** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **AS memang negara sekuler. Tapi yang 
menentang pembangunan mesjid ini 
bukanlah pemerintah AS, tetapi kaum Yahudi dibawah naungan ACJ. 
Jadi, judulnya kurang tepat dengan isi.

Kita lihat saja bagaimana pemerintah AS menangani hal ini.

wassalam,
--- In [email protected], "Samsul Bachri" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> > *Sekularime Hadang Pembangunan Masjid Boston*
> > /Pembangunan masjid terbesar di Boston terhenti karena mendapat 
gugatan
> > kaum Yahudi. Penggugat menilai pembangunan itu melanggar prinsip
> > sekluler. Kehawatiran berkembangnya Islam?
> > /
> > Senin, 09 Jan 2006
> >
> > Hidayatullah.com--Kehawatiran kalangan Yahudi dan Barat 
berkembangnya
> > Islam terbukti setelah rencana pembangunan sebuah masjid 
terbesar di
> > belahan timur laut AS digugat. Rumah Allah yang berencana 
menjadi pusat
> > kegiatan 70 ribu Muslim di Boston, digugat kaum Yahudi.  
Alasannya,
> > pembangunan itu melanggar prinsip sekuler. Asalan lain yang tak 
kalah
> > keji, dikait-kaitkan dengan terorisme.
> >
> > Para rabi Yahudi yang tergabung dalam Komite Yahudi Amerika 
(AJC) itu
> > menuding pengurus Masyarakat Islam Boston (ISB) --yang membangun 
masjid
> > seluas 6.500 meter persegi itu- - tersangkut dengan aksi 
terorisme. ISB
> > juga dianggap tidak dapat menghindari pernyataan radikal anti-
Yahudi.
> >
> > Salah satu ulama paling disorot adalah Ulama Mesir, Sheikh Yusuf
> > Qaradhawi. Katanya, mantan ketua ISB ini pernah memuji pejuang 
Hamas dan
> > Hizbullah. Organisasi anti-AS ini memang dimasukkan daftar 
teroris Deplu
> AS.
> >
> > "Ada kecemasan besar di sini," dalih Larry Lowenthal, direktur 
Eksekutif
> > AJC Cabang Boston. "Menurut saya, jarak yang terbentang antara 
ulama
> > sekarang dengan rekan mereka yang mengeluarkan pernyataan 
meresahkan...
> > jarak itu jelas harus dibedakan dan dipisah," sambung dia.
> >
> > ISB jelas membantah tuduhan AJC. Mereka menegaskan tidak pernah
> > berhubungan dengan terorisme sama sekali. Tapi, justru menjadi 
korban
> > cara-cara tertentu yang menodai masjid, karena dikaitkan dengan 
ajaran
> > radikal Islam. ISB berkali-kali mengatakan ulamanya telah 
menjauhi
> > pernyataan anti-Yahudi.
> >
> > Kasus ini menyedot perhatian muslim Amerika. "Sayangnya, saya 
melihat
> > kasus Boston merupakan indikasi semakin maraknya tren 
antimuslim, yang
> > menguat setelah (tragedi) 9/11," terang Arsalan Iftikhar, 
direktur hukum
> > Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) kelompok pembela HAM muslim 
Amerika
> > terbesar yang bermarkas di Washington.
> >
> > "Kasus ini berdampak terhadap komunitas muslim setempat terutama 
dalam
> > pembangunan masjid mereka," tambah Iftikhar. "Berkumpulnya 
populasi
> > muslim yang banyak melahirkan kesulitan hanya untuk menjalankan 
ibadah
> > mereka," kritik dia. Ada sekitar enam juta muslim di AS.
> >
> > Akibat gugatan tersebut, kini masjid berbata merah itu ditunda. 
Tidak
> > jelas kapan pembangunannya akan dilanjutkan lagi. Kondisi ini 
dianggap
> > bisa berdampak juga kepada kepercayaan pendonor masjid.
> >
> > Padahal, masjid bersejarah itu telah menelan biaya USD 24,5 juta
> > (sekitar Rp 245 miliar) dan pembangunannya sudah mencapai 70 
persen.
> >
> > "Ada ketakutan terhadap komunitas pengumpul dana yang akan 
menyumbang ke
> > organisasi Islam," ujar Asisten Direktur ISB, Salma 
Kazmi. "Mereka cemas
> > nama mereka akan muncul dalam daftar dan akan didatangi FBI," 
lanjutnya.
> >
> > Kondisi itu muncul setelah ada desakan dari kelompok Yahudi untuk
> > membeberkan pendonor masjid. "Kalau kami menuruti permintaan 
itu, kami
> > mungkin tidak akan pernah disumbang lagi karena pendonor takut 
akan
> > menjadi sasaran tindak pelecehan."
> >
> > Kamis lalu (5/1), harian Advokasi Yahudi Boston memuat iklan satu
> > halaman penuh yang menuding ISB memanfaatkan proses pengadilan 
untuk
> > membungkan perdebatan. Mereka juga dianggap tak merespon 
pernyataan rabi
> > Yahudi yang menyatakan bom 7 Juli 2005 di London makin menambah
> > kecemasan terhadap masjid dan terorisme.
> >
> > Tekanan terhadap muslim tidak hanya datang dari Yahudi. Seorang 
penduduk
> > kota berpenduduk Yahudi terbesar kelima AS dengan 240 ribu jiwa 
itu,
> > ikut menggugat ISB. Dia meminta agar ISB mengembalikan tanah 
tempat
> > masjid dibangun ke pemerintah kota.
> >
> > Alasannya, Otoritas Pembangunan Boston (BRA) dianggap telah 
melanggar
> > Konstitusi AS yang memisahkan urusan pemerintahan dan agama
> > (sekularisme) dengan menjual tanah itu di bawah harga pasar.
> >
> > Pada 2000, pemerintah kota Boston menjual tanah itu seharga USD 
400 ribu
> > (sekitar Rp 4 miliar). Niat semula diperuntukkan membangun pusat 
publik.
> > Namun, ISB menjelaskan Boston telah menyumbangkan tanah itu 
kepada
> > sebuah organisasi keagamaan di masa lalu.
> >
> > "Ini bukan kali pertama (pemerintah) kota menghibahkan tanahnya 
ke
> > sebuah institusi keagamaan. Tapi, (justru) kami satu-satunya 
yang harus
> > menjalani proses pemaparan terbuka (public hearing)," keluh 
Kazmi.
> >
> > Penghadapangan kaum Yahudi terhadap masjid ini  boleh jadi karena
> > ketakutan terhadap semakin berkembangnya populasi Islam di 
negeri itu.
> >
> > Sebagaimana diketahui, pupulasi warga Muslim Amerika mencapai 6 
juta
> > orang lebih. Termasuk agama besar kedua setelah Katolik yang 
percepatan
> > jumlahnya maskin menanjak.
> >
> > Pupulasi ini semakin naik setelah kasus 11 September di mana 
Islam
> > selalu menjadi tuduhan Barat. Menurut pantauan IRNA, sebagaimana 
dimuat
> > di media ini kemarin, ada sekitar 20 ribu muallaf yang hatinya 
tertambat
> > Islam dalam setiap tahunnya. (rtr/jp/hid/cha)
> > --
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > 
===================================================================
> >         Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
> > 
===================================================================
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Kirim email ke