--- Erwin Usman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


> 
> FYI,
> perkembangan terakhir dari kawan2 di riau dan kab.
> bengkalis, serta hasil
> pembicaraan saya via telpon dgn
> kapolres bengkalis akbp agung (14/12 dan hari ini),
> ke 13 nelayan yg
> "hilang" ini sebelumnya "diamankan" di polsek tebing
> tinggi - bengkalis.
> katanya, untuk menghindari penyerangan dan
> pertempuran yg lebih besar dan
> meluas dengan kelompok nelayan jaring batu (sejenis
> alat tangkap
> mini-trawl).
> seluruh nelayan tsb telah dipulangkan sejak tgl
> 15/12/05 kemarin, tanpa
> syarat.
> 
> jika kawan2 mau menelpon/mengirim surat ke
> alamat/nomor2 pejabat di
> bengkalis & riau, sebaiknya difokuskan pada upaya
> penyelesaian konflik nelayan ini dengan cara-cara
> non-kekerasan dan tidak
> memihak pada kepentingan kelompok pengusaha nelayan
> jaring batu. sebab, konflik ruang/kawasan perairan
> ini telah berlangsung
> lebih dari 20 tahun.
> nyaris semua warga riau dan sekitarnya tahu (minimal
> pernah dengar) ttg
> kasus nelayan di bengkalis ini.
> 
> tak lupa, terima kasih banyak pada rekan-rekan yg
> sdh meluangkan waktunya
> untuk melakukan urgent action atas kasus ini.
> 
> hormat selalu,
> 
> MEU
> 
> 
> ----- Original Message -----
> From: <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>;
> <[EMAIL PROTECTED]>;
> <[EMAIL PROTECTED]>
> Cc: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
> <[EMAIL PROTECTED]>;
> <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Wednesday, December 14, 2005 10:16 AM
> Subject: [WalhiNews] Urgent Action ! selamatkan
> nelayan tradisional
> bengkalis
> 
> 
> > Salam....
> > 13 nelayan rawai kecamatan bantan kabupaten
> bengkalis, masih hilang dan
> > tidak diketahui posisinya sampai dengan saat ini.
> pihak kepolisian belum
> > melakukan tindakan apapun. sebelumnya nelayan
> tersebut dikejar-kejar oleh
> > kapal jaring kurau milik pengusaha bermodal besar
> berkebangsaan cina
> > singapore (kronologis dibawah).
> >
> > untuk itu kami sangat mengharapkan kawan2 dapat
> menelpon atau mem-fax kan
> > surat kepada pihak terkait dibawah ini agar segera
> melakukan pencarian
> > terhadap nelayan yang hilang tersebut dan
> bertanggungjawab untuk
> > menyelesaikan  konflik yang sudah terjadi selama
> 23 tahun ini.
> >
> > kapolres bengkalis/ AKBP. Agung :08127528387
> > Ketua DPRD Riau/ Chaidir : 0811759620
> > Kapolda Riau/ Damanhuri : 08127541974
> >
> > fax :
> > DPRD Riau :0761-21661
> > Dinas Perikanan bengkalis : 0766-22510
> > Gubernur Riau : 0761-33477
> > kapolres Bengkalis : 0766-23540
> > kapolri : 021-3925527
> > komnas ham : 021-3925227
> > DPRD Bengkalis : 0766-21080/ 22797
> > Bupati Bengkalis : 0766-21687
> >
> >
> >
> > regards,
> > Teguh
> >
> >
> >
> > Kronologis  12 Desember 2005
> > Update Nelayan Bengkalis
> >
> > 12 Desember 2005 pukul 9.00 WIB Solidaritas
> Nelayan Kecamatan Bantan
> > (SNKB) yang terdiri dari nelayan dengan alat
> tangkap  tradisional (Rawai),
> > menggunakan 4 kapal pompong, 2 dari desa Pambang
> dan 2 dari desa Selat
> > Baru melakukan ronda laut.
> >
> > Ronda laut dilatar belakangi oleh semakin maraknya
> penjarahan hasil
> > perikanan terutama spesies ikan Kurau di wilayah
> tangkap nelayan
> > tradisional  oleh kapal Jaring Kurau milik
> pengusaha bermodal besar (Cina
> > & Bupati). Penjarahan ini sudah berlangsung selama
> 20 tahun dan
> > mengakibatkan nelayan rawai kehilangan mata
> pencaharian serta musnahnya
> > spesies ikan kurau di wilayah tangkap mereka.
> >
> > Tidak berapa lama kelaut, SNKB berhasil menangkap
> 1 kapal jaring kurau
> > yang beranggotakan 7 orang ABK. Di saat  proses
> penangkapan, kapal jaring
> > kurau yang lain datang mengejar ke lokasi,
> sehingga SNKB hanya membawa 5
> > ABK ke darat dan meniggalkan kapal beserta 2 ABK
> lainnya.
> >
> > Sesampainya di darat tepatnya di desa Selat Baru,
> sekitar pukul 10.00 WIB
> > SNKB melaporkan peristiwa penangkapan tersebut ke
> Koramil Bengkalis.
> >
> > Pukul 14.00 WIB Polres Bengkalis datang ke lokasi,
> setelah itu disusul
> > oleh Danramil (Noto) berserta pegawai Dinas
> Perikanan Bengkalis yang
> > bernama Hasan Basri.
> >
> > Pada saat terjadi kejar mengejar tersebut, 2 kapal
> pompong milik nelayan
> > suku asli yang menggunakan alat tangkap
> tradisional Jaring Udang ditabrak
> > kapal jaring kurau. Satu buah pompong hancur dan
> tenggelam sedangkan
> > pemilik pompong dipukuli dengan menggunakan besi
> sehingga mengalami luka
> > parah. Saat ini nelayan tersebut sudah dibawa
> pulang ke rumah untuk
> > mendapatkan perawatan.
> >
> > Di desa Selat Baru Polres Bengkalis membawa 5 ABK
> yang ditahan SNKB ke
> > Mapolres Bengkalis, dengan alasan pengamanan pada
> pukul 15.00 WIB. Setelah
> > sepuluh menit  meninggalkan desa Selat Baru, 7
> orang oknum Polres
> > Bengkalis dengan menggunakan mobil dinas kembali
> ke desa dan menahan 2
> > orang pemuda yang bernama Emi dan Yanto.
> >
> > Aksi penahanan tersebut mendapat perlawanan dari
> ke dua pemuda tersebut
> > dan dari para kaum Ibu. Kaum ibu mengancam akan
> membakar mobil dinas
> > polisi tersebut kalau kedua pemuda tersebut tetap
> ditahan. Akhirnya ke-7
> > oknum Polres Bengkalis membatalkan niat menangkap
> ke-2 pemuda tersebut dan
> > meninggalkan desa Selat Baru.
> >
> > Namun pada pukul 17.30 WIB, nelayan rawai yang
> sedang berkumpul di desa
> > Selat Baru guna mendiskusikan kejadian hari ini
> mendapat info dari Suing
> > salah seorang nelayan rawai yang baru pulang dari
> laut, mengatakan bahwa 4
> > buah pompong nelayan rawai yang terdiri dari 13
> ABK terlibat kejar
> > mengejar dengan kapal jaring kurau milik Ujang
> Karim dan menanyakan apakah
> > mereka sudah pulang ke desa.
> >
> > Spontan nelayan yang sedang berkumpul menghubungi
> para keluarga korban
> > untuk menanyakan keberadaan suami dan anak mereka.
> Pihak keluarga
> > menjawab, bahwa sampai dengan pukul 23.53 WIB
> suami dan anak mereka belum
> > sampai di rumah.
> >
> > Saat ini nelayan rawai yang tergabung dalam SNKB
> sedang berkumpul dan
> > berjaga-jaga di desa masing-masing, dan beberapa
> orang dari mereka kembali
> > menghubungi Danramil untuk melaporkan kejadian
> tersebut.
> >
> > Catatan :
> > Ke-4 buah kapal pompong yang hilang berikut
> ABK-nya adalah :
> > a. 2 buah kapal pompong berasal dari desa Teluk
> Ondan 1, dengan ABK 5
> > orang (Atan, Arif, Iwan, Zaini, Syamsudin)
> > b. 1 buah kapal berasal dari desa Teluk Ondan 2,
> dengan ABK 4 orang (Amat,
> > Ali, Dolah, Azmi)
> > c. 1 buah kapal berasal dari desa Bantan Air,
> dengan ABK 4 orang (Ali,
> > Eri, Mail, Rasyidin)
> >
> 
> 
> 
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Clean water saves lives.  Help make water safe for our children.
http://us.click.yahoo.com/YNG3nB/VREMAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke