** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List ** ** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: ** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ ** ** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral scholarship, kunjungi http://informasi-beasiswa.blogspot.com **http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail&id=6118
Minggu, 01 Jan 2006, Diamankan sebelum Meledak BANDAR LAMPUNG - Di Lampung juga ada bom. Tapi, bom yang dipasang di rumah Wakil Ketua I DPRD Lampung Nurhasanah itu ditemukan petugas sebelum meledak. Peristiwa ini terjadi kemarin sekitar pukul 05.30. Ketika ditemukan, bom itu berada di kardus dan diletakkan di sisi kiri bagian depan rumah yang terletak di Jl Nusantara No 68, Sepangjaya, Kedaton. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Nurhasanah beserta keluarga dievakuasi ke rumah salah seorang kerabatnya yang berjarak sekitar 400 meter dari lokasi. Rumah Nurhasanah dihuni delapan orang. Selain Nurhasanah dan suaminya, Basuki Rahmat, juga ada Okta (adik Nurhasanah), dan Nisa (anak bungsu Nurhasanah). Kemudian dua pembantu dan dua anggota Satpol PP. Yang pertama menemukan bom adalah Syahrul Arifin, anggota Satpol PP Provinsi Lampung. Saat itu dia berjaga bersama rekannya, Budianto. "Ketika saya membuka bungkusan itu, di dalamnya ada timer yang disambung dengan kabel dan pipa. Penemuan itu langsung saya laporkan ke Ibu (Nurhasanah, Red)," kata Syahrul. Dia mengatakan, bungkusan itu agak berat saat akan diangkat. Nurhasanah meminta Syahrul menghubungi Polsekta Kedaton. Petugas yang datang ke lokasi mengatakan, benda tersebut adalah bom dan masih aktif. Mereka langsung menghubungi Polda Lampung. Tim Gegana Satbrimobda Lampung, anggota Detasemen 88 Polda Lampung, dan sejumlah anggota reskrim meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Begitu tiba, petugas langsung memasang police line (garis polisi) di sekitar rumah Nurhasanah. Beberapa anggota tim Gegana berpakaian lengkap menyelidiki benda yang diduga bom itu. Sementara, petugas lain menyisir daerah tersebut. Diawali hitungan mundur, sekitar pukul 08.30, bom itu diledakkan di sebuah tong yang dibawa petugas. Serpihan ledakan langsung dibawa ke labfor dengan menggunakan mobil gegana. Kapolda Lampung Brigjen Pol Suharijono Kamino yang datang ke lokasi membenarkan adanya teror bom di rumah Nurhasanah. "Dari hasil pemeriksaan, ditemukan timer yang tersambung pada kabel dan pipa ukuran 2,5 cm x 12 cm. Ada kemungkinan terdapat unsur politis dalam ancaman bom tersebut. Yakni, langkah Nurhasanah yang memimpin rapat pembahasan RAPBD 2006 DPRD Lampung," kata Suharijono. Hingga saat ini, lanjut Suharijono, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Dia sudah memerintahkan Kapoltabes Bandarlampung Kombes Pol HS. Maltha untuk mengusut kasus ini. Ditemui terpisah, Nurhasanah mengatakan, sebelum kejadian, dia tidak pernah menerima ancaman. Saat benda yang diduga bom ini ditemukan, dia sedang membaca koran. Dia juga mengaku tidak mengetahui apakah ancaman bom tersebut terkait konflik di DPRD selama ini atau tidak. "Setelah polisi datang, saya diminta meninggalkan rumah. Saya kembali setelah polisi menyatakan rumah saya telah aman," katanya. (alam islam/jpnn) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital. http://us.click.yahoo.com/f4eSOB/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/ ** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List ** ** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: ** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ ** ** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral scholarship, kunjungi http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

