http://www.antara.co.id/seenws/?id=31559

     
      GPK OPM SERANG POS TNI, DUA PRAJURIT TEWAS 
        
        
      Jayapura (ANTARA News) - Gerakan Pengacau Keamanan (GPK) yang diduga 
bagian dari Organisasi Papua Merdeka (OPM), Senin siang sekitar pukul 12.30 WIT 
melakukan penyerangan ke pos TNI yang ada di kampung Wembi, Kabupaten Arso, 
Papua, menyebabkan dua anggota TNI dari Yonif 509 yang bertugas di perbatasan 
RI-Papua Nugini (PNG) tewas mengenaskan.

      Kapolres Arso, Kompol Robert Kennedy kepada ANTARA, Senin malam, 
membenarkan terjadinya insiden penyerangan ke pos TNI yang selain menyebabkan 
dua anggotanya tewas juga mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka, yakni 
seorang anggota Yonif 509 Kopda Sugiharto dan seorang mahasiswa politeknik 
kesehatan yang sedang melakukan praktek kerja lapangan (PKL) bernama Joseph.

      Dua anggota TNI yang tewas mengenaskan itu masing masing Sertu Achmad 
Basori dan Pratu Sukarno.

      Menurut Kapolres Arso, dalam insiden itu dua anggota GPK OPM juga tewas 
yakni Edi Pagawak dan Tinus Wenda, namun pihaknya belum mengetahui dengan pasti 
siapa pimpinan kelompoknya.

      Dari laporan yang diperolehnya terungkap insiden penyerangan itu terjadi 
saat para mahasiswan yang sedang melakukan PKL menggelar aksi pengobatan massal 
yang lokasinya berdampingan dengan pos TNI.

      "Saat sedang melakukan pengobatan massal itu, tiba-tiba kelompok massa 
yang diduga anggota GPK-OPM dengan menggunakan berbagai senjata tradisional 
seperti panah dan tombak yang diperkuat dengan sepucuk senjata api jenis AK 47 
melakukan penyerangan," jelas Kapolres Arso, Kompol Robert Kennedy.

      Saat ini jenasah kedua anggota TNI masih berada di RST Marthen Indey dan 
direncanakan Selasa (11/4) akan dievakuasi ke Jember, Jawa Timur, untuk 
dimakamkan.

      Sementara itu korban yang mengalami luka-luka yakni Kopda Sugihardjo 
dirawat di RST Marthen Indey, sedangkan Joseph, mahasiswa politeknik kesehatan, 
kini tengah dirawat di RS Abepura, sedangkan mahasiswa lainnya yang PKL di 
kampung Wembi itu telah dievakuasi ke Polres Arso di Keerom.

      Sumber ANTARA di Kodam XVII Trikora, mengungkapkan, saat ini Dandrem 1702 
Jayapura, Kol.Inf Siswanto, langsung ke TKP.

      Anggota TNI-AD, saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap kelompok 
penyerang.(*)  


-- 
----------------------------------------
I am using the free version of SPAMfighter for private users.
It has removed 0 spam emails to date.
Paying users do not have this message in their emails.
Try www.SPAMfighter.com for free now!


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke