hehehe ujung-ujungnya khilafah juga. (sorry one liner)
At 01:16 AM 3/29/06 -0800, you wrote: >Jika orang bertanya apakah kaum Muslim menginginkan kebebasan, jawabannya >pasti ya! Namun, mayoritas Muslim akan menambahkan bahwa, Pertama sekali >bagi mereka kebebasan itu tidak berarti bebas dari Tuhan dan agama, dan >mereka akan merangkul kebebasan lain selama kebebasan itu tidak merusak >keimanan mereka dan segala yang memberi arti bagi hidup mereka. Kedua, >mereka akan mengemukakan bahwa agar dikatakan bebas berarti juga bebas >untuk memahami apa yang orang maksudkan dengan kebebasan. Kaum Muslim juga >tidak ingin kebebasan itu dipaksakan kepada mereka sebagai suatu ideologi >oleh Barat yang lebih kuat, yang merasa lebih tau daripada Muslim apa yang >baik bagi Muslim sendiri. Suatu paksaan walaupun di bawah bayangan >kebeasan tetap saja suatu paksaan. Apa yang paling kaum Muslim inginkan >adalah diberikan kebebasan menghadapi masalah mereka sendiri dan menemukan >solusi mereka sendiri. Sepanjang masa-masa ketika Barat mengalami uji coba >dengan seluruh ide dan institusi, dari mulai > Revolusi Perancis sampai Napoleon, dari Revolusi Bolshevik sampai Fasis > dan Nazi, dari Kapitalisme laissez-faiere kepada sosialis dan kembali > lagi ke kapitalis, seluruh dinamika ini datang dari dalam kebudayaan > Barat sendiri dan mereka memiliki kebebasan (penuh) untuk berkembang > sebagaimana yang terjadi, baik maupun buruk, tanpa kekangan atau hambatan > dari luar. Tidak ada kekuatan eksternal, tidak ada kebudayaan yang > mengawasi, mengatur, dan menghalangi Barat bertindak bebas menciptakan > dari dalam kebudayaan mereka sendiri intuisi-intuisi dan norma2 yang > mereka rasakan perlu [Ini juga karena agama Kristen pada saat itu > dianggap tidak dapat memenuhi kebutuhan norma2 tsb yang mengakibatkan > sekularisasi gereja dari negara]. Dunia Islam tidak memiliki > kondisi-kondisi semacam ini. Kebudayaan Barat yang berbicara soal > kebebasan itu jugalah yang telah menempatkan begitu kekangan dan hambatan > pada Dunia Islam demi melindungi kepentingan mereka sendiri. Kekangan dan > hambatan Barat me > njadi > penghalang sangat besar bagi kebebasan bertindak Dunia Islam, lebih > besar daripada penghalang yang mungkin ada atau muncul dari dalam > masyarakat Islam sendiri. > > Di bawah kondisi yang menekan ini, pada abad lalu beberapa Muslim > berpaling pada ideologi Liberalisme Barat, yang lain kepada Marxisme > sewaktu Uni Soviet masih utuh, dan yang lain lagi pada bentuk-bentuk > gerakan politisasi Islam. Akan tetapi, tidak satupun gerakan-gerakan ini > yang lantas bebas dari kekangan eksternal, keadaan yang justru tidak > dihadapi oleh Barat dalam perkembangan sejarah mereka. Apapun keadaannya, > Dunia Islam tentu menginginkan kemerdekaan, tetapi kemerdekaan itu > didorong agar sesuai dengan pemahamannya ttg hakikat manusia, yang tujuan > puncaknya adalah kebesan di dalam Tuhan. Kaum Muslim tidak kurang pintar > dari masyarakat lain, dan jika diberi kebebasan, mereka dapat memilih > untuk diri mereka antara racun dan obat kehidupan. Kaum Muslim sangat > mengininginkan dari Dunia Barat yang lebih kuat ( yang terus saja > berkhutbah ttg kebebasan) untuk memberikan kebebasan berbuat sehingga > Dunia Islam dapat menajwab tantangan dunia saat ini berdasarkan dinamika inte > rnal > masyarakat Islam itu sendiri. Namun kebanyakan orang di Dunia Islam ini > sadar bahwa keinginan itu tidak mungkin akan dipenuhi dan bahwa > kepentingan ekonomi dan geopolitik Barat di Dunia Islam akan didahulukan > daripada persoalan kemerdekaan masyarakat Islam yang riil. Jadi, kaum > Muslim harus menemukan jalan sendiri untuk memperjuangkan kemerdekaan, > pelaksanaan hukum, dan HAM, semuanya dipahami secara Islam, dalam keadaan > di bawah kekangan internal dan eksternal yang mencapai puncaknya dan > tanpa mengorbankan cita-cita kemerdekaan spiritual yang merupakan tujuan > tertinggi kehidupan manusia di muka bumi. > > Lalu jalan apa yang harus ditempuh Dunia Islam setelah menyadari > seperti ini keadaannya?. Simpelnya sih Dunia Islam harus bersatu. Apa > yang bisa membuat umat Islam bersatu? KHILAFAH: satu pemimpin politik > yang Islami. Yang lain "kami dengar dan kami taat" saja ?. Sayangnya, > umat Islam ini sekarang juga keblinger dan mabuk akan "kebebasan" yang > dikhutbahkan Barat ketimbang khutbah kebebasan para sufi....:-( > > wassalam, *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

