** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **Bacaan bagi mbak Lina, mbak Zalwa, 
mbak Aris, mas Nizami dan kawan 
kawan:


"Jika tahun 1529 Sultan Sulaiman menarik mundur pasukkannya dari 
Vienna dengan teratur, pasukan Kara Mustafa kocar-kacir dan ia 
sendiri melarikan diri seperti seorang pengecut. Mehmed IV 
memerintahkan agar kepala Kara Mustafa dipenggal.
Namun tengkorak Kara Mustafa terjatuh ke tangan Austria. Hingga 
tigaratus tahun setelah penyerbuan ke Vienna yang gagal itu, 
tengkorak itu masih bisa dilihat oleh para turis di museum sejarah 
di Vienna..."


DH: Benar, sampai sekarang kita dapat lihat dimuseum, bagaimana 
jalannya pengepungan Vienna oleh pasukan para Sultan. Kocar kacir 
dipukul pasukan Austria, yang didukung kesatuan dari Polandia 
dibawah pimpinan raja Sobiesky.

Berantakan tu lasykar SI dipintu kota Vienna.

salam

danardono





 
> Belajar dari Sejarah? Puncak Kejayaan Islam adalah Sekulerisme.
> -------------------------------------------------------------------
----------------
> 
> Jaman keemasan Islam adalah jaman kejayaan kerajaan Ottoman (atau 
Turki saat ini), yang sejarahnya merentang dari awal abad 9 (pada 
masa itu belum bernama Ottoman) hingga awal abad 20. Puncak dari 
semua kejayaan itu sendiri terjadi pada tahun 1520 – 1566 pada saat 
kerajaan Ottoman di bawah pimpinan Sultan "Sulaiman The 
Magnificent", yakni sultan Turki yang paling dikagumi di sepanjang 
sejarah. 
> 
> Hingga saat ini orang-orang Turki mengingat Sultan Sulaiman bukan 
hanya sebagai seorang raja yang cakap, gagah, dan berkuasa di 
bentangan wilayah luas yang mencakup tiga benua, namun juga sebagai 
raja yang selalu menegakkan hukum dan keadilan, seorang pelajar yang 
selalu meningkatkan pendidikan rakyatnya, serta seorang pecinta seni 
dan puisi. 
> 
> Namun di atas semua itu, ia adalah pejuang dan penakluk yang 
berani. Ia memimpin sendiri pasukannya ke medan perang. Wilayah 
kekuasaannya membentang dari daerah selatan Rusia hinnga 
Transylvania, Hongaria, wilayah Balkan, Anatolia, Syria, Palestina, 
Jordania, hampir seluruh wilayah Irak, Kuwait, dan wilayah pantai 
Barat Teluk Persia. Ia penguasa dan pelindung Jerusalem, Saudi 
Arabia, Yaman, dan seluruh pantai utara benua Afrika mulai dari 
delta sungai Nil hingga kaki-kaki pegunungan Atlas. 
> 
> Pada masa itu tentara Turki yang terkenal sangat disiplin dan 
tidak terkalahkan, sangat ditakuti di mana-mana. Tahun 1529, 
Sulaiman sempat mengepung ketat Vienna dengan pasukannya, dan dunia 
sudah memperkirakan kekuatan Turki tak akan terbendung lagi di Eropa 
tengah. Namun hujan deras yang terus menerus turun dan banjir yang 
mengancam pasukannya, membuatnya menarik diri dari Vienna. Mimpi 
buruk itu tak pernah dilupakan Eropa. Tahun itu juga, sentral Eropa 
membentuk sebuah warning system untuk mendeteksi datangnya pasukan 
Turki dan menginstruksikan para penganut agama Katolik yang taat 
untuk terus berdoa agar terbebas dari serangan Islam.
> 
> Di masa pemerintahan Sulaiman dan para Sultan Ottoman setelahnya, 
penganut berbagai agama hidup berdampingan dengan damai. Yahudi, 
Kristen, Islam, bebas melaksanakan ibadahnya masing-masing. Sinagog, 
mesjid, dan gereja bisa didirikan berdekatan di jalan yang sama. 
Sulaiman mengangkat seorang budak Kristen, Ibrahim Pasha, sebagai 
penasehat utamanya selama 13 tahun. Dokter pribadinya adalah seorang 
Rabbi (pemimpin agama Yahudi). Para Yahudi buangan dari Spanyol, 
semua diterima dengan tangan terbuka. Sulaiman menulis surat pada 
Paus Paul IV untuk segera membebaskan semua tahanan Yahudi dari 
Anacona, sebuah kota di tepi laut Adriatik, Italia. Semua tahanan 
Yahudi itu diterima sebagai warganegara kerajaan Ottoman dan bebas 
menjalankan ibadahnya masing-masing.
> 
> Sulaiman bukan hanya seorang pemimpin SEKULER yang sangat toleran, 
sebagai Kalif sesungguhnya ia juga memegang kekuasaan spiritual 
tertinggi di antara para pemimpin Islam lainnya. Dalam sistem 
Caliphate (Kalifat), sesungguhnya ia memiliki wewenang untuk 
memecahkan berbagai masalah negara berdasarkan Our'an. Namun dalam 
menginterpretasikan hukum Islam (syariat), biasanya ia meminta 
nasehat pada para ahli religius (atau para ulama). Jika ada masalah 
yang lebih spesifik, ia akan meminta nasehat dari para pimpinan 
hirarki tertinggi kerajaan yang merupakan "inner-circle"-nya, yang 
disebut ilmiye. 
> 
> Para ulama merupakan kelompok yang terhormat, yang dibebaskan dari 
pajak, dan merupakan pengambil keputusan untuk masalah-masalah yang 
bukan hanya religius, namun juga untuk masalah hukum dan keadilan, 
serta pendidikan. Semua masalah akan dipertimbangkan bersama secara 
hati-hati, lalu keputusan akan keluar dalam bentuk fatwa. Institusi 
religius inilah yang memberikan "cek dan ricek" konstitusional pada 
raja, dan hal ini menghalangi otokrasi atau kekuasaan mutlak Sultan.
> 
> Setelah Sulaiman meninggal pada tahun 1566, kerajaan Ottoman 
mengalami kemunduran. Salah satu penerusnya, Sultan Mehmed IV yang 
merupakan seorang raja yang hedonis dan suka berfoya-foya, ingin 
mewujudkan kembali cita-cita menguasai Vienna pada tahun 1683. Namun 
ia  tidak berani mengambil resiko untuk memimpin sendiri pasukannya 
dan hanya menyerahkan kepemimpinannya pada seorang kepercayaannya,  
Kara Mustafa. 
> 
> Jika tahun 1529 Sultan Sulaiman menarik mundur pasukkannya dari 
Vienna dengan teratur, pasukan Kara Mustafa kocar-kacir dan ia 
sendiri melarikan diri seperti seorang pengecut. Mehmed IV 
memerintahkan agar kepala Kara Mustafa dipenggal. Namun tengkorak 
Kara Mustafa terjatuh ke tangan Austria. Hingga tigaratus tahun 
setelah penyerbuan ke Vienna yang gagal itu, tengkorak itu masih 
bisa dilihat oleh para turis di museum sejarah di Vienna. 
> 
> Di atas semua itu, kegagalan Ottoman menggempur Vienna di tahun 
1683 memecahkan sebuah legenda sakral yang telah dibangun ratusan 
tahun – bahwa ternyata kerajaan Ottoman telah melemah, dan bukannya 
tidak terkalahkan.
> 
> Selanjutnya berbagai peristiwa yang terjadi memperlemah institusi 
kesultanan. Bunuh-bunuhan dan pengucilan antara saudara untuk 
perebutan kekuasaan, meningkatnya korupsi, melemahnya disiplin, 
persaingan antara otoritas keagamaan dan sekuler, pembunuhan Armenia 
1896, masuknya pengaruh Barat, dan juga melemahnya kepemimpinan 
Sultan – semua ini mengiringi kejatuhan masa kejayaan Islam. Pada 
saat itu kerajaan Ottoman terkenal di dunia sebagai "The Sick Man of 
Europe". 
> 
> Pelemahan ini terus terjadi hingga Mustafa Kemal, pahlawan Turki 
yang berhasil membendung pasukan Inggris di pantai Dardanela, 
melenyapkan sistem Kalifat pada tahun 1924. Turki berdiri sebagai 
negara Republik.
> 
> ***
> 
> (Dari berbagai sumber, terutama "The Decline & Fall of the Ottoman 
Empire", by Alan Palmer, Barnes & Noble Books, New York, 1992.)
> 
> - Laksmi






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Kirim email ke