** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List ** ** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: ** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ ** ** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral scholarship, kunjungi http://informasi-beasiswa.blogspot.com **Sudah banyak kasus perzinahan (yang sering berakhir dengan pembunuhan jabang bayi lewat pengguguran) dan perkosaan terjadi di Indonesia. Namun pornografi yang membangkitkan nafsu syahwat terus disebarkan di Indonesia melalui berbagai media. Baik lewat TV Swasta, media cetak, mau pun media internet.
Bahkan sekarang media porno Internasional masuk menyerbu Indonesia. Sudah sering saya dengar kasus perkosaan terjadi. Korbannya dari wanita dewasa, hingga Balita yang berumur 1 tahun pun diperkosa. Tak peduli pria/wanita. Pelakunya bukan hanya orang lain, tapi ayah kandung pun tega memperkosa anak sendiri. Pemerkosa bukan hanya orang dewasa, tapi juga anak umur 10 tahun yang seharusnya belum mengenal itu. Itulah buah dari promosi/propaganda pornografi yang sudah berlangsung di Indonesia. Sekarang kebobrokan itu akan ditambah dengan propaganda pornografi lewat berbagai media di Indonesia (dengan dalih seni, dsb). Haruskah bangsa Indonesia berdiam diri? Yang ingin menyatakan penolakan bisa klik: www.media-islam.or.id "Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk" [Al Israa':32] From: yusuf rinaldy <[EMAIL PROTECTED]> Date: Wed Jan 11, 2006 11:56 pm Subject: Majalah Porno Menyerbu Indonesia Setelah majalah FHM (For Him Magazine) membuat FHM versi Indonesia, kini Palyboy, majalah porno paling populer juga melakukan hal serupa, menerbitkan Palyboy versi Indonesia. Entahlah sebentar lagi majalah porno manalagi yang akan membuat versi Indonesia. Bisa jadi Penthouse akan melakukan hal serupa, melanjutkan keberhasilannya membuat Penthouse versi Thailand Detik.com Kamis, 12-01-2006 Playboy Indonesia Gelar Audisi Playmate Jakarta, Menyambut edisi perdananya yang segera beredar Maret 2006 mendatang, 'Playboy' Indonesia akan menggelar audisi Playmate. Model yang terpilih nantinya akan dikontrak selama satu tahun. Syarat-syarat menjadi Playmate Playboy tidaklah mudah. Seorang model harus berusia minimal 18 tahun pada Februari 2006 mendatang, dan belum pernah difoto dalam balutan bikini untuk majalah pria lain dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Selain itu, tentunya bersedia berpose sesuai arahan fotografer dan memenuhi seluruh persyaratan yang tertera dalam kontrak jika nantinya terpilih. Para peserta audisi diwajibkan membawa bikini, juga pakaian dalam, gaun malam berpotongan seksi, dan sepatu berhak tinggi. "Dalam audisi nanti para model itu akan dites foto, dan wawancara," ujar promotion 'Playboy' Indonesia, Avianto Nugroho dalam perbincangan dengan detikhot Kamis (12/1/2006). Audisi sendiri berlangsung selama tiga hari, dimulai pada Senin (16/1/2006) hingga Rabu (18/1). Sedianya, audisi akan digelar di Playboy Suite di kawasan Jakarta Selatan. Namun mengingat fasilitas yang belum memadai, lokasi pun dipindah. "Kami sedang mencari studio yang tepat untuk audisi ini. Tempat belum dapat dipastikan hingga saat ini," lanjutnya. Sejauh ini, menurut Avianto belum banyak model yang mendaftarkan diri ikut dalam audisi. "Mungkin banyak yang masih takut dengan image 'Playboy' itu sendiri. Rata-rata mereka kepingin lihat dulu majalahnya seperti apa. Tapi sooner or later pasti banyak yang bersedia," ungkap Avianto optimis. Lebih lanjut lagi Avianto menuturkan audisi perdana ini hanya untuk kalangan terbatas saja. "Untuk kali ini audisi tertutup. Baru untuk periode tahun selanjutnya kita akan audisi terbuka".(dit) http://groups.yahoo.com/group/media-dakwah/message/5996 From: yusuf rinaldy <[EMAIL PROTECTED]> Date: Mon Jan 16, 2006 1:04 am Subject: Playboy versi Indonesia mulai dapat dukungan Seperti yang kita duga, para pendukung "Playboy" menggunakan alasan seni dan estetika untuk melpangkan jalan terbitnya majalah porno itu. Haruskah kita berdiam diri...... Penerbitan 'Playboy' Edisi Indonesia Harus Dilihat Substansinya Media Indonesia, Senin 16 Januari 2006 JAKARTA--MIOL: Penolakan terhadap rencana penerbitan majalah Playboy versi bahasa Indonesia harus melihat substansi materi atau isi dari majalah itu. Yang harus dilihat dari majalah Playboy itu adalah apakah sekadar ekploitasi pornografi dan pornoaksi ataukah sebagai wahana estetika serta pendidikan seksualitas. Sekretaris Eksekutif pada Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Komisi Waligereja Indonesia (KWI) Romo Benny Susetyo Pr kepada ANTARA, Senin, mengemukakan pendapat tersebut. "Harus ada kriteria yang jelas antara pornografi, pornoaksi maupun sebuah karya seni," ia menegaskan. "Jangan langsung menolak karena harus melihat dulu apa kriteria pornografi, pornoaksi, maupun karya estetika. Kita harus melihat pada materi yang ditampilkan majalah itu serta kerangka dasarnya, jika hanya berupa eksploitasi tubuh maka harus ditolak tetapi jika merupakan estetika atau karya seni dan pendidikan seksualitas maka perlu dipertimbangkan lagi," katanya. Menurut dia, jika itu merupakan karya seni atau pendidikan seksualitas, maka pasar majalah itupun juga harus jelas yakni orang dewasa dan harus dilihat melalui kerangka pemikiran orang dewasa. "Bisa jadi edisi yang terbit di Indonesia akan berbeda dengan majalah yang terbit di Amerika, karena disesuaikan dengan kondisi dan budaya Indonesia," ujarnya. Dia menambahkan, isi majalah itu harus dilihat dari beberapa sisi yakni apakah menampilkan erros atau nafsu birahi ataukah estetika dari dimensi keindahan tubuh manusia. "Persoalan pornografi atau porno aksi juga tidak melulu masalah seksualitas. Jika dahulu ada pemahaman bahwa tubuh adalah penjara jiwa, padahal saat ini tubuh dan jiwa merupakan satu kesatuan yang utuh karena seks menyangkut perbedaan jenis kelamin," katanya. Menurut dia, perlu ada semacam transparansi yaitu pengelola majalah menyampikan rencana isi secara terbuka sebelum edisi perdana Playboy versi bahasa Indonesia itu terbit dan baru kemudian masyarakat dapat menilai dan menanggapi isi majalah itu. "Persoalannya kita harus tahu apakah majalah itu dikelola secara profesional, jika memang khusus untuk bacaan dewasa maka peredarannya juga harus ditujukan pada kelompok usia tersebut. Itu tergantung dari moralitas kita. Meskipun ditutupi, orang tetap akan mencari," sambungnya. Benny mengemukakan, pada saat ini yang lebih penting adalah upaya memperkenalkan pendidikan seksualitas pada masyarakat agar mereka memiliki pengetahuan yang cukup. "Jika tidak, dikhawatirkan akan berbahaya untuk bangsa," katanya. Majalah Playboy versi bahasa Indonesia dikabarkan akan terbit pada Maret 2006.(Ant/OL-03) http://groups.yahoo.com/group/media-dakwah/message/6153 Tertarik masalah Ekonomi? Mari bergabung ke milis Ekonomi Nasional Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/ ** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List ** ** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: ** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ ** ** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral scholarship, kunjungi http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

