Pertanyaannya: sistem apa yang pas untuk dapat mencerminkan suatu negara yang berpihak kepada yang menurut Anda "minoritas"? Demokrasi? Apakah Anda yakin jika ternyata nantinya "kaum fundamentalis" memenangkan suara mayoritas dengan cara yang demokratis, juga disebut dengan tidak demokratis? Atau dengan kata lain Anda yang pinter akan mengatakan, bahwa yang berhak untuk menjalankan demokrasi adalah kaum sekuler? Cobalah untuk berfikir jernih, jangan hanya bisa memanaskan suasana. Kalau saja di Indonesia ini sudah tidak ada toleransi, niscaya tidak ada pihak lain kecuali "para fundamentalis" yang Anda maksud. Tapi lihat kenyataan, ternyata orang sekuler makin banyak. Atau jangan-jangan, fundamentalis yang itu adalah diri Anda sendiri.
Samba ----- Original Message ----- From: "noteokrasi" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Sunday, December 04, 2005 11:00 AM Subject: [ppiindia] Re: Kiriman Artikel: Setahun Memasung Kebebasan Beragama > [EMAIL PROTECTED] wrote: > > Setahun Memasung Kebebasan Beragama > > Oleh: M. Guntur Romli > ___ > > Indonesia akan menjadi neraka bagi kaum non-muslim karena kaum > radikal muslim dengan sengaja telah menciptakan sebuah kondisi dan > situasi yang menjadikan kaum non-muslim merasa tidak nyaman tinggal > di negara ini. Tidak nyaman di dalam beribadah sesuai keyakinan > sendiri, tidak nyaman di dalam berinvestasi dengan cara sendiri, > tidak nyaman di dalam bermasyarakat sesuai dengan nilai-nilai yang > diyakininya sendiri, tidak nyaman di dalam beropini sesuai dengan > kapasitas sendiri dan lain sebagainya. > > Melalui berbagai pendekatan sistemik (baik melalui perantara di > Legislatif, Yudikatif, Eksekutif maupun melalui ormas-ormas dan > lembaga-lembaga onderbownya)radikal muslim ini secara gencar > melancarkan berbagai keresahan. > > Tragisnya adalah negara (dalam hal ini aparat keamanan) tidak cukup > berbuat untuk menindak kaum radikal ini sehingga mereka merasa > mendapat legitimasi untuk memelihara kekacaubalauan tersebut. > > Noteo > > > > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a difference. Find and fund world-changing projects at GlobalGiving. http://us.click.yahoo.com/vlzMKB/PbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

