** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com
**http://news.bbc.co.uk/1/hi/world/asia-pacific/4570912.stm
Last Updated: Saturday, 31 December 2005, 11:20 GMT
Indonesia bomb leaves eight dead
Police have been removing bodies from the scene of the blast
At least eight people have been killed and 45 hurt by a bomb blast at a
market in Indonesia's Central Sulawesi province, police say.
Witnesses in the town of Palu reported seeing bodies lying on the ground
after hearing a deafening blast.
The bomb exploded in the busy morning hours at a stall selling pork in a
largely Christian part of the town.
The province's Christians have been repeatedly targeted in recent attacks
blamed on Muslim militants.
'Bodies on the ground'
Police officials said the bomb was packed with nails and ball bearings.
"Most of the victims suffered injuries to their legs because of the
shrapnel from the bomb," a police spokesman told the AFP news agency.
Another explosive device was reportedly discovered and defused near the
site of the explosion.
A witness quoted by the Associated Press news agency said: "The explosion
was so loud, I couldn't hear for a couple of seconds."
"I ran out of my house and saw bodies lying around," the witness said.
Bystanders carried bloodied shoppers from the makeshift market to a road,
putting them in passing cars to be taken to hospital.
Indonesian President Susilo Bambang Yudhoyono has condemned the attack.
Twelve people were reported to have been arrested in connection with the
bomb blast.
Recent attacks
Indonesia is the world's most populous Muslim nation but the population
in many parts of Central Sulawesi province is split equally between Muslims and
Christians.
Security was tightened in the province recently amid fears of fresh
violence between the two communities.
Three Christian schoolgirls were beheaded by masked assailants in Poso
district in October.
Twenty people were killed in May this year when two bombs exploded in the
largely Christian town of Tentena.
Almost 1,000 people died when inter-religious clashes flared in Central
Sulawesi province in 2000 and 2001.
++++
http://www.antara.co.id/seenws/?id=25412
Dec 31 09:10
POLISI TEMUKAN BOM RAKITAN DEKAT LOKASI LEDAKAN BOM DI PALU
Palu (ANTARA News) - Setelah tiba di lokasi kejadian dan melakukan
penyisiran mulai pukul 07:30 Wita, tim Jihandak Brimob Polda Sulawesi Tengah
(Sulteng) berhasil menemukan sebuah bom yang belum meledak di Jalan Sulawesi,
Palu.
Bom yang diduga rakitan ditemukan sekitar empat meter dari lokasi ledakan
bom pertama, yakni di lokasi pemotongan dan penjualan daging babi, langsung
dimasukkan dalam mobil Jihandak untuk pengamanan.
Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Drs Oegroseno dan Kapolresta Palu, AKBP Drs
Guntur Widodo beberapa menit setelah terjadi ledakan tiba di TKP memimpin
langsung operasi pengamanan.
Jumlah korban tewas dalam insiden ledakan keras di Palu hingga berita ini
diturunkan masih simpang siur, namun Ny. Yoppie (38) salah seorang penjual
daging babi di pasar daging itu, ditemukan tewas dalam kondisi tubuh
mengenaskan dan telah di evakuasi ke RSU Bala Keselamatan Palu.
Sementara suaminya, Yoppie (43), yang juga berada di TKP, kaki kanannya
putus akibat terkena serpihan bom yang ledakannya terbilang keras karena
terdengar hingga radius 500 meter dari TKP.
Yopie juga juga telah dilarikan ke Rumah Sakit yang sama. (*)
+++++
http://www.antara.co.id/seenws/?id=25418
Dec 31 10:49
WALIKOTA PALU IMBAU UMAT KRISTIANI TIDAK TERPANCING
Palu (ANTARA News) - Walikota Palu, Rusdi Mastura mengimbau umat
Kristiani di Kota Palu agar tetap tenang dan tidak terpancing dengan insiden
ledakan bom di tempat pemotongan dan penjualan daging babi di kawasan Jalan
Pulau Sulawesi, Kelurahan Lolu Selatan, Sabtu.
"Saya minta seluruh warga Kristen di Palu menahan diri dan menyerahkan
sepenuhnya penanganan insiden memilukan itu pada aparat," kata Rusdi Mastura
kepada ANTARA di Palu, Sabtu.
Menurut mantan ketua Pemuda Pancasila Sulawesi Tengah ini, insiden
ledakan bom tepat di penghujung tahun 2005 yang telah merengut enam korban jiwa
dan puluhan luka-luka itu merupakan bentuk provokasi orang-orang tak
bertanggungjawab.
"Karenanya umat Kristiani hendaknya tak ikut terprovokasi oleh peristiwa
ini," pintanya.
Menurutnya pihak kepolisian sedang berupaya mengungkap dan menangkap para
pelaku ledakam bom di pasar daging bagi itu.
Mastura juga minta peran serta para pimpinan dan tokoh gereja di Kota
Palu untuk menenangkan warganya.
Dia mengakui peristiwa peledakan bom di kawasan pasar baru merupakan yang
pertama kali terjadi di kota ini dan Pemkot setempat memberikan perhatian
serius atas insiden itu.
Sesaat setelah kejadian tersebut, Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Drs
Oegroseno, Gubernur Sulteng, Aminuddin Pnulele, Kapolresta Palu, AKBP Drs
Guntur Widodo, dan Walikota Palu, Rusdi Mastura langsung mengunjungi TKP dan
ikut melihat proses evakuasi para korban yang tewas dan luka-luka ke rumah
sakit setempat.
Hingga berita ini diturunkan, TKP ledakan bom itu masih dipadati warga
yang datang dari berbagai penjuru Kota Palu. (*)
++++
http://www.antara.co.id/seenws/?id=25419
Dec 31 10:54
PRESIDEN MINTA KAPOLRI TURUN LANGSUNG SELIDIKI BOM PALU
Cipanas, Jawa Barat (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
meminta Kapolri Jenderal Polisi Sutanto untuk turun langsung menyidik peledakan
bom di Palu pada Sabtu pagi yang menyebabkan empat orang meninggal dunia dan
lima lainnya luka berat.
"Presiden telah dilapori kejadian tersebut," kata Juru Bicara
Kepresidenan, Andi Mallarangeng, di Istana Cipanas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu,
sebelum rapat terbatas membahas bidang ekonomi yang dipimpin oleh Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono.
Andi mengatakan bahwa Presiden mendapat laporan insiden peledakan sekitar
pukul 07.10 WIB dari Kapolri.
Presiden langsung menghubungi Menko Polhukam serta memberikan arahan
kepada Kapolri untuk turun lansung mengadakan penyidikan sekaligus mencari
kemungkinan adanya hubungan antara peledakan di Palu pada Sabtu pagi dengan
kasus-kasus lain di Sulawesi Tengah, seperti Poso dan sebagainya.
"Presiden dilapori soal kejadian tersebut. Kita juga tahu di sekitar
Sulawesi Tengah, baik Palu maupun Poso, ada indikasi sebelumnya tentang
kegiatan-kegiatan pengeboman atau terorisme dan kekerasan. Presiden
memerintahkan untuk melakukan pengusutan pengeboman dan kaitannya jika ada
dengan kejadian-kejadian sebelumnya," ujar Andi.
Presiden juga menginstruksikan Kapolri agar segara mengambil
langkah-langkah penyelamatan terhadap warga yang luka-luka serta
mengidentifikasi korban tewas.
Secara umum, Presiden meminta aparat keamanan di Palu, Poso dan tempat
lain di Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan.
"Presiden sangat mengutuk tindakan pengeboman semacam itu dan menyatakan
belasungkawa sedalam-dalamnya kepada para korban baik yang tewas maupun
luka-luka," kata Andi.
Dilaporkoan, empat orang tewas, lima luka berat dan beberapa luka ringan
akibat ledakan bom itu. (*)
LKBN ANTARA Copyright © 2005 Syarat Penggunaan
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
$15 provides a child with safe, clean water. Your gift can make a difference.
http://us.click.yahoo.com/LSmZ0B/icGMAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **