpa dibekali oleh satu pun referensi bahan
> akademis. Semuanya ditulis hanya berdasarkan pengalaman pribadi ketika ia
> kecil. Ia hanya mengalami zaman feodal sampai umur 10 tahun, dan setelah
> itu
> ia sudah masuk ke Zaman Meiji. Maka bagaimana ia bisa tahu segala sesuatu
> tentang golongan bushi/samurai yang sudah dihapus pada Jaman Meiji?
> Apalagi
> ia menulis buku tersebut ketika berada di AS tahun 1899 yang notabene
> perpustakaannya belum  punya bahan referensi tentang Jepang secara
> lengkap.
>
> Jalan sang prajurit ala Nitobe Inazo ini tidak sesuai dengan kenyataan
> sebenarnya, dan sangat terpengaruh oleh nilai-nilai humanisme Kristen atau
> Barat. Sejak satu tahun setelah penerbitannya hingga saat ini, sudah tak
> terhitung jumlah pakar sejarah dan budaya Jepang yang mengkritik buku
> tersebut (Tsuda Soukichi, Watsuji Tetsuro, Saeki Shinkichi, dll), namun
> orang-orang non-Jepang yang tidak bisa bahasa Jepang tetap mengandalkan
> buku
> Bushido karya Nitobe Inazo sebagai pegangan pengetahuannya.
>
>
> ----- Original Message -----
> From: "karna -" <[EMAIL PROTECTED]>
>
> film yg juga bagus buat inspirasi untuk menolong sesama; musashi (download
> di torrentspy.com), yg sekaligus menghibur anak2 mis. animasi Rurouni
> kenshin-samurai x.
>
>
>
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
>
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/cRr2eB/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke