** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List ** ** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: ** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ ** ** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral scholarship, kunjungi http://informasi-beasiswa.blogspot.com **NKRI dikuasai kaum anarchis - Jikalau Majelis Mujahidin betul2 berani bertinfak ini betul2 memalukan utk bangsa. Sekelompok yg merupakan minoritas extra parlementer, sanggup mengambil negara hostage. No future for the country. Sayang mereka WNI kalau tidak mereka dpt dikirim kembali ke Afghanistan/Taliban. Bagaimana dgn kelompok FPI yg merusak US embassy apakah ditangkap atau hanya lipservice melulu dan kaum terroris masih LL dipingir jalan. Mereka hidup isolated didalam dreamworld mereka dan tidak mengerti kebesaran dunia. Mereka hidup sebagai ulat didalam buah bembem [mangga wangi] Mereka rupanya tidak kerja dan kepandaian mereka hanya memberikan karyawati2 kesulitan agar tidak dpt bekerja.[pelarangan 9:00pm] Negara China paling pintar kontrol mereka - Waktu redguard ngamuk2 mereka semua ditangkap dan kemudian dikirim ke Tibet atau ke Sinkiang dipadang pasir/rumput dan dipaksa utk hidup disana. Achirnya mereka menghilang dan negara dpt dibangun. Kaum MUI/FPI juga dapat dikirim ke Papua/Kalimantan dan suruh mereka membangun hutan disana. Nanti kalau mereka sudah mengerti betapa sulitnya bekerja baru negara dpt dibangun. Kalau mereka ingin merubah kaum "kafir" dari Papua/Dayak menjadi muslim juga mungkin. Pembangunan negara tidak akan terjadi jikalau didalam masyarakat ada unsur atau oknum2 yg tidak dapat diatur oleh pemerintah. Rakyat harus merasa selamat dan damai - baru rakyat dapat berinitiatip Didalam keadaan labiel rakyat hanya berpikir shorterm sebab setiap saat mereka dpt dirusak oleh peraturan2 aneh seperti jam malam utk wanita atau pakaian harus a'la arab. atau RUU pornografy. Jikalau negara merundingkan RUU ini - betul2 waste of energy. Diseluruh dunia persoalan kepandaian bekerja yg tertua didunia tidak akan dan tidak dapat dikontrol. Jikalau ini UU dijalankan diIndonesia, pornography tetap akan ada , dan bedanya dgn keadaan sebelumnya, kaum corruptor akan mendapat penghasilan baru. Andre
reporter jalanan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: <[EMAIL PROTECTED]> MAJELIS MUJAHIDIN DEPARTEMEN DATA DAN INFORMASI Jalan Jatinegara Timur III no.26 Jaktim-13350 Tlp/Fax: 021-8517718 Nomor : 01/03/MM-DATIN/06 Lamp. : - Perihal : SOMASI Kepada: 1. Gubernur Propinsi Bali 2. Pimpinan DPRD TK I Bali Di Tempat Setelah memperhatikan pernyataan Gubernur Bali I Made Dewabrata, pimpinan DPRD Tk I Bali, dan sejumlah tokoh masyarakat Bali dalam menanggapi rencana pengesahan RUU APP, maka kami ajukan SOMASI dengan alasan sebagai berikut: 1. Logika pariwisata sebagai tulang punggung perekonomian Bali untuk menolak RUU APP adalah mengada-ada, karena masyarakat Bali sebelum ini hidup tanpa pariwisata. Justru dengan mengundang wisatawan asing, kemaksiatan merajalela, prostitusi tumbuh subur, narkoba bersimaharajalela, sehingga rakyat Bali menjadi budak di negerinya sendiri. 2. Logika budaya untuk menolak RUU APP sama sekali tidak berdasarkan fakta sosiologis dan filosofis, mengingat pakaian adat Bali relatif menutup aurat (tidak telanjang). Bahkan patung-patung di sana pun diberi kain penutup. 3. Ancaman Gubernur dan masyarakat Bali untuk memisahkan diri dari NKRI merupakan bentuk tirani minoritas dan arogansi yang bernuansa SARA serta ancaman perang terhadap kedaulatan NKRI, di samping melecehkan penduduk mayoritas muslim. Mencermati pernyataan tersebut maka: 1. Kami mendesak Pemerintah cq TNI untuk segera bertindak tegas terhadap anasir disintegrasi yang nampak jelas dengan memanfaatkan momentum penolakan terhadap RUU APP. 2. Jika pemerintah SBY-JK membiarkan ancaman Gubernur Bali tersebut berarti pemerintah secara langsung maupun tidak, telah merestui separatisme di wilayah hukum NKRI, sehingga pemerintahannya merupakan pemerintahan subversif, anti NKRI, dan menyulut konflik SARA. 3. Jika TNI tidak sanggup menanggulangi dan menghentikan sikap arogansi dan anasir separatisme tersebut, maka Majelis Mujahidin bersama institusi Islam lainnya siap untuk menyelesaikannya. Ya Allah, saksikanlah, kami telah menyampaikan, Allahu Akbar! Jakarta, 12 Maret 2006 Drs. Fauzan Al-Anshari, MM Ketua (HP.0811-100138) Reja Pahlawan Kusuma Bangsa E-mail: [EMAIL PROTECTED] Weblog: http://indonebia.blogspot.com --------------------------------- Apakah Anda Yahoo!? Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] SPONSORED LINKS Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn Indonesian language course --------------------------------- YAHOO! GROUPS LINKS Visit your group "ppiindia" on the web. To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/ ** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List ** ** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: ** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ ** ** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral scholarship, kunjungi http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

