Bung Iwan,
entah baca dimana neh saya lupa, fenomena kesurupan masal ini ada yg 
pernah membahasnya karena ada sejenis virus yang menyerang otak dan 
virus ini menular...:?

Kadang terjadi sama anak kecil yang panasnya tinggi, ngomongnya jadi 
ngaco ..yg katanya ngeliat gondoruwo lah...or etc

Minggu lalu anakku juga panasnya tinggi, katanya kepalanya pusing 
banget, dan kok ngeliat orang jadi aneh. Yang kecil jadi gede yang 
gede jadi kecil. Katanya lagi atap rumah ini kayaknya mo jatuh dan 
niban dia, dia jadi berteriak kaget!

Jadi mungkin aja pada saat panas tinggi, ada "virus" yang menyerang 
otak...dan pada saat itu otak terganggu dan keluarlah kata2 dan 
tingkah laku aneh...

he..he...bukannya ngebela iblis neh!

wassalam,


--- In [email protected], Iwan Wibawa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> kalau menurut saya ini diakibatkan oleh terlalu banyaknya acara-
acara takhayul di televisi semacam pemburu hantu, dunia lain, 
percaya gak percaya, oh seram dsb, yang mengusik dunia mahluk halus, 
sehingga mereka merasa terganggu dan akhirnya mereka pun melakukan 
hal yang sama terhadap dunia manusia.
>   jangan-jangan di dunia mahlus halus sana juga ada acara televisi 
tentang dunia manusia....he...he...he...
>   jadi konsep hidup damai berdampingan menjadi chaos...dan 
akibatnya ya kesurupan masal...
>    
>   salam
>   iwan
> 
> Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>   he..he..Bung Ambon bisa aja,
> katenye neh, iblis itu macem2 jg tingkatannya (tergantung 
tingkatan 
> manusia itu sendiri). Iblis yang membuat orang kesurupan masal dan 
> iblis yang para petinggi negara/agama korupsi itu beda. Orang 
> korupsi itu jg dinamakan "kesurupan". Disekitar kita juga banyak 
> iblis. Istighfar..istighfar....:-)
> 
> wassalam,
> --- In [email protected], "RM Danardono HADINOTO" 
> <rm_danardono@> wrote:
> >
> > --- In [email protected], "Ambon" <sea@> wrote:
> > >
> > > Refleksi: Kalau  kesurupan masal adalah bukti kurangnya 
> pendidikan 
> > agama  berarti  Menteri Agama, anggota Departemen Agama dan para 
> > petinggi negara yang  korupsi sudah mendapat pendidikan agama 
yang 
> > berlebihan.
> > > 
> > > http://www.gatra.com/artikel.php?id=93243
> > > 
> > > 
> > > MUI: Kesurupan Massal Bukti Kurangnya Pendidikan Agama
> > > 
> > > Surabaya, 25 Maret 2006 07:24
> > > Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menilai kesurupan 
> > (kerasukan mahluk halus) secara massal yang akhir-akhir marak di 
> > berbagai daerah di Indonesia membuktikan kurangnya pendidikan 
> agama 
> > di sekolah.
> > > 
> > 
> > ----------
> > 
> > Ya ampun, bukan kurang pendidikan agama, tetapi memang bangsa 
ini 
> > kurang pendidikan. Kapan mau maju, kalau main takhyul takhyulan 
> > begini terus? Kok puluhan tahun saya di Jerman tak ada yang 
> > kerasukan? mabuk sih iya...kebanyakan minum..
> > 
> > DH
> >
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
*********************************************************************
******
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> 
*********************************************************************
******
> 
_____________________________________________________________________
_____
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan 
dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi 
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> 
>     
> ---------------------------------
>   YAHOO! GROUPS LINKS 
> 
>     
>     Visit your group "ppiindia" on the web.
>     
>     To unsubscribe from this group, send an email to:
>  [EMAIL PROTECTED]
>     
>     Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of 
Service. 
> 
>     
> ---------------------------------
>   
> 
> 
> 
>               
> ---------------------------------
> New Yahoo! Messenger with Voice. Call regular phones from your PC 
and save big.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke