** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com 
**http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2006/032006/18/0401.htm


Empat "Big Boss" Freeport Terima Rp 126,3 M/Bulan
PAD Papua 2006 Hanya Rp 150,7 Miliar 


FREEPORT "makan" korban. Empat aparat tewas akibat dianiaya massa pengunjuk 
rasa. Setidaknya, itulah tragedi yang menyentak nurani. Catatan hitam itu 
terjadi di kompleks kampus Universitas Cendrawasih Abepura, Jayapura, Papua, 
Kamis (16/3). Aksi massa tersebut, menuntut penutupan tambang Freeport.

Tahukah Anda berapa sebenarnya gaji para petinggi perusahaan tambang emas 
terbesar di Indonesia, PT Freeport McMoran (FMM), yang mengeruk emas bumi 
Tembagapura di Papua itu? 

Jangan kaget, setiap bulan empat big boss, termasuk salah satunya putra 
Indonesia, paling tidak menerima Rp 126,3 miliar lebih. Hal ini berarti dalam 
setiap menit, mereka menerima duit sebesar Rp 3 juta. Bandingkan dengan target 
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Papua tahun 2006 sebesar Rp 150,7 miliar. 

Besaran duit ini dilaporkan kantor berita Reuters (1/3) dan dikutip 
www.tribun-timur.com (3/3). Laporan yang dimuat Reuters memerinci secara pasti 
kisaran yang diterima oleh empat bos besar Freeport tersebut. 

Misalnya Chairman of the Board, James R Moffet, menerima 9.509.183 dolar AS 
(setara Rp 87,5 miliar lebih, kurs Rp 9.200,00/dolar AS) atau satu-satunya 
putra Indonesia, Adrianto Machribie, yang berposisi sebagai President Director 
PT Freeport Indonesia menerima 1.641.827 dolar AS atau sekitar Rp 15,1 miliar.

Sungguh angka yang sangat fantastis. Tapi apakah itu total gaji take home pay 
yang diperoleh? Menurut Reuters, duit ratusan miliar tersebut hanyalah 
compensation (tunjangan) atas jabatan mereka. 

Dalam item tersebut, tidak tertulis salary atau renumeration yang menggambarkan 
gaji yang mereka terima. Dua kata ini --dalam istilah asing-- menggambarkan 
besaran gaji yang diterima. 

Lalu, berapa sebenarnya duit yang dihabiskan hanya untuk menggaji empat orang 
tersebut. Tidak ada laporan resmi mengenai hal ini. Apalagi Freeport memang 
dikenal sebagai perusahaan yang tertutup soal gaji para petingginya. Namun, 
kemungkinan gaji mereka berada dalam kisaran angka ratusan miliar juga. 
Demikian Reuters menuliskan laporan Freeport menyusul aksi warga Papua yang 
menutup akses ke pabrik tersebut, beberapa hari terakhir.

** 

SAAT ratusan penambang liar menutup jalan yang merupakan akses utama menuju 
Freeport, sebuah pertambangan emas dan tembaga di Provinsi Papua, sudah 
mengindikasikan adanya perseteruan antara perusahaan multinasional itu dengan 
penduduk lokal. Ketegangan yang akhirnya membawa korban. 

Surat kabar The Australian News, Rabu (1/3) melansir, dengan menghasilkan emas 
dan tembaga yang mencapai puncak harga, dipastikan perusahaan asal AS itu 
mencatatkan keuntungan sekira 1,2 miliar dolar AS pada tahun 2005 dari total 
pendapatan yang berkisar 4,2 miliar dolar AS. Hanya, perusahaan penambang kini 
berada dalam tekanan baik oleh pemerintah Indonesia dan AS terkait dengan 
masalah lingkungan dan hubungan mereka dengan militer Indonesia. Pihak 
berwenang AS saat ini sedang melakukan investigasi terkait dengan kasus suap 
jutaan dolar terhadap petinggi militer. 

Menurut rumor, pembayaran bernilai jutaan dolar itu dilakukan untuk membayar 
keamanan di tambang Grasberg. Indonesia juga ikut melakukan penyelidikan yang 
terkait perusakan lingkungan yang kemudian dibantah juru bicara perusahaan itu 
dengan mengatakan tidak ada hal yang salah dalam proses penambangan Freeport di 
Papua. 

Seiring dengan munculnya kasus itu, warga Papua juga melakukan perlawanan agar 
diberi kemerdekaan dari Indonesia. Polisi terpaksa menggunakan gas air mata dan 
siraman air untuk membubarkan pengunjuk rasa di luar kantor Freeport di 
Jakarta. 

Freeport memproduksi 200.000 ton biji emas per hari. Blokade warga mulai 
berlangsung awal Maret lalu atau sehari setelah militer melakukan operasi 
pembersihan dari jalur sungai di mana Freeport membuang limbahnya. 

Polisi kemudian menembakkan peluru karet kepada para penambang liar yang 
membawa panah saat melakukan protes itu. Sedikitnya lima orang menderita cedera 
serius termasuk dua orang penambang liar. Insiden ini membuat hubungan 
Freeport dan masyarakat setempat menjadi tegang. 

Tetapi, para pekerja Freeport mengatakan, kejadian itu hanya isu baru yang 
menghantam perusahaan yang mulai beroperasi di Papua sejak tahun '70-an. Mereka 
juga mengatakan, para penambang itu bukan masalah besar bagi mereka sebelum 
pihak Freeport mulai melakukan pembenahan sungai dekat tambang yang dimulai 
tahun 2000 lalu. 

Sejak saat itu, banyak penambang ilegal mulai beroperasi terutama harga emas 
mulai melonjak. Tiap penambang dapat memperoleh dua atau satu gram per hari, 
sebuah bisnis yang sangat menguntungkan di tengah-tengah sebagian masyarakat 
Indonesia hanya memperoleh pendapatan kurang dari dua dolar AS per hari. Saat 
ini, harga satu gram emas berkisar 18 dolar AS. (TT/Ibnu/"PR")***


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Kirim email ke