wa alaykumussalam wr wb,

1. lha ini din syamsudin yg ketua pp muhammadiyyah dan sekjen MUI juga
mengucapkan natalan. bahkan sudah bertahun tahun yg lampau.  din syamsudin
termasuk islib juga mas ???  seperti tuduhan sampean ke ade armando ?.

2. menurut saya sih ini pilihan pribadi masing masing.  toh sama sama punya
pengangan.  dan gak ada yg menjual keimanan hanya dengan mengucapkan salam.
dahulukan akhlak diatas fikih .....  apalagi kalo kalau memang ada pilihan
yg lebih menyejukkan.


salam,
Ari Condro


http://www.kapanlagi.com/h/0000086340.html

Din Syamsuddin dan Ucapan Selamat Natal

Kapanlagi.com - Ada pengakuan menarik dari Ketua Umum Pimpinan Pusat
(PP) Muhammadiyah Prof DR HM Din Syamsuddin MA soal muslim memberikan
ucapan selamat Natal.

"Saya tiap tahun memberi ucapan selamat Natal kepada teman-teman
Kristiani," katanya di hadapan ratusan umat Kristiani dalam seminar
Wawasan Kebangsaan X BAMAG Jatim di Surabaya (10/10).

Din yang juga Sekretaris Umum MUI Pusat itu menyatakan MUI tidak
melarang ucapan selamat Natal, tapi melarang orang Islam ikut
sakramen/ritual Natal.

"Kalau hanya memberi ucapan selamat tidak dilarang, tapi kalau ikut
dalam ibadah memang dilarang, baik orang Islam ikut dalam ritual Natal
atau orang Kristen ikut dalam ibadah orang Islam," katanya.

Dalam kesempatan itu, ayah tiga anak yang dilahirkan di Sumbawa Besar
pada 31 Agustus 1958 itu terlihat sibuk menjelaskan kepada peserta
seminar tentang pluralisme, liberalisme, dan sekulerisme.

"Pluralisme agama itu tak disorot MUI, tapi MUI menyoroti jika
pluralisme dibelokkan sinkretisme (semua agama sama). Jadi, fatwa itu
salah dalam judul," kata doktor alumnus University of California at Los
Angeles (UCLA), AS.

Din bernama lengkap Sirajuddin Syamsuddin itu juga tampak tenang saat
menjawab pertanyaan tentang SKB terkait izin pendirian rumah ibadah yang
mensyaratkan izin dari puluhan tetangga di sekitar tempat ibadah.

"SKB itu tidak melarang orang beribadah tapi merupakan upaya mencegah
bentrok, karena saya kira perlu komunikasi, perlu kesepakatan atau
rambu-rambu yang disepakati bersama," katanya.

Mantan Dirjen Binapenta di Departemen Tenaga Kerja RI itu mengaku ada
yang perlu dikomunikasikan bahwa pemeluk Kristen itu mempunyai ratusan
sinode yang berbeda gereja.

"Kalau Islam itu NU atau Muhammadiyah tetap bisa shalat dalam masjid
yang sama, tapi kalau Kristen harus dalam rumah ibadah yang berbeda.
Mungkin ini yang belum diketahui, sehingga dituduh macam-macam," katanya.

Atas dasar realitas itu, Din mengajak umat semua agama untuk memikirkan
solusi mencegah bentrok antaragama yang umumnya terkait pendirian tempat
ibadah dan penyiaran agama.

"Bisa juga dengan menyusun daftar keberatan Kristen, Islam, dan agama
lain yang dibuat semua agama dan akhirnya dibahas bersama," katanya. (*/dni)


----- Original Message -----
From: "A Nizami" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Thursday, December 22, 2005 10:38 AM
Subject: [ppiindia] Hukum Mengucapkan Selamat Natal


Assalamu'alaikum wr wb,

Berikut perdebatan saya dengan pak Arief Wiryanto
tentang ucapan Selamat Natal. Sebagai tambahan, Buya
Hamka ketika menjabat jadi ketua MUI sempat dimusuhi
Soeharto karena berfatwa haram mengucapkan selamat
Natal dan menghadiri perayaan Natal


Di bawahnya ada pula tulisan Ade Armando yang
disinyalir Islib menentang fatwa haram mengucapkan
selamat Natal dengan alasan agar saling menyayangi.
Padahal dalam Islam kepercayaan/aqidah bukanlah hal
yang ditawar2. Oleh karena itu pada takbir kita
mengucapkan "Mukhlisiina lahud diin walaw karihal
kaafiruun" (Ikhlas dalam agama Allah meski orang kafir
membencinya).





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/SBefZD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke