“Barang siapa berhaji dan tidak berbuat rafas dan fasiq, maka
    diampunilah dosanya sebagaimana ia baru lahir dari kandungan
    ibunya”, Hadist Nabi SAW.


Saya tiba kembali di tanah air hari Minggu pagi 16 Maret 2003, setelah 
berada di Tanah Suci selama 39 hari. Setiba di rumah rasa penat, letih 
dan lelah yang mulai saya rasakan sejak kami beristirahat di Asrama 
Embarkasi Haji Indonesia di Jeddah sehari sebelum kepulangan ke tanah 
air, semakin tak tertahankan. Apalagi sebagian besar dari keberadaan 
saya selama 39 hari di Tanah Suci saya jalani dalam keadaan sakit.. 
Karena itu kecuali waktu makan dan shalat, sepanjang hari Minggu itu 
kerjaan saya hanya tidur. Tamu yang datang tiada henti-hentinya, hanya 
ditemui oleh isteri saya Kurniah, yang selama di Tanah Suci selalu 
sehat, walaupun cukup capek karena selain melakukan berbagai kegiatan 
yang berhubungan dengan pelaksanaan ibadah dan sunah haji——dan sempat 
pula menkhatamkan Qur’an——tetapi juga harus mengurusi dan merawat saya 
yang sakit. Bahkan Kur yang menurut anak-anak perempuan kami lebih 
cantik sepulangnya dari Tanah Suci, terlihat agak sedikit gemuk karena 
selama di sana selera makannya selalu baik.

Ketika bangun keesokan harinya, perasaan letih yang saya bawa dari tanah 
suci sudah mulai sirna. Dan begitu perasaan letih hilang, kerinduan 
kepada tanah haram mulai terasa.

Tidak saja pengalaman spiritual yang sangat berkesan dan tidak akan 
pernah terlupakan, seperti saat-saat berada di Arafah, beribadah di 
Masjidil Haram, dan melaksanakan Arbain di Masjid Nabawi di Madinah, 
atau hal-hal yang “sepele” tapi indah seperti saat-saat kami berdua 
berangkat dan pulang dari Masjid sambil berpegangan tangan---sesekali 
sembari diam-diaman dengan muka “ditekuk”---atau nikmatnya satu pot 
kecil teh susu panas seharga satu riyal sepulang dari shalat Shubuh dan 
shalat Isya dan menyeruputnya sambil berjalan, tetapi juga 
kegiatan-kegiatan peribadatan serta berbagai peristiwa yang ketika 
dijalani dan dihadapi terasa berat seperti sakit yang saya derita, 
sekarang terasa indah belaka. Dan kerinduan itu semakin lama terasa 
semakin mengental.

Tanpa terasa, air mata saya jatuh berlinang membasahi pipi.

Perasaan rindu itu tidak hilang, bahkan setelah saya disibuki oleh 
tugas-tugas kantor, setelah kembali masuk kerja pada tanggal 19 Maret. 
Kur bahkan sampai beberapa hari kemudian kalau terjaga tengah malam, 
sering heran melihat saya tidur di sampingnya, atau kok tempat tidurnya 
lain, karena merasa masih berada di maktab kami di Madinah.

(Setelah Kur menghubungi, beberapa teman sesama jemaah, ternyata mereka 
juga mengalami hal yang sama)

Sekarang baru saya mengerti, walaupun ibadah haji secara fisik cukup 
berat, bahkan kadang-kadang menderita sakit seperti yang saya alami, 
memerlukan biaya yang tidak kecil serta harus meninggalkan keluarga 
dalam waktu yang cukup lama, bagi kebanyakan orang, berhaji satu kali 
seumur hidup, seperti yang disyariatkan agama 1], dianggap tidak cukup. 
Seorang rekan saya yang sudah berhaji dua kali, masing-masing dalam 
tahun 1991 dan 1998, sudah berancang-ancang untuk berhaji lagi.

Ibadah haji memang merupakan ibadah masal, malah sangat kolosal dalam 
segi jumlah jemaah,. yang dalam musim haji 1403 H diperkirakan mencapai 
2,5 juta orang. Tetapi seperti pada berbagai ibadah lainnya seperti 
shalat, pada ibadah haji hubungan antara seorang hamba dengan Khaliqnya 
sangat personal. Dalam ibadah haji, hubungan itu sangat intensif.

Ganjaran terhadap niat, ucapan dan perbuatan baik atau buruk sering 
segera dapat terlihat. Begitu pula kadang-kadang “rapor” seorang hamba, 
diperlihatkanNya dengan cara-cara tak terduga. Karena itu para jemaah 
sering mengalami hal-hal unik yang sering tidak dapat dijelaskan oleh akal.



1) Rasulullah sendiri hanya berhaji sekali seumur hidupnya, yaitu tidak 
lama sebelum beliau wafat pada Tahun Kesepuluh Hijriah. Karena itu haji 
beliau itu juga disebut Haji Wada




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/t7dfYD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke