Menjelang Natal hampir disetiap toko di dunia ini penuh dengan pembeli.
Hampir semua orang berburu barang-barang yang memiliki label yang
keren-keren, agar kelihatan nih buatan luar negri dan juga nih barang mahal
euuuu.uuy! Mulai dari anak-anak s/d kakek gaek yang mo modar sekalipun masih
tertarik oleh segala macam label, mulai dari celana dalam s/d sabun mandi
harus memiliki label tertentu, bahkan ke rumah ibadah pun demikian, apabila
sang pengkhotbah memiliki label sebagai pengkhotbah sejuta umat, pasti
umatnya pun akan datang berbondong-bondong.

Demi label kita bersedia membayar harga tingi bukan hanya dengan uang saja
kalau perlu dengan darah sekalipun mereka ikhlas untuk membayarnya, lihat
saja berapa banyak orang yang bersedia mati demi label yang satu karena
sewot diberi label "Jahat" sedangkan yang lain karena ingin mendapat label
"Jihad". 

Dan tidak bisa dipungkiri juga bangsa kita tidak bisa bersatu, karena
kebanyakan labelnya, masing-masing merasa label agama, label suku, label
status yang dimilikinya adalah yang terbaik. Kita manusia sebenarnya
dikota-kotak satu dengan yang lain juga hanya berdasarkan label saja.

Apa bedanya minum kopi di Starbak sama diwarung kopi lainnya, yang sudah
pasti demi label kita harus bersedia bayar empat sampai lima kali lipat dari
harga kopi ditempat lain. Begitu juga kalau kita beli T-Shirt yang no-name
dengan T-Shirt yang sudah berlabel perbedaannya bisa 10 kali lipat, semuanya
hanya demi label saja. Tanya sama diri sendiri; kenapa banyak orang Jkt
senang ke Bdg, karena disono mereka bisa beli baju, sepatu maupun tas yang
memakai label kloningan baca palsu, mulai dari Christian Dior s/d Esprit
semuanya ada. 

Secara tidak sadar mereka ini sebenarnya melakukan penipuan, pertama menipu
pabrik sipemilik label, kedua menipu orang yang lain yang melihatnya, ketiga
menipu diri sendiri. Dan tanyalah sama diri sendiri apakah ini dosa ? Ini
semuanya kita lakukan hanya demi ingin mendapatkan label sebagai "Wong
Sugih" yang ngetren begitu.

Apakah Anda ingin tulisan yang Anda posting mendapatkan jawaban di milis ?
Mudah, gunakanlah kata-kata kasar dengan menghina sesama rekan di milis,
pasti Anda akan mendapatkan jawaban. Komentar yang berbentuk pujian pada
umumnya isinya selalu singkat, tetapi kebalikannya komentar kritikan, isinya
selalu panjang. Dan tanyalah penulis mana yang ngetop di milis, pada umumnya
adalah para penulis provokatif yang sering menggunakan kata-kata yang jorok
dan kasar, sebab tulisan mereka  pasti dibaca orang. Jadi kesimpulannya
berikanlan label kasar dan jorok di dalam tulisan Anda pasti dijamin laku
dan akan banyak yang mengomentarinya !

Sejak mang Ucup mulai bermilis ria, banyak sekali pembaca yang memberikan
gelar label dari universitas Bonbin mulai dari "Kecoak s/d Buaya", begitu
juga dengan mereka yang merasa kagum atas oret2annya mang Ucup, sehingga
merasa perlu memberikan predikat mulai dari label "Goblok s/d Sinting",
sedangkan para agamawis biasanya menobatkan saya dengan label "Iblis s/d
Nabi Sesat" jadi komplit sudah cem-macem label yang pernah mang Ucup
dapatkan, tetapi tidak satu label pun yang nempel di jidat saya apalagi
sampai tembus ke ulu hati, semua label-label tersebut hanya sekedar numpang
lewat saja.

Masalahnya label apapun yang diberikan kepada saya, entah itu label yang
berisikan pujian ataupun hinaan tidak akan dapat merubah kepribadian maupun
perasaan saya. Apakah melalui label tersebut, mang Ucup nya akan berubah
menjadi lebih baik atau lebih jahat ? Apakah melalui label tersebut kasih
sayang istri maupun keluarga saya akan berkurang ? Apakah melalui label
tersebut nilai harga diri saya semakin berkurang ?Tidak !

Walaupun kenyataannya harus diakui dan juga terbuktikan, bahwa banyak sekali
persahabatan maupun pernikahan menjadi kandas, hanya karena gara-gara label!
Ketika ia masih memiliki label "konglomerat" sahabat pun berjibun, tetapi
ketika labelnya berubah menjadi "wong miskin" maka berakhir pulalah
persahabatan maupun pernikahan tersebut.

Sejak kita brol lahir di dunia ini, sebenarnya kita sudah diberikan label
berupa nama keluarga maupun nama panggilan, dan tanyalah apakah kita telah
bisa menjaga label nama keluarga kita dengan baik, apakah kita bisa menjaga
label nama diri sendiri ? Dan bagaimana dengan label nama jabatan, pangkat,
maupun gelar Anda, apakah ini bisa dinyatakan benar-benar bersih tulen tanpa
noda KKN ?  Tanyalah berapa kali sudah kita nyolong pulsa telpon kantor atau
menyolong jam kantor dengan pulang lebih awal ataupun bolos kerja dengan
1001 macam alasan !

Setiap orang akan merasa sewot dan marah apabila mendapatkan barang yang
tidak sesuai dengan labelnya, apakah Anda tidak akan marah apabila membeli
Oli merek Top 1, tetapi kenyataannya isinya tidak identis dengan labelnya.
Berapa kali sudah kita mendengar maupun membaca si Pulan yg memiliki label
sebagai penganut agama X, tetapi kok kenyataannya selainnya korupsi
gede-gedean, ia juga masih punya banyak istri simpanan tuh !

Begitu juga berapa kali sudah mang Ucup memalsukan label, dari label status
nikah, dirubah menjadi bujangan ting-ting, eh jadi duda tong-tong deng !

Oleh sebab itulah marilah kita renungkanlah bersama, apakah label agama yang
Anda anut pada saat sekarang ini sudah identis dengan prilaku Anda
sehari-hari ? Ataukah ini juga hanya sekedar label klonginan saja, sebab
masih jauh bedanya antara label dan kelakuan ! Dengan mudah kita bisa
mengelabui orang lain melalui label palsu, tetapi jangan harap kita akan
bisa membohongi diri sendiri maupun Sang Pencipta !

Mang Ucup
Email: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: www.mangucup.net



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/t7dfYD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke