http://www.indomedia.com/poskup/2005/12/28/edisi28/2812uta2.htm
Dua meninggal, 90 dirawat Ruteng, PK Kejadian Luar Biasa (KLB) muntah berak (muntaber) menyerang warga Desa Lengko Namut, Golo Lebu dan Rana Gapang, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai. Akibat muntaber yang berkecamuk sejak Selasa (20/12) lalu sampai saat ini, dua warga setempat meninggal dunia dan 90 orang lainnya dirawat intensif di Puskesmas Elar. Hal itu disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Dinas Kesehatan (Dinkes) Manggarai, Adolf Gabur, B.Sc, S.Sos, saat ditemui Pos Kupang di ruang kerjanya, Selasa (27/12). "Muntaber terjadi sejak Selasa (20/12) sampai saat ini. Dinkes sudah nyatakan muntaber di wilayah itu sebagai KLB. Dari seluruh pasien yang ditangani, dua pasien, Valentinus D Yovita (1,8 tahun) dan Paskalis Jalur (8 bulan) meninggal dunia. Untuk meminimalisir KLB muntaber tersebut, Dinkes Manggarai sudah melakukan kaporisasi air guna mengetahui bakteri. Potensial hidrogen (PH) air hasil uji laboratorium dinyatakan normal," katanya. Selain itu, demikian Adolf, Dinkes Manggarai sudah menerjunkan tim medis berikut obat-obatan untuk menanggulangi KLB muntaber di Elar. Tim medis juga menguji PH air dan melakukan penyuluhan kesehatan lingkungan bagi masyarakat. Penyakit muntaber yang diderita para balita, jelas Adolf, disebabkan kondisi lingkungan dan perubahan cuaca, terutama dari musim panas ke musim hujan. Pada saat perubahan cuaca, lanjutnya, mayoritas orang tua tidak memperhatikan aspek higenis air dan kebersihan makanan yang dikonsumsi. Selain itu, kata Adolf, kondisi gizi buruk yang dialami beberapa anak di wilayah itu. Akibatnya, pada saat perubahan cuaca balita rentan terhadap penyakit muntaber. Yang menjadi fatal, demikian Adolf, anak balita yang sudah terinfeksi wabah muntaber tidak segera dibawa ke puskesmas terdekat. Pada saat dibawa ke puskesmas, kondisi bayi sudah kritis sehingga dua orang di antaranya meninggal dunia. Buka posko pengobatan Bupati Manggarai, Drs. Christian Rotok, telah menginstruksikan Dinkes Manggarai untuk membuka posko pengobatan. Tujuannya agar seluruh proses pertolongan pasien dapat dilakukan secara kontinyu. "Dinkes sudah turun lapangan dan membuka posko pengobatan," kata Bupati Rotok melalui telepon selulernya. Dibukanya posko pengobatan di lokasi KLB dibenarkan Plh Dinkes Manggarai, Adolf Gabur, B.Sc. S.Sos. Dia mengatakan, Dinkes Manggarai sudah berusaha optimal agar virus muntaber tidak menyebar ke wilayah lain. Karena itu, tegas Adolf, pasien yang sedang ditangani diawasi ketat seluruh proses penyembuhannya. Secara medis, lanjutnya, Dinkes Manggarai bertekad segera mengendalikan KLB muntaber di Elar. (lyn) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Clean water saves lives. Help make water safe for our children. http://us.click.yahoo.com/YNG3nB/VREMAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

