RADAR TIMIKA Sabtu, 25 Maret 2006 Wicky Sianturi tertimbun saat bekerja
TIMIKA - Superintendent HRD (?) PT Trakindo Utama, Binahara Sianturi, yang ditemui Radar Timika di Terminal Keberangkatan Bandara Moses Kilangin Timika, Jumat siang, ketika bersama rekan-rekannya mengantar keberangkatan jenazah Wicky Sianturi Salomo, menjelaskan bagaimana rekannya itu bisa tertimpa musibah. Menurut Binahara, Wicky sudah bekerja selama dua tahun di PT Trakindo Utama. Sehari-hari Wicky bekerja di bagian computer, tepatnya Information Tecnology (IT). Saat kejadian longsor, lanjut Binahara, ketika itu Wicky Sianturi sedang bekerja di salah satu ruangan di gedung PT Trakindo di Mile 74. Bongkahan longsoran kemudian menimpa bangunan tempat korban bekerja. Ketika ditemukan, jenazah korban tertimbun material longsor. "Korban meninggal yang terakhir kali ditemukan oleh petugas," ujar Binahara. Korban Wicky selama ini setiap kali ke Timika menginap di Hotel Serayu Timika. Dia merupakan lajang berusia 30 tahun. Jenazahnya kemarin sedianya diterbangkan dengan pesawat PT Garuda yang berangkat Pukul 12.40 WIT, namun batal. Akhirnya pihak PT Trakindo mengusulkan dan disetujui oleh PTFI agar jenazah Wicky diterbangkan menggunakan pesawat Airfast. Korban, kata Binahara sebelumnya pada Kamis malam disemayamkan di Sport Hall Tembagapura. Ketika itu telah dilaksanakan ibadah bersama yang dipimpin salah seorang pendeta dari GKI Kalvari Tembagapura dan diikuti rekan-rekan korban maupun seluruh masyarakat Batak di Tembagapura. Jumat pagi, jenazah Wicky dimasukkan ke dalam peti mati berwarna coklat. Di atas peti mati itu tertempel foto korban. Jenazah Wicky dibawa ke Timika dengan mobil ambulnas milik RS Tembagapura bernomor 01-2507 dan tiba sekitar Pukul 09.00 WIT. Namun jenazahnya tidak dikeluarkan dari dalam mobil ketika berada di bandara hingga diterbangkan Jumat sore. Kondisi korban Sementara itu, salah seorang sumber Radar Timika yang tak mau disebutkan namanya ketika dikonfirmasi kemarin, mengatakan bahwa kondisi para korban rawat inap di RS Tembagapura semakin membaik. Ketiga korban rawat inap adalah Mokhtar Tupen, Rustam Effendi dan Restu Sondah. (sas) [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

