25.06.2006

Penelitian Umur Panjang

Satu abad terakhir ini umur harapan hidup manusia
meningkat dua kali lipat. Terutama di negara maju,
umur harapan hidup penduduknya rata-rata mencapai 80
tahun.

Pertanyaannya kini, apakah trend peningkatan umur
harapan hidup akan terus berlanjut? Apakah di tahun
2050 mendatang, manusia akan berumur rata-rata lebih
panjang lagi? Para peneliti umur panjang memberi
jawaban pendek dan tegas, ya! 

Perkembangan ini tentu saja ada dampak ikutannya.
Pakar biologi dari Universitas Texas di San Antonio,
Steven Austad mengatakan:

Steven Austad: “Dalam waktu 10 hingga 15 tahun
terakhir ini, dalam uji coba di laboratorium, kami
berhasil meningkatkan terus umur harapan hidup
binatang percobaan. Hampir setiap bulan diitemukan gen
baru, dimana dengan merekayasa gen tersebut, kami
dapat memperpanjang umur hidup tikus, cacing atau
lalat buah.“

Makan Sedikit, Umur Bertambah Panjang

Sekarang Austad memiliki satu sasaran utama. Ia hendak
meningkatkan terus umur harapan hidup manusia. Sebab,
pengetahuan yang diperoleh para peneliti dari uji coba
pada tikus dan lalat percobaan, suatu hari nanti
dipastikan juga dapat diterapkan kepada manusia.
Pengamatan pada binatang percobaan menunjukkan
kesamaan mekanisme, yakni jika asupan kalori
diturunkan, umurnya akan bertambah panjang.
Gampangnya, jika makan lebih sedikit, umur akan
bertambah panjang. Akan tetapi, metode itu memiliki
dampak samping.

Steven Austad: “Biasanya memang tidak disebutkan bahwa
semua cara yang dilakukan, juga mengandung dampak
negatif. Salah satu dampak samping misalnya
meningkatnya kerentanan terhadap infeksi. Selain itu
cara menerapkan hasil uji coba pada binatang kepada
manusia juga diperdebatkan“

Pada prinsipnya, mengurangi asupan kalori adalah upaya
untuk mencegah reaksi oksidasi dalam sel. Reaksi ini
menghasilkan apa yang disebut radikal bebas, dimana
pada gilirannya, radikal bebas ini kembali
menggerogoti kode genetika DNA, yang membuat sel menua
dan mati. Jadi, dengan logika sederhana dapat ditarik
kesimpulan kasar, jika asupan kalori dikurangi,
berarti produk radikal bebas juga lebih sedikit.
Artinya sel hidup lebih panjang.

Mencegah Hilangnya Kode Genetik

Penelitian yang dilakukan di sejumlah universitas
Amerika Serikat menunjukkan, diet ketat pada binatang
percobaan, memang membuktikan logika tersebut. Pada
tikus percobaan yang volume makanannya dikurangi 40
persen, umurnya bertambah panjang dua kali lipat
dibanding tikus percobaan yang diberi makan dalam
jumlah normal. Bahkan pada cacing percobaan,
dikuranginya kadar gula dalam metabolisme, mampu
menghentikan proses penuaan untuk sementara waktu.

Selain memerangi radikal bebas, para peneliti umur
panjang juga berusaha mencegah kematian sel. Selama
ini, para peneliti memperkirakan, kematian sel
terutama terjadi akibat radiasi, keracunan atau
kesalahan kodifikasi DNA. Tetapi sekarang juga
diketahui penyebab lainnya, yakni proses pembelahan
sel yang melibatkan Telomere, yakni potongan DNA yang
ada pada ujung kromosom. Setiap kali membelah diri,
Telomere menjadi semakin pendek. Mula-mula efeknya
tidak merugikan, tetapi ketika Telomere ini habis,
maka kromosomnya yang terus membelah diri, hingga kode
genetiknya pelan-pelan hilang.

Penyakit Genetika

Faktor lainnya yang juga terus diteliti adalah
penyakit genetika. Misalnya saja penyakit yang amat
jarang, yakni proses penuaan secara cepat yang disebut
Progeria. Anak-anak yang menderita penyakit genetika
tersebut, menjadi tua dengan amat cepat, sebagian
bahkan mengalami proses penuaan sejak umur tiga tahun.
Penyakit lainnya adalah Syndroma-Werner, dimana
penuaan secara cepat dimulai pada saat penderitanya
memasuki usia 20 tahun-an. Penderita penyakit penuaan
drastis semacam itu, jarang dapat mencapai usia hingga
50 tahun.

Dengan mengetahui basis mekanismenya sebetulnya para
pakar memiliki harapan besar dapat mengembangkan obat
anti penuaan, terutama yang memiliki khasiat ampuh,
yang dapat membantu pengurangan asupan kalori. Untuk
mencapai sasaran yang diharapkan, Aubrey de Grey,
pakar biologi penuaan dari Universitas Cambride di
Inggris, menerapkan strategi yang berbeda. Ia tidak
memfokuskan diri pada khasiat pengurangan asupan
kalori.

Aubrey de Grey: “Saya merasa tertarik bahwa kerusakan
di dalam sel manusia, meningkat seiring dengan
bertambahnya umur. Di paruhan pertama kehidupan,
kerusakan ini belum menimbulkan dampak serius.
Sebaliknya, dalam paruhan masa hidup berikutnya,
kerusakan sel ini mulai menjadi masalah. Saya pikir,
dalam waktu dekat ini terdapat kemungkinan untuk
menanggulangi kerusakan sel, atau paling tidak
menguranginya. Dan hal itu dilakukan dengan
obat-obatan baru, baik dengan terapi sel induk maupun
dengan imunisasi. Jadi kita tidak perlu mencegah
munculnya kerusakan sel, melainkan dapat
menanggulanginya kemudian.“

Hal ini tentu saja merupakan kabar baik bagi mereka
yang gemar makan enak. Mereka dapat menikmati makanan
kesukaannya tanpa rasa khawatir. Setelah itu tinggal
minum pil ajaib pencegah asupan kalori, agar tetap
awet muda dan sehat. Aubrey de Grey berpendapat,
pengembangan obatnya sejauh ini tidak menghadapi
hambatan berarti. 

Aubrey de Grey: “Jika kita dalam waktu 25 atau 30
tahun mendatang benar-benar dapat mengembangkan terapi
untuk memperpanjang umur harapan hidup, saya
perkirakan bahwa umur harapan hidup meningkat lagi
rata-rata 30 tahun, dan itu tambahan umur yang cukup
lama. Dalam kurun waktu tersebut, ilmu kedokteran
pasti melakukan kemajuan berikutnya. Dan umur harapan
hidup akan terus meningkat lagi, begitulah seterusnya“

Banyak Orang Berumur Panjang, Juga Satu Masalah

Hasilnya adalah semacam terobosan besar, dimana terapi
panjang umur akan terus berkembang pesat. Manusia akan
semakin panjang umur, dan pada usia 120 tahun akan
tetap sehat seperti orang berusia 60 tahun pada saat
ini. Hanya saja, jika wawasan pakar seperti Grey
memang benar dan dapat menjadi kenyataan, apa yang
akan terjadi dengan struktur kemasyarakatan? Tema
inilah yang diteliti oleh Shripad Tuljapurkar dari
Universitas Stanford. Ia meneliti pertanyaan, apa yang
akan terjadi, jika sampai akhir abad ini, umur harapan
hidup manusia meningkat rata-rata 30 tahun? 

Shripad Tulkapurkar: “Pada saat ini, di Amerika
Serikat lima orang pekerja menjamin dua orang
pensiunan. Pada tahun 2050 komposisinya akan berubah,
yakni lima orang pekerja menjamin empat orang
pensiunan. Untuk dapat menjamin pembayaran pensiun,
umur pensiun harus dinaikkan menjadi 85 tahun. Dan
juga masih terdapat efek kedua. Jumlah penduduk dunia
terus meningkat. Jika manusia berusia lebih panjang,
artinya makin banyak orang. Penghuni Bumi saat itu,
bukannya 10 miliar orang, tapi mungkin saja mencapai
11 sampai 12 miliar orang.“

Bagi segelintir manusia ramalan umur harapan hidup
yang makin panjang, memang amat menarik. Siapa yang
tidak merasa gembira, jika umurnya bertambah panjang
antara 20 sampai 30 tahun? Akan tetapi, masyarakat
dunia juga akan menghadapi tantangan lebih besar.
Sementara itu, para pakar peneliti upaya memperpanjang
umur masih kebingungan, mencari resep ampuh untuk
menjawab tantangan kemasyarakatan tersebut.


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke