** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com 
**http://www.suaramerdeka.com/harian/0603/14/nas02.htm

Hamid: Saya Bukan Tersangka
  a.. Diperiksa KPK selama 5 Jam 
  b.. 
       
      BERI KETERANGAN: Menkum dan ham Hamid Awaluddin memberikan keterangan 
kepada pers seusai menjalani pemeriksaan selama 5 jam di Kantor Komisi 
Pemberantasan Korupsi Jakarta, Senin (13/3). Hamid diperiksa sebagai saksi 
berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengadaan segel surat suara pemilu. (57t) 
 
     
JAKARTA-Mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang juga Menteri Hukum dan 
HAM, Hamid Awaluddin, membantah terlibat dalam kasus segel surat suara yang 
diketuai Daan Dimara.

''Saya sama sekali tidak terlibat dalam kasus segel surat suara yang ditangani 
oleh Daan Dimara. Saya hanya terlibat pada pencetakan surat suara,'' kata Hamid 
Awaluddin usai diperiksa selama 5 jam di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), 
Senin kemarin.

Dia mengatakan, kedatangannya di KPK tersebut memenuhi panggilan sebagai saksi 
dalam kasus segel surat suara atas nama Daan Dimara. ''Saya tegaskan, 
kedatangan saya sebagai saksi, bukan tersangka,'' ujarnya.

Dia menjelaskan, selama ini secara faktual dan formal dirinya tidak pernah 
terlibat dalam pengadaan segel suara, karena memang tidak mendapat SK 
Kepanitiaan. ''Saya saat itu sebagai ketua pencetakan surat suara pilpres I dan 
II. Seperti diketahui, surat suara dan segel suara adalah sangat berkaitan satu 
sama lain.''

Hamid juga membantah telah menerima surat penawaran pencetakan surat suara dari 
Direktur PT Royal Standar Untung Sastrawijaya pada tanggal 1 Juni 2004, 10 Juli 
2004, dan 12 Agustus 2004. ''Saya tidak pernah menerima surat itu dan tidak ada 
kaitannya dengan saya. Sekali lagi saya hanya menangani surat suara,'' ujarnya.

Selama ini pihaknya hanya mengenal Untung melalui koresponden sejak terlibat 
dalam pengadaan surat suara. ''Saya tidak punya hubungan personal dengan dia.''

Kendati demikian, Hamid mengakui ada pertemuan dengan Daan pada tanggal 10 Juli 
untuk membahas soal segel suara. ''Saat itu saya hanya meminta Daan untuk 
mempercepat masalah segel dan menangani logistik untuk tidak terlambat,'' 
katanya.

Menurut Hamid, apa yang selama ini dituduhkan oleh Daan hanya mispersepsi. 
''Saya kira semuanya sudah jelas dan saya sama sekali tidak terlibat secara 
faktual dan formil.''

Hamid Awaluddin akan kembali menjalani pemeriksaan pada Jumat mendatang. 

Jangan Sandiwara

Di tempat terpisah, Guru Besar FH Unhas Makassar Prof Dr Ahmad Ali SH 
mengatakan, panggilan KPK pada Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin merupakan 
langkah awal yang baik bagi KPK itu ataupun pemerintahan Presiden Susilo 
Bambang Yudhoyono (SBY). 

''Saya rasa ini langkah baik. Hal tersebut juga untuk menepis tudingan telah 
terjadi tebang pilih dalam pemberantasan korupsi di Indonesia saat ini. Asalkan 
yang dilakukan KPK ini bukan sekadar sandiwara,'' katanya, kemarin. 

Kendati demikian, Ali mengatakan, bisa saja karena begitu kuat tekanan dari 
Komisi III DPR RI dan publik untuk segera memeriksa Hamid, membuat KPK 
menggelar sandiwara, yaitu sekadar pencucian bahwa Hamid tidak bersalah. 
''Padahal, bila kita berpegang pada keterangan Daan Dimara, sudah jelas 
keterlibatan Hamid,'' ujarnya.

Menurut Ali, dalam keterangan resminya Daan Dimara mengatakan bahwa Hamid 
meminta harga segel itu tidak diubah. ''Menurut Daan, Hamid mengatakan, tinggal 
diteruskan saja. Daan lalu bertanya untuk pekerjaan apa, Pak. Dijawab Hamid, 
untuk pekerjaan segel. Keterangan ini harus dikembangkan KPK.''

Ali meminta Komisi III DPR RI untuk terus mengawasi pemeriksaan Hamid di KPK, 
agar tidak terjadi rekayasa.(aih,F4-49t) 


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Kirim email ke