Mengenai Nauru ada hal yang menarik bagi penduduk Indonesia, yaitu seperti 
diketahui negeri ini pernah diadakan penambangan guano [pupuk organik - 
phosphate ] nomor wahid di dunia. Jadi kira-kira seperti di Indonesia dalam 
hal penambangan dimana pada umumnya penguasa negara tak ambil pusing 
mengenai keadaan lingkungan dan hari depan bagi generasi mendatang, pokoknya 
gali sana gali sini, duit masuk kantong dan baik perut maupun kantong 
penguasa  gembung. Jadi seperti dikatakan kebanyakan yang beruntung: 
"sykuralhamdullilah mumpun ada rejeki". Apa jadinya dengan Nauru kemudian 
ialah hanya "moon landscape", lobang dimana-mana, akibatnya guano habis dan 
duit pun tidak lagi datang, yang munjur hidup dalam kelimpahan tetapi 
penduduk biasa hidup merana tergantung bantuan luarnegeri. Skenario bagi 
Indonesia pun tak akan beda jauh bila tidak ada perubahan dasar dalam 
politik ekonomi negara dengan pimpinan masyarakat yang berwibawa. Tanpa 
adanya perubahan hari depan tak akan cerah.

Mengenai  FPI, MMI, Laskar Jihad etc seperti dimaklumi  presiden SBY adalah 
mantan jenderal TNI dan juga mantan sekuriti negara pada pemerintahan 
Megawati, jadi paling tidak tahu gerak-gerik organisasi-organisasi tsb. Nah 
kalau organisasi yang disebutkan bikin ribut sana sini dan tidak ditindak 
sesuai peraturan hukum negara menjamin keamanan jiwa dan ketentraman hidup, 
berarti mereka mempunyai dukungan luarbiasa kuat dikalangan kaum berkuasa. 
Kalau presiden RI sebagai panglima tertinggi angkatan perang Indonesia 
membiarkan organisasi-organisi seenaknya bikin macam-macam, tentu  bisa 
diperkirakan ada udang dibalik batu bahwa mereka kebal hukum dan oleh karena 
bebas berbuat..

----- Original Message ----- 
From: "Ari Condro" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Friday, April 07, 2006 11:08 AM
Subject: Re: [ppiindia] Jihad Ofensif ?(M' Ari)


waduh mbak aris, ini kalo khalifahnya baik hati dan tidak ofensif.  hari
gini, gitu lho.  contohnya yg keren kan FPI.  demo ht dan pks juga selalu
memperlihatkan kebencian mendalam dengan negara lain.  engan thailand aja
kita memendam benci untuk kasus thailand selatan.  dengan kambohja, karen
hitam, dengan filipina moro, tintim dengan muslim yg dideportasi. india
dengan berbagai masalah rasial, australia, lha di makassar kemarin aja
warganya di sweeping, dengan china, islam ngerasa kalo warga islam di
sinkiang dipersekusi, susah menjalankan ibadah, apalagi di rusia yg banyak
atheis dan kristen orthodoksnya. apalagi yg negara lain.  amerika dan eropa
?  :D  perancis yg melarang jilbab ?

mungkin kita bersahabatnya dengan NAURU saja.  atau perlu dilihat peta
negara negara yg punya garis tebal dan garis tipis seperti dalam mapnya
huntington dulu itu.  yg potensi konfliknya kayaknya banyak yah dengan
islam.

atau mungkin dnegan inggris, yg walikotanya ken livingstone sering membela
islam. dan HT marak di sana.  lha kalo yg jadi temen adalah inggris, apa
bedanya kekhalifahan ini dengan Ahmadiyyah.  :P

salam,
ari condro


On 4/7/06, aris solikhah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Oh gitu ya mas,
>   kalau sepahaman aris (IMHO), maaf masih ada satu pilihan lagi yakni
> menjadi  ahlu mu'ahid yakni negara khilafah mengikat perjanjian damai 
> dengan
> Thailand  atau membiarkan siapa saja yang ingin gabung dengan khilafah. 
> INi
> jika opsi 1 dan 2 ditolak, opsi ketiga ditawarkan.
>
>   Jihad opsi paling terakhir kalau segala kemungkinan sulit dicapai dan
> negara tersebut berubah memusuhi khilafah (negara tersebut malah mengancam
> dengan militer), kalau nggak, ya nggak lah jihad dilakukan.
>
>   Status warga negara Thailand adalah ahlu Mu;ahid, dimana nyawa dan harta
> bendanya ketika masuk ke khilafahan dijamin keselamatannya. Dan untuk ahlu
> Mu'ahid dia perlu buat paspor.
>
>    Thailand -khilafah islamiyah mengikat kerjasama bertetangga baik dan
> bekerja di bidang tertentu misalnya belajar teknologi dan perdagangan 
> produk
> tertentu khususnya produk pangan. wallahulllam bishawab CMIIW
>
>   salam,
>   aris
>
> Ari Condro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>   makanya saya kasih ilustrasi kondisi dunia nyata :
>
> khalifah kirim surat ke thailand ngasih opsi :
> 1. masuk islam barengan satu negara (bedhol desa nih)
> 2. kalo gak mau masuk islam bayar jizyah
>
> ternyata thailand menolak kedua opsi tersebut. karena itu khalifah HT ini
> menyatakan perang. Mujahidah Pembela Islam kita, mbak Aris ikut serta
> dalam
> peperangan ini. akhirnya timbullah perang antara thailand dengan
> kekhilafahan.
>
> bagaimana dengan saya ? saya tidak setuju dengan konsep jihad semacam ini.
>
> ===
>
> On 4/7/06, aris solikhah wrote:
> >
> > Mas Ari,
> > Terima kasih.
> > boleh bertanya..menurut mas definisi jihad itu seperti apa? Mas Ari..
> > menurut mas dalam Islam jihad ofensif itu ada atau tidak? Aris coba
> > menekankan disini.
> >
> > Ketiga*: manakala dakwah Islam yang dilakukan oleh Daulah Islam
> > (Khilafah)
> > dihadang oleh penguasa kafir dengan kekuatan fisik mereka. Dakwah adalah
> > seruan pemikiran, non fisik. Manakala dihalangi secara fisik, wajib kaum
> > Muslim berjihad untuk melindungi dakwah dan menghilangkan
> > halangan-halangan
> > fisik yang ada di hadapannya dibawah pimpinan khalifah. Inilah yang
> > disebut
> > dengan jihad ofensif .
> >
> > Menurut mas Ari adakah yang salah dari pengertian jihad di atas ini,?
> > Yang kata mas ini dari HT? Seperti apa konsep jihad itu menurut mas Ari?
> > Terus bagaimana hukum berdakwah Islam menurut mas Ari? Jika mengalami
> > hambatan fisik yang dikatakan definisi HT (kata mas Ari)? apa yang harus
> > dilakukan umat ISlam?
> > *
> > Terima kasih ya mas Ari. Ditunggu jawabannya ya mas
> >
> > salam,
> > aris
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > pustaka tani
> > nuraulia
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great
> > rates starting at 1ยข/min.
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> >
> >
> ***************************************************************************
> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> >
> >
> ***************************************************************************
> >
> __________________________________________________________________________
> > Mohon Perhatian:
> >
> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
> otokritik)
> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> > 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
>
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> pustaka tani
>   nuraulia
>
>
> ---------------------------------
> How low will we go? Check out Yahoo! Messenger's low  PC-to-Phone call
> rates.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
>
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links








***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke