http://kompas.com/kompas-cetak/0604/20/daerah/2598662.htm
Enam Paus Terdampar di Pantai Gumicik
Denpasar, Kompas - Belasan warga Denpasar Timur, Provinsi Bali, yang tengah memancing di Pantai Gumicik dan Biaung, Denpasar, menemukan enam ekor mamalia laut jenis paus pembunuh kerdil terdampar di bibir pantai sekitar pukul 07.00 Wita, Rabu (19/4).
Dikarenakan sulit menggiring binatang itu ke laut akibat bobot badannya yang berat, masyarakat melaporkan ke polisi.
Lima paus pembunuh kerdil (pigmy killer whale) di antara paus tersebut kemudian dapat digiring ke laut lebih dalam. Sementara seekor lagi terpaksa diangkat dan dilepaskan di Pantai Sanur yang berjarak sekitar lima kilometer dari Pantai Biaung.
Pemindahan paus tersebut dilakukan oleh petugas Polisi Perairan Kepolisian Daerah Bali dibantu anggota Brimob Polda Bali dan sejumlah anggota pemerhati lingkungan Reefcheck Indonesia. Pengembalian paus tersebut ke laut baru bisa dilakukan sekitar lima jam setelah penemuan.
Berat 100 kilogram
Binatang yang berkulit hitam tersebut diperkirakan memiliki berat sekitar 100 kilogram per ekor. Binatang yang terdampar tersebut diperkirakan berusia lima tahun. Panjang badannya mencapai dua meter. Saat ditemukan, kondisi tubuh paus- paus tersebut terlihat lemah dan stres.
Ombak tinggi
Nengah Wijana (48), warga Biaung, adalah salah seorang warga yang merasa kasihan dengan paus yang kepayahan untuk berenang kembali ke laut lepas.
"Kami sebenarnya sudah berusaha menolong dengan menggotongnya ke tengah lautan, tetapi berat sekali. Apalagi hari ini ombak juga tinggi, tidak seperti biasanya," kata Wijana.
Sehari-hari Nengah Wijana sering memancing ikan di pantai tersebut dengan beberapa warga lainnya. Dua tahun lalu, lanjutnya, pernah juga dua ekor paus terdampar.
Ketua Reefcheck Indonesia Naneng Setiasih yang datang ke lokasi mengatakan, terdamparnya paus itu bisa disebabkan oleh gangguan komunikasi antarpaus.
"Biasanya jika satu ekor terdampar, dia akan mengirimkan pesan kepada paus lainnya yang kemudian turut terdampar," ujarnya.
Penggiringan paus kemarin menjadi tontonan warga yang tengah bermain di sekitar pantai. Di Bali, paus dan penyu yang terdampar sudah terjadi beberapa kali, terutama di Pantai Kuta. (AYS)
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
| Cultural diversity | Indonesian languages | Indonesian language learn |
| Indonesian language course |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "ppiindia" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

