antara "ummatan wasathan" (umat penengah) dan "khaira ummah" (umat 
terbaik)...:-)

enjoy it...

--- In [email protected], "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> REPUBLIKA
> 
> Kamis, 23 Maret 2006
> Menurut Tim Winter, di tengah momen kritis sekarang ini dalam 
sejarah kita, umat Islam hanya punya satu harapan realistis untuk 
bisa survive; dan itu adalah merestorasi kembali ''ummatan 
washatan'', seperti telah dirumuskan dalam ijma' ulama sejak masa 
klasik. Tetapi, ini bisa dilakukan hanya dengan mengembangkan 
keadaan hati, kalbu kita; dan mengisinya kembali dengan nilai-nilai 
kebajikan Islam tentang cinta kasih, respek, toleransi, dan 
rekonsiliasi. Tanpa itu, yang akan ditemui umat hanyalah kepedihan 
dan kegagalan yang menyakitkan
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>

REPUBLIKA
Jumat, 24 Maret 2006

Umat Terbaik 

Oleh : Arif Abi Naufal 


''Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk 
manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah 
dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah.'' (QS Ali-Imran: 110).

Para ulama menafsirkan ayat tersebut kepada satu kata yang membuat 
umat Islam ini dinobatkan sebagai umat terbaik dari keseluruhan 
umat, yaitu dakwah. Maksudnya, saling mengajak untuk sama taat 
kepada Allah SWT.

Sejauhmana umat Islam peduli kepada sesama manusia, terlebih kepada 
sesama Muslim, maka sejauh itu pula pertolongan Allah SWT akan 
datang kepadanya. Jika sebaliknya, maka umat Islam justru akan 
merasakan berbagai musibah dan bencana.

''Hendaklah kamu mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. 
Jika tidak, maka Allah SWT akan menguasakan atasmu orang-orang 
paling jahat di antara kamu, kemudian orang-orang yang baik di 
antara kamu berdoa dan tidak dikabulkan (doa mereka).'' (HR Abu 
Dzar).

Suatu ketika Aisyah bertanya kepada Rasulullah SAW, ''Jika Allah 
menurunkan azab di muka bumi ini, apakah azab itu akan menimpa orang-
orang yang salih juga, seperti orang yang bersalah ditimpa azab?''

Rasulullah SAW menjawab, ''Ya! Azab akan menimpa semua orang di 
dunia ini, tetapi pada hari kiamat orang yang salih akan dipisahkan 
dari orang yang bersalah.'' (Fadhail A'mal).

Inilah hakikat makna yang sesungguhnya dari pertalian persaudaraan 
sesama Muslim. Yakni, adanya rasa sedih bila melihat saudaranya 
belum mau menaati perintah Allah SWT, ada kerisauan yang mendalam 
akan kemurkaan Allah SWT kepada mereka.

Kemaksiatan, pada saat sekarang ini sudah menjadi pemandangan yang 
lazim di mana-mana. Padahal, kalau kita diam saja, dan bahkan tidak 
merasakan kesedihan dalam hati, sesungguhnya kita sedang mengundang 
bencana yang pedih kepada diri sendiri yang datangnya dari Zat Yang 
Maha Menguasai seluruh kehidupan ini, yaitu Allah SWT.

''Tidaklah seseorang melakukan perbuatan-perbuatan maksiat dan ia 
berada dalam suatu kaum, namun kaum itu tidak mencegahnya walaupun 
mereka mampu, melainkan Allah SWT akan menimpakan bencana yang pedih 
ke atas kaum itu sebelum mereka mati.'' (HR Abu Daud dan Ibnu Majah-
Attarghib).

Maka sudah jelas bagi kita, inilah sumber berbagai musibah, bencana, 
dan malapetaka yang berturut-turut datang silih berganti di negeri 
ini. Yaitu, kelalaian kita yang terus-menerus justru berkubang dalam 
sikap egois, membangun ketidakpedulian kepada saudara-saudara kita 
yang masih berani menentang perintah Allah SWT.

Semoga Allah SWT memberi kekuatan untuk merajut kembali hakikat 
persaudaraan yang kian hari kian menipis di relung-relung kalbu umat 
ini, agar kita semua mendapat ridha Allah SWT.







***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke