** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

problemnya bukan arab. karena arab sangat beraneka.
ada yang muslim, kristen, yahudi, sekuler, dll.

ada yang pemerkosa, penolong, penipu, jujur, dll

problemnya adalah pemutlakan terhadap sebuah
aliran pemikiran. itu yang dialami beberapa orang
di milis ini.

kebetulan aliran pemikiran itu dominan di arab saudi.

salam,



Wahabisasi "Islam-Indonesia"
Oleh Abd Moqsith Ghazali
06/02/2006

Gerakan untuk mewahabikan umat Islam Indonesia tidak bisa ditutup-tutupi 
lagi. Para aktivis wahabisme cukup agresif dalam mengkampanyekan 
pikiran-pikiran dan ideologi para imamnya. Mereka bukan hanya memekikkan 
khotbah wahabisme dari dalam mesjid-mesjid mewah di kota-kota besar seperti 
Jakarta, melainkan juga blusukan ke pedalaman dan dusun-dusun di Indonesia. 
Ada tengara bahwa orang-orang yang berhimpun dalam ormas keagamaan Islam 
moderat pelan tapi pasti kini mulai terpengaruh dan terpesona dengan 
gagasan-gagasan wahabisme yang sebagian besar berjangkar pada pemikiran 
tokoh-tokohnya seperti Muhammad ibn Abdul Wahhab al-Tamimi al-Najdi 
(1115-1206 H), Ibnu Taymiyah (661-728 H), Ibnul Qayim al-Jauziyah 
(691-751H), terus sampai pada Ahmad ibn Hanbal (164-241 H).

Memang, pada awalnya wahabisme berdiri untuk merampingkan Islam yang sarat 
beban kesejarahan. Ia ingin membersihkan Islam dari beban historisnya yang 
kelam, yaitu dengan cara mengembalikan umat Islam kepada induk ajarannya, 
Alquran dan Alsunnah. Seruan ini mestinya sangat positif bagi kerja 
perampingan dan pembersihan (purifikasi) itu. Tapi, ternyata wahabisme 
tidaklah seindah yang dibayangkan. Di tangan para pengikut Muhammad ibn 
Abdul Wahab yang fanatik dan militan, implementasi ideologi wahabisme 
kemudian terjatuh pada tindakan kontra produktif. Di mana-mana mereka 
menyebarkan tuduhan bid'ah kepada umat Islam yang tidak seideologi dengan 
mereka. Bahkan, tidak jarang mereka mengkafirkan dan memusyrikkan umat 
Islam lain.

Kini mereka mulai merambah kawasan Indonesia, melakukan wahabisasi di 
pelbagai daerah. Mereka mencicil ajaran-ajarannya untuk disampaikan kepada 
umat Islam Indonesia. Ada beberapa ciri cukup menonjol yang penting 
diketahui dari gerakan wahabisasi itu. Pertama, mereka mempersoalkan dasar 
negara Indonesia dan UUD 1945. Mereka tidak setuju, Indonesia yang 
mayoritas penduduknya beragama Islam ini dipandu oleh sebuah pakem sekular, 
hasil reka cipta manusia yang relatif, bernama Pancasila. Menurut mereka, 
Pancasila adalah ijtihad manusia dan bukan ijtihad Tuhan. Semboyan mereka 
cukup gamblang bahwa hanya dengan mengubah dasar negara, dari Pancasila ke 
Islam, Indonesia akan terbebas dari murka Allah. Mereka lupa bahwa 
Pancasila mengandung nilai-nilai yang sangat islami. Tak tampak di dalamnya 
hal-hal yang bertentangan dengan Islam.

Kedua, mereka menolak demokrasi, karena demokrasi dianggap sebagai sistem 
kafir. Ini misalnya dapat kita ketahui dari buah karya Abdul Qadir Zallum, 
tokoh yang sangat berpengaruh di lingkungan gerakan fundamentalis Islam, 
yang berjudul al-Dimuqrathiyah Nizham Kufr. Bukan hanya itu, mereka pun 
menolak dasar-dasar hak asasi manusia (HAM) yang sesungguhnya berpondasikan 
ajaran Islam yang kukuh. Mereka mengajukan keberatan terhadap konsep 
kebebasan beragama (hifdz al-din), kebebasan berpikir (hifdz al-'aql), dan 
sebagainya. Menurut mereka tidak ada hak asasi manusia (HAM), karena yang 
ada adalah hak asasi Allah (HAA).

Ketiga, mereka berusaha bagi tegaknnya partikular-partikular syari'at dan 
biasanya agak abai terhadap syari'at universal, seperti pemberantakan 
korupsi-kolusi-nepotisme, dan sebagainya. Ini misalnya tampak dari sikap 
tidak kritis kelompok wahabi terhadap ketidakberesan yang telah lama 
berlangsung di lingkungan kerajaan Saudi sendiri--sistem pemerintahan yang 
disokong demikian kuat oleh kelompok Wahabi. Kelompok Wahabi cukup puas 
ketika salat berjemaah diformalisasikan. Sementara, bersamaan dengan itu, 
kejahatan terhadap kemanusiaan terus berlangsung, tanpa interupsi dari 
mereka. Keempat, mereka juga intensif menggelorakan semangat penyangkalan 
atas segala sesuatu yang berbau tradisi. Kreasi-kreasi kebudayaan lokal 
dipandang bid'ah, takhayul, dan khurafat yang mesti diberantas. Dahulu 
orang-orang NU mendapat serangan bertubi-tubi dari para pengikut wahabisme itu.

Empat hal itu adalah refrain yang kini rajin diulang-ulang oleh kelompok 
Wahabi Indonesia. Pokok-pokok tersebut adalah sebagian dari juklak 
wahabisme yang telah lama disusun di Saudi, dan kemudian dipaketkan secara 
berangsur dan satu arah ke Indonesia. Ke depan jika semuanya sudah berhasil 
diwahabikan, maka sangat boleh jadi Indonesia akan menjadi repetisi Saudi 
Arabia; di mana kreasi-kreasi lokal dibid'ahkan. Betapa keringnya cara 
berislam yang demikian itu; berislam tanpa inovasi dan improvisasi. []



[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Kirim email ke