--- In [email protected], "Kartono Mohamad" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
Mengapa kita gampang heboh dengan picuan yang simbolik, sementara
mungkin yang substansial karena tidak menggunakan simbol-simbol
serupa dibiarkan saja.

> Siapa tahu orang komunis bahkan sekarang menggunakan Sabili, FPI,
HT, dan sejenisnya sebagai landasan kebangkitan? Apalagi komunisme
sebagai partai tidak lagi mempunyai dukungan inetrnasional. Hizbuth
Tahrir malah sudah menyerupai partai komunis tempo dulu dalam soal
itu. Cita-cita mereka mendirikan negara kekhalifahan yang menguasai
dunia sebenarnya mirip dengan cita-cita Partai Komunis tempo dulu,
menjadikan semua negara berlandaskan komunisme di bawah satu
pimpinan.
> KM


-----------------------

DH: Iya sihh, kok ya mirip mirip ya?

Dahulu, Marx mengkumandangkan pekik juang "Proletar sedunia
bersatulah", dan dunia disatukan dalam organisasi "Internationale"..

Kini ada idee menyatukan umat sedunia dibawah satu khilafah, bukan
lagi proletar tapi umat disatukan dalam ukhuwah..

Idee idee ini selalu terbentur kenyataan dilapangan, bahwa setiap
bangsa ingin hidup dalam kesatuan bangsa dalam batas negara, bukan
menyatu dalam satu ideologi yang satu.

Setiap negara Islam berbeda satu dan yang lain, juga negara Kristen
begitu beda, demikian pula Buddha. Korea bukan RRT, bukan Jepang,
bukan Vietnam atau Thailand.

Manusia memang dalam kemiripannya, pada dasarnya berbeda...

Salam

Danardono








***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke