Di bawah ada statement dari BI tentang gaji Gubernur
BI yang begitu wah (ada yang bisa konfirmasi
kebenarannya?), yaitu Rp 2,68 milyar setahun. Menurut
mereka gaji itu wajar karena tanggung-jawabnya besar.
Mereka juga membandingkan gaji itu dengan gaji pejabat
bank-bank swasta di Indonesia serta institusi lainnya
di luar negeri.

Yang mereka lupa adalah: Indonesia negara miskin.
Sedang rekan yang mereka bandingkan seperti AS adalah
negara kaya di mana pendapatan US$ 1800 per bulan
untuk satu keluarga masih tergolong miskin. Jika
Gubernur BI yang sekarang diberhentikan, apa bisa dia
melamar kerja jadi pimpinan The Fed di AS?

Presiden yang tanggung-jawabnya jauh lebih besar dari
Gubernur BI gajinya hanya Rp 62 juta/bulan. Tidak
wajar Gubernur BI meminta sampai hampir 4 kali lipat
dari itu. Gaji Direktur Bank Swasta yang mereka
bandingkan pun apa pantas? Kita tahu bank-bank swasta
di Indonesia boleh dikata hampir merugi semua sehingga
negara RI harus membantu senilai ratusan trilyun
rupiah lewat BLBI dan KLBI. Salah satunya adalah gaji
Direksi yang terlalu besar dan kredit macet. Dari situ
nyata gaji besar tidak menjamin bagusnya kinerja.
Justru membuktikan adanya keserakahan yang bisa
menimbulkan KKN dan kredit macet.

Di sisi lain UMR karyawan/buruh ditekan begitu rendah
hingga hanya Rp 800 ribu/bulan. Pemerintah dan para
direksi perusahaan swasta tidak berani menaikan UMR ke
Rp 1,3 juta/bulan dengan alasan gaji yang Rp 1,3 juta
per bulan itu terlalu besar dan membangkrutkan
perusahaan!

Ini jelas adanya ketimpangan gaji pekerja tertinggi
dengan terendah di Indonesia. Tidak ada batasan sama
sekali. Dengan gaji tertinggi orang bisa berfoya-foya,
sementara dengan gaji terendah para karyawan/buruh
hidup di bawah garis kemiskinan. Uang yang seharusnya
bisa digunakan untuk mempertinggi UMR sudah habis
untuk gaji Direksinya yang terlalu besar.

Mestinya ada batasan rentang gaji tertinggi dan
terendah di setiap perusahaan/instansi di Indonesia.
Misalnya gaji tertinggi maksimal 40 x dari gaji
terendah. Jika gaji terendah hanya Rp 1 juta, berarti
gaji tertinggi tidak boleh lebih dari Rp 40
juta/bulan.

--- "Syarief \"ayiep\" Hidayatullah"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Awal pekan ini telah beredar di media informasi
> tentang remunerasi anggota Dewan Gubernur Bank
> Indonesia (BI). Berikut ini pernyataan pimpinan
> tertinggi di BI:
> 
> Sebagai upaya memenuhi tanggung jawabnya terhadap
> masyarakat, BI berusaha untuk mencapai kinerja yang
> maksimal. Kinerja yang maksimal adalah suatu mata
> rantai yang saling terkait antara tugas, kompetensi,
> kompensasi, dan aspek-aspek lainnya.
> 
> Perlu disadari bahwa perekonomian Indonesia dalam
> beberapa tahun terakhir menghadapi tantangan yang
> cukup berat, antara lain perkembangan dunia
> perbankan
> yang semakin maju dan dunia keuangan yang semakin
> mengglobal. Sebagai konsekuensi, pegawai bank
> sentral
> dituntut untuk memiliki kemampuan intelektual dan
> profesional yang jauh di atas rata-rata sumber daya
> manusia (SDM) industri perbankan. Namun, demikian
> perlu disadari bahwa tuntutan kompetensi itu hanya
> dapat diperoleh dengan sistem kompensasi yang
> sesuai,
> agar kenyamanan tetap terjaga dan tidak terjadi turn
> over yang dapat mengganggu kelancaran pelaksanaan
> tugas.
> 
> Dilihat dalam konteks makro, besar kecilnya anggaran
> menjadi relatif, tergantung pada kompleksitas
> permasalahan yang dihadapi serta dilihat dari sistem
> kompensasi perbankan di dalam negeri, terutama dalam
> menjalankan peran sebagai pengawas perbankan.
> Anggaran
> tersebut menjadi suatu angka yang dapat diterima
> bila
> dibandingkan dengan tanggung jawab yang diemban oleh
> anggota dewan gubernur dalam pelaksanaan tugas-tugas
> BI di bidang pengelolaan moneter, pengawasan bank,
> dan
> penyelenggaraan sistem pembayaran nasional.
> 
> Selain itu, kompensasi tersebut perlu juga
> dibandingkan dengan remunerasi peer group pegawai
> BI,
> yaitu pegawai bank komersial dan pegawai yang
> bergiat
> di institusi keuangan lainnya, khususnya di dalam
> negeri. Tak tertutup kemungkinan untuk dibandingkan
> dengan peers-nya di luar negeri karena industri
> keuangan sudah lebih terintegrasi secara regional
> bahkan internasional.
> 
> Perlu disadari bahwa kompetensi pada dasarnya tidak
> hanya menyangkut kemanusiaan intelegensi seseorang,
> tetapi mencakup pula komponen perilaku, yang dalam
> hal
> ini diwujudkan dalam bentuk integritas. Sejauh ini
> integritas menjadi aspek terpenting dalam
> pelaksanaan
> tugas-tugas BI dan menjadi salah satu prasyarat
> utama
> dalam penerimaan pegawai.
> 
> Untuk memelihara integritas tersebut, pegawai BI
> dilarang memiliki usaha yang dapat mengganggu
> integritasnya sehingga sangat manusiawi apabila
> integritas tersebut dihargai dengan sesuai,
> mengingat
> remunerasi dari BI adalah satu-satunya penghasilan.
> 
> Anggaran BI tahun 2006 saat ini masih dalam
> pembahasan
> di DPR. 
> 
> Rizal A Djaafara 
> Kepala Biro Hubungan Masyarakat BI
> 
> 
>               
> __________________________________________ 
> Yahoo! DSL – Something to write home about. 
> Just $16.99/mo. or less. 
> dsl.yahoo.com 
> 
> 


Tertarik masalah Ekonomi? Mari bergabung ke milis Ekonomi Nasional
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]


        
                
__________________________________ 
Yahoo! for Good - Make a difference this year. 
http://brand.yahoo.com/cybergivingweek2005/


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/t7dfYD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke