Saturday, December 10, 2005    Mahasiswa, Ada Apa Denganmu ...!?     
  Oleh: Abd. Muluk Al - Jamilie


  Sejarah telah membuktikan bahwa setiap momentum perubahan di berbagai belahan 
dunia selalu menempatkan mahasiswa sebagai sumber energi, pelaku dan pendukung 
utama. Sebut saja Revolusi Jerman, Revolusi China sampai Revolusi Islam Iran 
semuanya melibatkan partisipasi aktif mahasiswa, baik sebagai penggagas, 
perekayasa, aktor atau sekedar penyokongnya. Begitu pula momentum kebangkitan 
di Indonesia, seperti kelahiran Budi Utomo 20 Mei 1908 sebagai fundamen pertama 
kebangkitan nasional, Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Proklamasi Kemerdekaan 17 
Agustus 1945, kemunculan Orde Baru 1966, serta reformasi Mei 1998, semuanya 
dimotori oleh mahasiswa. Fakta sejarah itulahyang menjadikan mahasiswa sering 
dijuluki sebagai agent of change ( agen perubahan ) atau motor kebangkitan.
   
  
  
  Mahasiswa selalu menjadi aktor penting dalam setiap perubahan bangsa karena 
mahasiswa memiliki sifat mendasar dan jatidiri yang unik. Sifat mendasar 
mahasisiwa terletak pada jiwa mudanya yang idealis, kreatif, serta resah 
terhadap ketidakberesan. Sifat mendasar ini sinergis dengan jatidiri mahasiswa 
sebagai anak didik, mahasiswa harus tekun belajar, rajin membaca, berpikir dan 
berdiskusi, suka meneliti serta aktif dalam banyak forum ilmiah, sehingga 
menguasai disiplin ilmunya dan berwawasan luas, namun jiwa mudanya protes dan 
memberontak begitu melihat kenyataaan di masyarakat tak sesuai dengan apa yang 
dipelajarinaya. Apalagi mahasiswa anak bangsa yang harus peduli terhadap 
bangsanya. Mahasiswa sejati akan selalu resah bila melihat kezaliman dan 
ketidakadilan. Karena itulah, mahasiswa sampai kapanpun akan selalu menjadi 
pemain penting dalam setiap perubahan masyarakat.
   
  
  
  Namun, selama ini yang kita lihat realiltasnya tidaklah seindah bayangan 
kita. Masih terlalu banyak mahasiswa yang tidak tahu tanggung jawabnya sebagai 
pengemban rakyat. Pandangan tersebut, tentunya berimplikasi pada posisi dan 
peran mahasiswa, sebagai eksistensi mahasiswa di mata masyarakat memudar. 
Fenomena hari ini menjelasakn bahwa dari tahun ke tahun rasa kepedulian 
mahasiswa terhadap masyarakat agaknya mengalami penurunan yang cukup berarti, 
kita telah dininabobokan oleh budaya hedonisme dan terjerat kedalam kubangan 
kapitalisme. Dua budaya inilah lambat laun memasuki relung kehidupan kita tanpa 
di sadari.
   
  
  
  Sederhana saja kalau kita ingin melihat fenomena ini, kita dapat melihat 
disekeliling kita banyak mahasiswa yang mengidap sindrom lingkaran setan yakni 
kos, kuliah, kantin dan begitu seterusnya tanpa memiliki variasi kegitan yang 
cukup bermakna dengan sebagian mahasiswa yang berkecimpung di unit - unit 
kegiatan mahasiswa di intra maupun di ekstra kampus. Oleh karena itu 
sesungguhnya disamping keheroikan label mahasiswa yang begitu gagah di depan 
masyarakat juga menuntut pembuktian atas hal itu.
   
  
  
  Merevolusi kesadaran, itulah sebenarnya yang mesti kita benahi jika masih 
meyakini bahwa merekonstruksi perubahan ke arah yang lebih progresif adalah 
bagian dari salah satu tugas intelektual mahasiswa karena mahasiswa mepunyai 
tanggung jawab yang lebih jika di bandingkan dengan elemen masyarakat lain. dan 
itu membutuhkan satu kesadaran. Kesadaran yang tumbuh dari setiap mahasiswa 
bahwa ia tidak saja mesti menyelesaikan problem - problem sosial kemasyarakatan 
yang ternyata jauh lebih rumit ketimbang belajar teorinya dan baca buku dalam 
kelas. Keseimbangan dua aspek tadi yakni teori dan praktek setidaknya akan 
membentuk pemahaman yang utuh. Teori saja tanpa praktek adalah omong kosong, 
dan praktek tanpa teori akan di khwatirkan akan chaos.***
   
  
  
  Penulis adalah mahasiswa Universitas Muhamadiyah Yogyakarta jurusan Hubungan 
Internasional. Asal Kec. Kubu, Kab. Rokan Hilir - Riau
   
  Link: http://muljana.blogspot.com/


                        
---------------------------------
Yahoo! Shopping
 Find Great Deals on Holiday Gifts at Yahoo! Shopping 
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/f4eSOB/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke