** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **AJARAN POLITIK DALAM ISLAM (1)
  <buku: The Heart of Islam>
   
  AlQur’an tidak memberikan bentuk struktur politik tertentu, tetapi memberikan 
prinsip-prinsip dasar tertentu bagi suatu pemerintahan, yang paling penting 
diantaranya adalah prinsip MUSYAWARAH atau SYURA, sebagaimana dinyatakan dalam 
ayat,”…dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam melaksanakan urusan itu” (QS 
3:159). Pemeritnahan Nabi di Madinah dan Undang-Undang yang dinamakan 
Konstitusi Madinah juga sangat penting bagi semua pemikiran dan praktik-praktik 
politik masa berikutnya, tetapi, sekali lagi, konstitusi ini juga tidak 
menetapkan suatu bentuk pemerintahan tertentu setelah wafatnya Nabi, dimana 
beliau berfungsi sebagai Nabi dan sekaligus pemimpin masyarakat. Hal yang 
ditekankand alam AlQur’an dan ahdist adalah bahwa wilayah politik tidak 
terpsiahkan dari agama, yang tidak harus diartikan adanya “kekuasaan gereja” 
seperti yang dipahami di Barat. Di Amerika, orang selalu mendiskusikan 
pemisahan gereja dari Negara walaupun keyataannya agama itu sendiri tidak 
pernah terpi
 sah
 secara total dari kehidupan politik sejak awal dibuatnya konstitusi Amerika 
sampai seterusnya. Di Eropah, selama periode pramoderen, selalu terdapat dua 
kekuasaan, yaitu kependetaan dan kekaisaran/kerajaan, dan kekuasaan yang kedua 
mendapat legitimasi dan penobatan dari yang pertama. Pada masa berikutnya, 
Negara menajdi sekuler, tertutama setelah Revolusi Perancis. Namun, di banyak 
Negara, pemerintahan agama terus dipertahankan hingga sekarang dan di Inggris 
Raya, kerajaan masih diposisikan sebagai kepala gereja di Negeri Inggris.
   
  Tidak satu modelpun pemerintahan ini yang cocok dengan Dunia Islam. Hal itu 
karena di Dunia Islam tidak terdapat kekuasaan gereja atau Paus dan 
kekhalifahan klasik tidak menyerupai badan kependetaan ataunpun badan kekuasaan 
seperti Imperium Romawi yang suci. Beberapa orang mengatakan bahwa model 
politik Islam adalah teokrasi, tetapi hali itu tidak tepat mengingat istilah 
tersebut dipahami sebagaimana dalam konteks sejarah Barat dan bahkan dalam 
konteks sejarah Mesir Kuno atau Jepang Klasik. Dalam praktik tiga kebudayaan 
ini (Barat, Mesir Kuno, Jepang Klasik) pemerintah teokrasi maksudnya adalah 
pemerintahan kependetaan atau kelompok menyerupai pendeta, yang salah satu 
pendeta ini menjabat kepala atau pemimpin. Dalam Islam, bagaimanapun, tidak ada 
kependetaan yang bisa dibandingkan dengan apa yang ditemukan dalam agama 
Kristen, Hindu, maupun Budha. Kelompok yang paling dekat dengan gambaran 
pendeta dalam masayarakat Islam adalah ulama atau ahli agama, yang berarti 
orang yang
 memiliki pengetahuan tentang Hukum Tuhan dan bertugas sebagai penjaga dan 
penafsir Hukum Tuhan tersebut. Lagi pula, kecuali Iran setelah Revolusi 1979, 
ulama tidak pernah memegang pemerintahan langsung terhadap masyarakat Islam, 
dan bahkan di Iranpun, pemerintahan para ahli hukum dimodifikasi dalam bentuk 
parlemen hasil pemilihan. Dalam hal apapun, perbandingan yang terburu-buru 
antara konsep kelompok fundamentalis Kristen tentang “teokrasi” dan 
pemerintahan dalam Islam jelas SALAH.
   
  <bersambung>
   
  wassalam,

                
---------------------------------
Yahoo! Mail
Bring photos to life! New PhotoMail  makes sharing a breeze. 

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Kirim email ke