** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com
**http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=134725
KOMODITAS GULA
Wapres: Kartel Permainkan Harga
Sabtu, 4 Februari 2006
JAKARTA (Suara Karya): Wapres Jusuf Kalla mengakui, lonjakan harga
gula belakangan ini antara lain disebabkan oleh permainan kartel. Bahkan Jusuf
Kalla menduga bahwa itu sudah terjadi sejak lama, karena penguasaan gula oleh
sejumlah pedagang tertentu pasti menyebabkan harga gula tidak sepenuhnya
mengikuti mekanisme pasar.
"Memang itu tipikal (perdagangan) gula sejak dulu. Karena
pasokannya hanya tertentu dari pabrik dan impor, maka perdaganganya juga
menjadi tertentu, yang seperti oligopoli itu," papar Kalla kepada pers
menanggapi masalah harga gula ini, kemarin, di Jakarta.
Kalla menuturkan, sejak dulu selalu terjadi kekurangan pasokan
gula. Pemerintah sendiri mengatasinya dengan mengimpor melalui importir
tertentu. "Pasar tidak sepenuhnya menentukan harga. Sementara pasokan gula ini
dikuasai gula oleh segelintir pedagang," ujarnya.
Kenaikan harga gula saat ini, papar Kalla, disebabkan dua hal.
Pertama, karena harga internasional naik. Kedua, tata niaga gula menyebabkan
pemerintah tidak mudah mengintervensi pasar bila pasokan berkurang.
Berdasarkan itu, ujar Kalla, pemerintah mematok harga gula di dalam
negeri menurut persetujuan berbagai pihak, yaitu Rp 6.000 per kilogram. "Tapi
sekarang (harga) sudah lebih dari itu. Jadi pemerintah sudah minta agar
realisasi impor gula dipercepat. Untuk menurunkan harga, pasokan memang harus
diperbanyak," katanya.
Sementara itu, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan
menyelidiki kemungkinan terjadinya praktik penimbunan beras dan gula. "Dalam
rapat komisi, kami memutuskan melanjutkan kajian secara serius terhadap
kemungkinan adanya kartel pada perdagangan komoditas gula dan beras. Namun kami
belum memutuskan tindakan konkret yang akan kami lakukan," kata Ketua KPPU
Syamsul Maarif.
Sebelumnya, anggota DPR dari FPDIP Hasto Kristiyanto mengatakan,
distribusi beras di Indonesia dikuasai oleh enam pedagang besar. Dalam
kesempatan terpisah, Ketua Komisi VI DPR Didik J Rachbini membeberkan bahwa
enam perusahaan terindikasi melakukan praktik penimbunan gula.
Keenam perusahaan itu adalah PT Sari Pangan Sehajtera, dan PT
Sumber Hidup yang merupakan mitra importir terdaftar (IT) PT Rajawali Nusantara
Indonesia (PT RNI), PT Kencana Gula Manis (Mitra PTPN IX), PT Berlian Penta
(Mitra PTPN X), PT Arta Guna Sentosa (Mitra PTPN XI), serta PT Citra Geni
(mitra PTPN IX). (Indra)
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **