** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **--- In [email protected], 
"fm_solihah" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Menurut aris, mas terlalu berlebih-lebihan. Sebuah ketakutan yang 
> tiada beralasan karena sepahaman aris, gambaran syariat Islam tak 
> seperti itu. Mohon mas menggali kembali syariat Islam. Taliban, 
Aceh, Arab Saudi dan negri Islam lain yang menerapkan syariat Islam 
secara nation state atau parsial bukan dalam wadah khilafah, tidak 
bisa menjadi acuan  gambaran menyeluruh bagaimana Syariat Islam 
diterapkan secara totalitas.  

DH: SI tidak secara nation state? Lha piye mbak? mana mau Malaysia, 
Bangla Desh, Pakistan menyatu dengan kita mendirikan negara khalifah?
Lha wong Pakistan islami yang tadinya satu malah terbelah jadi 
Pakistan dan Bangla desh? Lhaw waktu bung Karno mau menyatukan 
Malaysia dan Indonesia jutaan orang Malaysia mengangkat senjata 
untuk menghajar bung Karno?

--------------------

 
> Wacana Syariat Islam sekarang mulai terangkat. 

DH: terangkat dari mana? wahana mana? diangkat kemana? oleh siapa? 
HTI?

----------------------------
>Kekhawatiran aris 
> adalah bila umat Islam (khususnya) berkeinginan menerapkan syariat 
> Islam  bukan dilandasi kesadaran keimanan bahwa menerapkan syariat 
> Islam adalah kewajiban sebagai konsekuensi seorang muslim. Namun 
> semata-mata, hanya ingin keluar dari krisis saja saat ini atau 
> kemaslahatan saja. 

DH: keluar dari krisi mbak? masuk krisis lain? 

-------------------------
> Syariat Islam adalah solusi itu pasti. 

DH kok pasti itu buktinya mana? negara mana yang sudah berhasil dan 
mendasari kepastian mbak?

-------------------------------

>Namun juga 
> perlu tahu konsep syariat Islam itu seperti apa. 

DH: Saya juga ingin tahu mbak
-------------------------
> 
> Bila dibingkai kesadaran keimanan dan kejelasan konsep maka 
syariat 
> Islam akan berfungsi sangat efektif sekali. 

DH: Dimana ini terjadi mbak?
--------------------
Karena masing-masing 
> individu umat Islam mempunyai self of control iman. 

DH: self control? caranya bagaimana? lhaw eong sekarang saja yang 
maksiat juga banyak yang seiman dengan mbak, lihat tu Sjaid Agil
-----------------------
>Negara makin 
> memperkokoh dengan syariat Islam. Kalau non muslim sekadar 
menerima 
> kemanfaatannya itu tak masalah. 

DH: seperti Arab saudi, mbak? Yemen? Bangla Desh? Pakistan?
---------------------
>Oleh karenanya, aris berharap bagi 
> masing-masing muslim, mari kita bersama belajar dan mengkaji Islam 
> sebenar-benarnya yang tak ternodai sekularisme,pluralisme, 
demokrasi atau liberalisme.

DH: belajar darimana mbak,lha wong gak ada contone dizaman kita? 
Dizaman nabi kan belum ada liberalisme
------------------
> 
> Sisi lain aris juga khawatir terhadap teman-teman yang menolak 
syariat Islam, khususnya teman-teman yang menolak  SI berdasarkan 
ketakutan tiada beralasan tanpa cek and ricek atau mau menyelidiki 
dulu subtansi syariat Islam. Membabi buta menolak tanpa alasan yang 
rasional tapi karena sentimen bahwa kalau syariat Islam diterapkan 
semua diberangus. 

DH: bagaimana dengan mereka yang menolak karena dasar ketatanegaraan 
dan pengetahuan sejarah yang mendalam, yang berdasarkan analisis 
tajam, tanpa prejudice? yang menentang dengan argument ilmiah? 

---------------------

> Bukankah aris berulangkali pernah berusaha sedikit mengulasnya. 
Selain  itu Rasulullah, tauladan umat Islam, tak pernah mencontohkan 
dalam proses pendirian negara Islam dilakukan dengan cara kekerasan. 

DH: itu kan dulu mbak? Lihat saja percobaan yang belum lama lalu, 
oleh DI TII yang mau dirikan negara khalifah, ya pakai kekerasan tu? 
Kalau gak gimana caranya? Masakkanmbak percaya, umat Non Islam yang 
menguasai ekonomi dan pendidikan negara ini akan menerima begitu 
saja? Muslim memang mayo mbak, tapi economically tak ada apa 
apanya..lupa mbak?
------------------------

so, 
> do'nt worry.
> 
> salam,
> aris
>
DH: By no mean I worry mbak

Salam

danardono







***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Kirim email ke