BERITA sepenting ini ttidak muncul di Koran KOMPAS hari ini! Padahal beberapa hari ini KOMPAS cukup rajin menampilkan artikel yang mendukung "pembebasan" TIBO!
Apakah kita masih melihat Kompas sebagai media yang adil, jujur, dan berimbang? Dalam banyak hal mereka sangat bias. Seperti juga soal RUU APP yang sangat njomplang pro para penentang RUU APP! Alhamdulilah saya sudah berhenti langgan KOMPAS sejak 2003 lalu, saat HITLER BUSH mencaplok Irak! Headline-headline Kompas saat itu sangat pro-AS! Enakan baca Koran Temp waktu itu... Mansyur Alkatiri www.alirsyad.org www.cordova-bookstore.com http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=243803&kat_id=375 Minggu, 16 April 2006 Tibo Dkk: GKST Terlibat Kerusuhan Poso Menurut Tibo, sebelum ''turun'' ke Poso mereka bahkan didoakan di halaman GKST. PALU -- Terpidana mati kasus Poso, Fabianus Tibo, mengungkapkan, Majelis Sinode Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) yang berpusat di Tentena --kota kecil di tepian Danau Poso-- terlibat secara langsung dalam kerusuhan Poso. Penyebutan GKST ini adalah di luar 16 tokoh yang pernah disebutkan ketika terpidana kasus Poso --yang menewaskan sekitar seribu orang-- pertengahan 2000 lalu. ''Saya tidak tahu mengapa (mereka yang memegang jabatan di Majelis Sinode) tidak pernah diperiksa polisi,'' kata Tibo (60) dalam wawancara eksklusif dengan sejumlah wartawan di LP Petobo Palu, tempat mereka ditahan, Sabtu. Tibo menjelaskan, ketelibatan para tokoh di GKST itu antara lain dengan memberikan dukungan moril serta lainnya kepada massa ''Pasukan Merah'' yang hendak menyerang warga Muslim di wilayah Poso. ''Saya katakan bahwa sebelum kami turun ke Poso, kami didoakan di halaman GKST oleh para pendeta,'' kata dia meyakinkan. Tibo ketika itu sempat menyebutkan beberapa nama yang memimpin Pasukan Merah saat melakukan penyerangan, antara lain Paulus Tungkanan, Eric Rombot, Lempa Deli, serta Angki Tungkanan sebagai panglima pasukan. ''Mereka semua harus ditangkap polisi untuk menjalani proses hukum agar ada keadilan, termasuk Yahya Patiro (mantan Sekab Poso) yang sudah dikonfrontir dengan saya,'' tuturnya menambahkan. Keterangan senada disampaikan oleh Dominggus da Silva (43), rekan Tibo yang juga dijatuhi pidana mati dan tinggal menunggu pelaksanaan eksekusi. Dengan nada bicara meledak-ledak, Dominggus bahkan mendesak polisi segera menangkap Yahya Patiro untuk menjalani proses hukum. ''Saat itu saya berada di kantor GKST dan mengangkat telepon dari Yahya yang mencari Tungkanan. Karena Tungkanan tidak ada di tempat, Yahya kemudian menitip pesan supaya Tungkanan menghalangi jalan (Trans Sulawesi) yang akan masuk pasukan TNI dari arah Palopo, Sulawesi Selatan,'' katanya. Dipenuhi tumbangan pohon Seluruh ruas jalan masuk wilayah Poso pada saat penyerangan Pasukan Merah akhir Mei hingga awal Juni 2000 memang dipenuhi tumbangan pepohonan. Ini menyulitkan warga Muslim mengungsi untuk menyelamatkan diri ke kabupaten tetangga. Ruas-ruas jalan Trans Sulawesi dan Jalan Provinsi di wilayah Poso baru normal kembali setelah Pangdam VII/Wirabuana, Mayjen TNI Slamet Kirbiantoro, memimpin operasi pemulihan keamanan membawa puluhan buldozer dan panser disertai ribuan pasukan TNI dari berbagai kesatuan. Masih menurut Dominggus, posisi Yahya Patiro sebelum rencana penyerangan dilaksanakan yakni sebagai salah seorang yang mengatur strategi selain berperan memerintahkan panglima perang Pasukan Merah. Salah seorang terpidana kasus kerusuhan Poso dan tengah menjalani hukuman 12 tahun penjara di LP Petobo Palu, Heri Mengkawa, juga mengungkapkan keterlibatan Yahya Patiro dalam kerusuhan Poso. Kepada sejumlah wartawan di Palu sebelumnya, Kapolda Sulteng Brigjen Pol Drs Oegroseno mengklarifikasi jumlah nama yang disebutkan Tibo terlibat dalam kerusuhan Poso. ''Dari mulut Tibo sendiri tidak pernah menyebut 16 nama, tapi hanya 10 nama termasuk di antaranya Yanis Simangunsong, L Tungkanan, Eric Rombot, dan Mama Wanti,'' tutur Oegroseno, Oegroseno juga mengatakan, terpidana Tibo juga tidak pernah menyebutkan nama Yahya Patiro masuk dalam daftar 16 nama tersebut. Namun tambahan itu, katanya, justru dimasukkan oleh orang bernama Anca. Polisi kini masih mengendus oknum bernama Anca. Sementara itu, Polda Sulteng menyebutkan pihaknya penyidik polisi terus mengusut belasan nama yang direkomendasikan Tibo dkk sebagai aktor intelektual kasus kerusuhan Poso. ''Delapan dari 10 orang yang diduga terlibat sudah menjalani pemeriksaan dan telah dikonfrontir dengan para terpidana di LP Petobo,'' kata seorang penyidik polisi. ''Ya, jika beberapa kali dipanggil secara baik-baik tidak juga datang, maka atas nama negara polisi akan melakukan penjemputan secara paksa," kata sang sumber. (ant ) Mansyur Alkatiri CORDOVA Bookstore Online www.cordova-bookstore.com www.cordova-bookstore.com/maduarab.htm Program 5K ICMI: (1)Kualitas Iman dan Taqwa, (2)Kualitas Pikir, (3)Kualitas Karya, (4)Kualitas Kerja; dan (5)Kualitas Hidup -------------------------------------------------------------------------------- YAHOO! GROUPS LINKS a.. Visit your group "anggotaicmi" on the web. b.. To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. -------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------- Internal Virus Database is out-of-date. Checked by AVG Anti-Virus. Version: 7.0.289 / Virus Database: 265.0.0 - Release Date: 08-11-2004 ---------- Internal Virus Database is out-of-date. Checked by AVG Anti-Virus. Version: 7.0.289 / Virus Database: 265.0.0 - Release Date: 08-11-2004 [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

