http://www.liputan6.com/view/2,121060,1,0,1144942479.html


Markus Haluk Membantah Terlibat Kerusuhan Abepura

  
              
           
           
           
           
              
     13/04/2006 18:06 
      Markus Haluk mengaku heran termasuk 19 orang paling dicari Polda Papua 
karena diduga terlibat kerusuhan berdarah di Abepura, Papua. Karena merasa tak 
bersalah, Markus mengaku tidak melarikan diri.


     


 
13/04/2006 18:06 
Markus Haluk mengaku heran termasuk 19 orang paling dicari Polda Papua karena 
diduga terlibat kerusuhan berdarah di Abepura, Papua. Karena merasa tak 
bersalah, Markus mengaku tidak melarikan diri.

Liputan6.com, Jayapura: Markus Haluk, seorang dari 19 orang yang masuk daftar 
pencarian orang (DPO) membantah terlibat kerusuhan di Abepura, Jayapura, Papua. 
Markus heran dirinya bisa tercantum dalam DPO. Markus juga mengaku berada di 
Jayapura dan tidak melarikan diri atau bersembunyi, karena ia tidak ikut 
barisan massa waktu unjuk rasa terjadi di depan Kampus Universitas Cendrawasih, 
16 Maret silam. Bantahan itu disampaikan Markus di Jayapura, Kamis (13/4) 

Seperti diumumkan Kepolisian Daerah Papua, hari ini, dari 19 tersangka baru 
sepuluh nama resmi jadi tersangka. Nama Markus Haluk termasuk di dalam sepuluh 
nama itu. Mereka ditetapkan sebagai tersangka setelah aksinya tertangkap kamera 
video. Adapun identitas sembilan tersangka lainnya masih dirahasiakan dengan 
mempertimbangkan azas praduga tidak bersalah [baca: Polda Papua Mengumumkan 10 
Tersangka Abepura].(DNP/Rubai Kadir)

++++

http://www.liputan6.com/view/2,121058,1,0,1144942511.html


Polda Papua Mengumumkan 10 Tersangka Abepura


Liputan6.com, Jayapura: Kepolisian Daerah Papua, Kamis (13/4), mengumumkan 
sepuluh nama tersangka kerusuhan berdarah di depan Kampus Universitas 
Cendrawasih, Abepura, Jayapura, Papua, 16 Maret silam. Mereka ditetapkan 
sebagai tersangka setelah aksinya tertangkap kamera video. Kesepuluh orang itu 
adalah Arnoldus Omba, Hany Lany, Cosmos Juel, Sudirman alias Maman, Pendeta 
Evajelis Timotius Ijil, Alfred Somon, Jefrison Pagawak, Putri Kogoya alias 
Putri Yakoko, Marcus Haluk, dan Hans Gebze. Hans merupakan Ketua Umum Fronts 
Persatuan Perjuangan Rakyat Papua Barat. 

Direktorat Reserse dan Kriminal Polda Papua Ajun Komisaris Besar Paulus 
Waterpau di Jayapura mengatakan, dalam daftar pencarian orang terdapat 19 nama 
tersangka. Namun dengan mempertimbangkan azas praduga tidak bersalah, identitas 
sembilan nama lainnya masih dirahasiakan. Di antara ke-19 nama itu, terdapat 
empat nama pelaku pembunuhan Sersan Dua Agung, anggota TNI Angkatan Udara. Saat 
ini, sudah 17 tersangka diserahkan ke Kejaksaan [baca: Dua Buronan Bentrokan 
Uncen Dibekuk].(BOG/Rubai Kadir) 

-- 
----------------------------------------
I am using the free version of SPAMfighter for private users.
It has removed 151 spam emails to date.
Paying users do not have this message in their emails.
Try www.SPAMfighter.com for free now!


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke