** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com 
**http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/12/8/e5.htm


Hadapi Ketidakpastian Perekonomian---- Menkeu Rangkul Pengusaha  


Jakarta (Bali Post) -
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengaku siap melakukan 
koordinasi lebih intensif dengan kalangan pengusaha yang tergabung dalam Kamar 
Dagang dan Industri (Kadin) Indoensia. Menurutnya, Kadin merupakan bagian 
penting yang tidak bisa diabaikan oleh pemerintah mengingat perannya dalam 
ekonomi sangat besar.

"Semuanya termasuk Kadin perlu dilibatkan sebelum pemerintah mengambil 
keputusan," kata Sri Mulyani dalam sambutan usai serah terima jabatan dari 
Menteri Keuangan Jusuf Anwar di Departemen Keuangan, Jakarta, Rabu (7/12) 
kemarin.

Ia mengakui, selama ini Kadin yang mewakili kalangan pengusaha kerap 
menyuarakan pendapatnya yang begitu tajam di publik melalui media. Hal ini 
menurut Menkeu baik-baik saja. Tetapi, untuk lebih bisa mengakomodasikan saran 
dari Kadin, pemerintah siap melakukan komunikasi lebih intensif. Terhadap 
langkah-langkah apa yang akan diambil dirinya selaku Menkeu baru, Sri Mulyani 
belum bisa menjanjikan apap-apa.

"Saya tidak bisa menjanjikan apa-apa kecuali serius dalam bekerja," katanya 
sambil mengharapkan dukungan dari berbagai pihak. Khusus pada para mantan 
Menkeu yang hadir, seperti Ali Wardhana, Frans Seda, Marie Muhammad serta Fuad 
Bawazier, Sri Mulyani berharap betul mendapat dukungan dan masukan saran agar 
bisa membawa bangsa Indonesia ke arah lebih baik.

Mengenai prospek ekonomi ke depan, ia mengaku masih banyak ketidakpastian. 
Meski Jusuf Anwar mengatakan sudah banyak hal yang dilakukan tim ekonomi 
terdahulu dan pekerjaan kabinet ini lebih mudah, baginya pekerjaan membenahi 
ekonomi di tahun depan tetap saja masih sulit. Sayangnya, ia belum bisa 
memetakan masalah apa yang akan dijadikan prioritas penanganan.





Banyak Dicapai

Sementara itu, dalam sambutannya, Jusuf mengatakan, dalam 13 bulan memimpin 
Departemen Keuangan sudah banyak hal yang dicapai. Beberapa kendala seperti 
lonjakan minyak, kenaikan bunga the Fed, gelombang tsunami, wabah folio, flu 
burung dan teror bom telah membuat anggaran negara tertekan. Tetapi, semua itu 
telah bisa diselesaikan dengan baik.

Dengan dicabutnya subsidi minyak, sambung Jusuf, maka tim ekonomi akan bekerja 
lebih ringan. Karena itu dia meyakini arah ekonomi ke depan akan lebih baik. 
Beberapa pencapain yang telah berhasil diarih tim ekonomi lalu adalah telah 
selesainya draft UU Perpajakan dan Bea Cukai serta RUU menganai retribusi dan 
pungutan daerah.

Selain itu, reformasi perpajakan dan bea cukai telah membawa pendapatan negara 
ke arah lebih baik. Di bidang pengelolaan keuangan, pemerintah bisa mengatasi 
tekanan minyak melalui revisi APBN yang sampai dua kali. Selain itu, obligasi 
internasional yang diterbitkan setahun ini telah sukses dan disambut baik 
pasar. Terbukti, permintaan asing terhadap obligasi valas mencapai tiga kali 
lipat. "Untuk kali pertama pula kita bisa menerbitkan obligasi negara berjangka 
30 tahun dan diserbu pasar," katanya. Meski begitu, Jusuf tetap mengingatkan 
tantangan ke depan masih cukup besar.

Terutama dalam hal mengatasi inflasi yang masih tinggi, penciptaan lapangan 
kerja dan juga pengurangan tingkat kemiskinan. Bagaimanapun, tegas dia, 
stabilias makro harus menjadi prioritas yang harus ditangani tanpa harus 
melupakan sektor riil. (kmb2)

Sri Mulyani Indrawati
''Prospek ekonomi ke depan masih banyak ketidakpastian. Pekerjaan membenahi 
ekonomi tahun depan tetap saja masih sulit. Untuk itu perlu dukungan pengusaha 
dan masyarakat sehingga perekonomian Indonesia cepat bangkit.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help tsunami villages rebuild at GlobalGiving. The real work starts now.
http://us.click.yahoo.com/HrzMLB/KbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Kirim email ke