Memang di Austria tak dirasakan kecemasan akan bahaya Islamisasi, 
baik oleh pemerintah (partai yang memerintah adalah partai Kristen 
Demokrat), maupun partai oposisi terbnesar SPĂ– (partai Sosialis 
Demokrat). 

Inipun dapat difahami dari sisi sejarah. republik Austria yang 
berdiri pada tahun 1918 setelah selesai PD I, menggantikan 
kekaisaran Austria dibawah dynasti Habsburg yang telah memerintah 
negeri ini sejak abad ke 7.

Kekaisaran Austria wilayahnya beratus kali wilayah Republik Austria 
sekarang, yang terbentang dari laut Adria dan wilayah balkan, hingga 
laut Utara.

Diantara wilayah yang dahulu termasuk kekaisaran Austria, terdiri 
beberapa wilayah yang Muslim, antara lain Bosnia-Herzegovina. Dalam 
pasukan kekaisaran Austria, ada kesatuan Muslim, yang dinamakan 
Bosniak. 

Hubungan kekaisaran Austria, yang runtuh karena kalah PD I itu pada 
1918, dengan kekhalifatan Turki juga sangat baik (bersama kekaisaran 
Prussia (yang kini menjadi Jerman).

Sikap penduduk Muslim di Austria, yang terutama terdiri dari buruh 
miugran dari Turki, sangat berbeda dengan di Perancis, dimana di 
Austria sangat dirasakan upaya penduduk Muslim untuk menyesuaikan 
diri dengan peraturan dan keadaan Austria.

Penduduk Muslim di Austria juga mengutuk keras semua kekerasan yang 
dilakukan atas nama islam, dimanapun. Mereka adalah bagian dari 
penduduk Austria beragama lain, yang sangat demokratis.

Setiap hari kami lihat di tram, bus, underground, kereta api, wanita 
Muslim yang berjilbab dan berbusana Muslim, yang bagi kami di 
Austria dianggap bagian dari keberagaman disini. Pengalaman Austria 
beribu tahun hidup diantara berbagai agama, sangat menunjang sikap 
toleran ini.

Kebengisan penduduk pribumi Austria dirasakan, sejak ratusan tahun, 
terhadap penduduk Yahudi, yang terlihat dengan adanya kamp kamp 
konsentrasi di bumi Austria. Beberapa juta orang Yahudi dihabisi 
disini, dirampas hartanya, baik dalam PD II maupun dibawah kerajaan 
dan kekaisaran Austria.

Presiden presiden Austria telah mengunjungi Israel dan meminta maaf 
secara resmi kepada bangsa Israel.

salam

danardono










--- In [email protected], "Samsul Bachri" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> 
> > *Amandemen UU tentang Islam, Secercah Harapan Bagi Muslim 
Austria*
> > 
> > 21 Mar 2006 06:21 WIB
> > 
> > 
> > 
> > eramuslim - Negara Austria sedang membuat undang-undang baru 
yang 
> > memberikan hak yang lebih luas bagi warga minoritas Muslim di 
negeri 
> > itu. Dalam undang-undang baru tersebut misalnya dibolehkan 
pendirian 
> > sekolah untuk para calon imam, mempekerjakan seorang da'i di 
dinas 
> > kemiliteran, kepolisian dan rumah sakit-rumah sakit dan yang 
terpenting 
> > adalah undang-undang tersebut menegaskan bahwa serangan fisik 
maupun 
> > berupa kata-kata pada para Muslimah merupakan tindak kriminal.
> > 
> > "Kami sudah menuliskan dan amandemen-amandemen kini sedang 
dibicarakan 
> > dengan pejabat pemerintah yang akan membawa draft tersebut pada 
parlemen 
> > untuk disahkan. Saya harap, ini sudah bisa dilakukan pada akhir 
masa 
> > pemerintahan pada bulan Oktober," kata Mudr Khugah, utusan 
pribadi ketua 
> > Otoritas Agama Islam di Austria. Ia mengatakan, undang-undang 
tentang 
> > Islam yang dibuat pada tahun 1912 dengan target warga Muslim 
Bosnia, 
> > sudah terlalu kuno dan perlu dimodifikasi.
> > 
> > Salah satu kemajuan dalam undang-undang yang baru nanti adalah 
tentang 
> > pendirian sekolah untuk mendidik para calom imam. "Sekolah ini 
akan 
> > berafiliasi dengan Universitas Wina dan disupervisi oleh Islamic 
> > Religoius Authority -IRA. Sama halnya dengan yang dilakukan 
untuk agama 
> > Protestan dan Katolik di negeri ini," sambung Khugah. Fakultas 
tersebut, 
> > menurutnya, akan dibiayai oleh kementerian pendidikan Austria 
dan 
> > Universitas Wina.
> > 
> > Islam secara resmi diakui di Austria pada 1912, dan menjadi 
agama kedua 
> > terbesar setelah Kristen Katolik. Jumlah Muslim di Wina, 
diperkirakan 
> > mencapai 400.000 orang atau sekitar 4 persen dari 8 juta jumlah 
penduduk 
> > negeri itu.
> > 
> > Khugah mengatakan, amandemen undang-undang tersebut memungkinkan 
> > diberikannya siraman rohani Islam dan sholat berjamaah di basis-
basis 
> > militer di mana terdapat tentara-tentara yang menganut agama 
Islam. 
> > Bahkan di markas militer di Wina, kata Khugah, sudah ada ada 
aula untuk 
> > sholat.
> > 
> > Menteri Pertahanan Austria Guenther Platter pada Sabtu (18/3) 
menguatkan 
> > bahwa kemiliteran negara itu mengizinkan ceramah-ceramah yang 
diberikan 
> > pada da'i. Menurut Platter seperti dikutip surat kabar De 
Kurier, jumlah 
> > tentara yang menganut agama Islam di kemiliteran Austria 
jumlahnya 
> > sekitar 3,5 persen, jumlah yang sama dengan penganut Protestan.
> > 
> > 
> > Selain di kemiliteran, sirama rohani oleh para ustadz juga sudah 
> > diizinkan di laksanakan di penjara-penjara dan rumah sakit. "Ada 
sekitar 
> > 1.100 tahanan Muslim di penjara Austria yang membutuhkan 
tuntutan 
> > agama," katanya dan hal itu sudah dilakukan terhadap para 
tahanan yang 
> > beragama Islam selama kurang lebih 6 tahun sebelum akhirnya 
disahkan 
> > secara resmi oleh kementerian dalam negeri dan IRA.
> > 
> > Yang menggembirakan, menurut Khugah, amandemen undang-undang 
yang baru 
> > memberikan keleluasaan bagi para Muslimah di Austria, terutama 
dalam 
> > tata cara berpakaian.
> > 
> > *Pelajaran Agama Islam di Sekolah Katolik*
> > 
> > Sementara itu, gereja Katolik di wilayah dataran tinggi Austria 
> > memutuskan untuk mengizinkan pemberian pelajaran agama Islam di 
salah 
> > satu dari 55 sekolah afiliasinya. Langkah ini diharapkan juga 
ikut 
> > dilakukan oleh sekolah-sekolah Katolik lainnya mengingat makin 
banyaknya 
> > siswa-siswi Muslim yang mendaftar ke sekolah tersebut.
> > 
> > Berdasarkan undang-undang pendidikan agama, sekolah-sekolah 
diwajikan 
> > untuk mengalokasikan waktu satu jam dalam seminggu untuk 
kelompok 
> > penganut agama minoritas jika jumla siswanya mencapai tiga 
orang, jika 
> > lebih maka waktunya diperpanjang menjadi dua jam dalam seminggu. 
(ln/iol)
> > -- 
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
===================================================================
> >         Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
> > 
=================================================================== 
> > Yahoo! Groups Links
> > 
> > 
> > 
> >  
> > 
> > 
> >
>






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke