--- In [email protected], "samudjo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Yang meminta pertanggungan jawab adalah Allah SWT di hari akhir > nanti.Termasuk akidah dasar Islam untuk mempercayai hari akhir. Tapi > sebelum itu di dunia pun bila kelakuan kita melanggar norma dan > undang-undang anda akan dituntut. > > Memang orang Barat kini sedikit sekali yang mempercayai adanya hal- hal > yang ghaib, dengan sendirinya itu menutup pintu masuk pengaruh- pengaruh > ghaib dari luar diri. Tapi fenomena hypnosis dan witchcraft membuktikan > bahwa di Barat ada atau pernah ada kepercayaan terhadap hal-hal yang > ghaib. > > Setan yang bermukim didalam diri kita, qorin, tetap ada meski kita tidak > percaya sama yang ghaib, niat-niat buruk adalah bisikan qorin, bila niat > itu kesampaian menjadi tindakan yang merugikan orang lain, tentu saja > diri ini yang harus bertanggung jawab. > > Saya tidak tahu persis proses kerasukan setan, masih ghaib berupa black > box saja. Tapi saya pikir setan gentayangan itu adalah data paket yang > siap merasuki setiap celah yang terbuka. Bangsa Indonesia sekarang ini > tengah mengalami penderiataan yang luar biasa, bencana demi bencana > melanda negeri, stress yang dialami ini menjadi suasana yang volatile > timbulnya kerasukan. > > Hitler yang berhasil mempesona seluruh bangsa Jerman seusai perang dunia > pertama, adalah contoh kerasukan massal yang terhebat yang pernah > terjadi di dunia ini. Hal ini dimungkinkan dengan kondisi bangsa Jerman > yang kalah perang yang harus memikul beban akibat perang diluar > kemampuan mereka. > > Saya kira eling lan waspodo adalah nasehat yang sangat berguna yang bisa > menghindarkan kita dari kerasukan setan. > > WaLlahu a'lam, > > Samudjo
DH: Ya begitulah, pendapat saya juga begitu. Setan yang disebutkan dalam kitab kitab suci, adalah kekuatan spiritual yang A Tuhan. Berhadapan dengan ajaran Ilahi. Tentu banyak hal hal yang "gaib" yang kita alami, dan ini adalah fenomena fenoma yang belum mampu kita jelaskan. Ini karena kekuatan indra kita memang terbatas. Fenomena sukma, adalah hal yang diluar jangkauan nalar kita. Salam danardono > > > > > DISCLAIMER: The information contained in this communication is intended solely for the use of the individual or entity to whom it is addressed and others authorized to receive it. It may contain confidential, legally privileged information or otherwise protected by law from disclosure and is intended solely for the use of the addressee. If you are not the intended recipient you are hereby notified that any disclosure, copying, distribution or taking any action in reliance on the contents of this information is strictly prohibited and may be unlawful. Unless otherwise specifically stated by the sender, any documents or views presented are solely those of the sender and do not constitute official documents or views of PT Apexindo Pratama Duta Tbk. If you received this email in error, please immediately notify the sender or our email administrator at [EMAIL PROTECTED] and delete it from your system. Thank you. > > > [Non-text portions of this message have been removed] > *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

