Benarkah kehidupan sebagai kafir dzimmi itu semanis postingan mas agus
nizami dibawah ini ?

saya kirim sedikit info ttg kehidupan kafir dzimmi.  silakan disimak berikut
ini.  dzimmi adalah dari orang yg sudah ditaklukkan (sudah menyerah), mereka
tidak boleh mendirikan gereja, jika mereka beribadah dan ada kaum muslimin
di sekitar mereka, maka mereka tidak boleh bersuara, mereka tidak boleh
memukul seorang pun dari kaum muslimin, dan seterusnya

salam,
Ari Condro

"Seperti ayat-ayat tentang tidak memerangi orang yang tidak memerangi kita.
Kalau kita periksa juga di surat Al-Baqoroh ayat 190-193, atau surat
At-Taubah ayat 29, atau surat An-Nisaa ayat 90, lalu kita periksa tafsirnya,
dapat kita temukan bahwa yang dimaksud "tidak memerangi kita" dan "meminta
perlindungan" di sini adalah "menyerah". Jelas sekali di surat At-Taubah
ayat 29 ini, bahwa syaratnya jika mereka tidak mau masuk Islam adalah harus
bayar Jizyah (semacam pajak yang harus mereka bayar kepada penguasa
muslimin). Orang-orang ini dinamakan Kafir Dzimmi. Tapi bukan berarti jika
ada orang yang murtad dari Islam, lalu menjadi kafir dan dia mau menjadi
Kafir Dzimmi dengan membayar Jizyah itu akhirnya dilindungi dan tidak
dibunuh, tidak demikian, tidak ada riwayatnya yang demikian sama sekali.
Karena hukumnya berbeda. Kalau dari awal dia memang sudah kafir, dan dia
menyerah dan tunduk kepada penguasa muslim, kemudian dia mau bayar jizyah,
maka dia berhak mendapatkan pelindungan dari penguasan kaum muslimin. Tapi
kalau tadinya beriman, lalu murtad jadi kafir, lalu minta perlindungan,
tidak ada riwayat yang demikian.

Sekalipun dia dilindungi sebagai kafir zimmi, kalau antum baca tafsiran
surat At-Taubah ayat 29 itu di kitab Tafsir Ibnu Katsir, maka akan antum
dapatkan riwayat bahwa kafir dzimmi itu dalam keadaan yang sangat hina dan
sangat terbatas, mereka tidak boleh mendirikan gereja, jika mereka beribadah
dan ada kaum muslimin di sekitar mereka, maka mereka tidak boleh bersuara,
mereka tidak boleh memukul seorang pun dari kaum muslimin, dan seterusnya".


----- Original Message -----
From: "A Nizami" <[EMAIL PROTECTED]>

Sebenarnya sejak awal sejarah hidup berdampingannya
umat Islam dengan umat nasrani, tidak pernah muncul
masalah tentang hukum ucapan selamat natal. Hal
terjadi lantaran sejak dahulu, umat nasrani yang hidup
di bawah perlindungan umat Islam selalu melakukan
ibadah mereka dengan bebas dan terjamin.





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/f4eSOB/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke