Yang kaya itu punya service istimewa nan rahasia bagi umum. Yang miskin 
tanggung segala, bukan saja yang disebut dosa, tetapi tekanan  lingkungan 
yang lebih berat dari keluarga..

----- Original Message ----- 
From: "irwank" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Cc: <[email protected]>
Sent: Monday, March 27, 2006 10:29 AM
Subject: Re: [ppiindia] Aborsi di Indonesia, Dua Juta Kasus Per Tahun


> Lewat lembaga survey? Bukankah pemilu kemarin membuktikan lembaga survey
> jauh lebih akurat dibanding institusi resmi (seperti BPS)? :-p
>
> Cuma bedanya waktu itu pake isu 'dizhalimi' dan dalam suasana kontes
> idola-idolaan,
> bisa mendongkrak (balik) popularitas seseorang..
> Kalau yang kaya' beginian gak tahu pake isu apaan, supaya bisa valid..
>
> CMIIW..
>
> Wassalam,
>
> Irwan.K
>
> On 3/27/06, Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>
>> Refleksi: Dari mana bisa diketahui bahwa aborsi 2 juta per tahun di
>> Indonesia, bila (a) aborsi dilarang dan (b) catatan BPS senin kemis?
>>
>> http://www.gatra.com/artikel.php?id=93251
>>
>>
>> Aborsi di Indonesia, Dua Juta Kasus Per Tahun
>>
>> Makassar, 25 Maret 2006 16:14
>> Tingkat kasus aborsi di Indonesia tertinggi di Asia Tenggara, yakni
>> mencapai dua juta kasus, dari jumlah kasus di negara-negara ASEAN yang
>> mencapai 4,2 juta kasus per tahun.
>>
>> Data Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization-WHO) mengenai
>> kasus aborsi tersebut terungkap pada pada Talk Show `Virginitas dan 
>> Fenomena
>> Aborsi` yang digelar di Makassar, Sabtu..
>> "Kondisi ini sungguh memprihatinkan dan harus disikapi segera oleh semua
>> pihak agar kasus tersebut tidak semakin bertambah," ungkap Rudi Imam
>> Prasetyo, project manager Media Sollution selaku penanggung jawab talk 
>> show.
>>
>> Dari fenomena yang terjadi itu, maka pihak Media Sollution tertantang
>> untuk menggelar acara tersebut dengan menghadirkan Zaskia Adya Mecca, 
>> artis
>> dari Jakarta, Ismarli Muis, psikolog dari Universitas Negeri Makassar 
>> (UNM),
>> dr Fatmawati Madya, SPOG dari RS Regional Wahidin dan Das`ad Latif, MSi,
>> pengamat media dari Universitas Hasanuddin.
>>
>> dr Fatmawati dalam kesempatan tersebut, mengakui Rumah Sakit (RS) di
>> Makassar saja, hampir setiap hari selalu mendapat pasien yang terlibat 
>> dalam
>> kasus aborsi yang sebelumnya sudah ditangani dukun atau dilakukan 
>> sendiri.
>>
>> "Mereka itu datang dalam kondisi sudah terjadi infeksi atau pendarahan
>> yang hebat," jelasnya sembari menambahkan, dan hampir setiap hari pula 
>> ada
>> saja pasien yang datang ke rumah sakit meminta janinnya digugurkan dengan
>> alasan yang tidak jelas (bukan alasan medis).
>>
>> Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan, kasus aborsi di 
>> Indonesia
>> pada tahun 1999 saja terdapat sekitar 2 kasus. Dari jumlah tersebut 
>> sebanyak
>> 750 kasus dilakukan remaja putri yang belum menikah dan 1.250 kasus
>> dilakukan oleh ibu rumah tangga atau perempuan yang sudah menikah.
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia 
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> 



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke