1. Beda yah ama kaum agamawan di merika selatan yg dekat dengan buruh ....

2. kaum agamawan di Indoensia rata rata merangkap pengusaha, jadi ya gak
mungkin membela buruh.  perkecualian cuma saya liat di sby, karena buruh
maspion sana digerakkan oleh aktivis buruh yg berasal dari univ darul ulum
jombang dan IAIN Surabaya.  tapi mereka bukan kyai sih, dan lucunya mereka
baisanya berasal dari jakarta.


On 4/29/06, Samsul Bachri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Lumayan lah........kan sbagai uang pengampunan dosa ....ya tho?
>
> ----- Original Message -----
> From: "Jimmy Okberto" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Saturday, April 29, 2006 6:59 AM
> Subject: RE: [ppiindia] Aksi Buruh Akan Direkam
>
>
> > Kaum agama kan tinggal nunggu setoran juga dari buruh ...
> > Kesian ...
> >
> > DJ Oko
> >
> >
> > -----Original Message-----
> > On Behalf Of RM Danardono HADINOTO
> >  "...Apabila pihak kepolisian sudah tidak sanggup, baru diserahkan ke
> > militer. "Kalau militer sudah dilibatkan, tak ada kompromi lagi,
> > hanya bedil yang dibawa, kami harap tidak terjadi seperti itu,"
> > tukasnya...."
> >
> > ***** Hmmm, siapakah sih musuh bangsa ini, yang ditakuti? Buruh?
> > Dimana kaum agamawan berdiri? Islam? Kristen? Buddha?
> >
> > Salam
> >
> > Danardono
> >
> > Aksi Buruh Akan Direkam
> >
> > Kamis, 27 April 2006 | 20:45 WIB
> >
> > TEMPO Interaktif, Jakarta:Sejumlah kameramen akan disebar pada titik-
> > titik tertentu di wilayah Jakarta saat aksi peringatan hari buruh 1
> > Mei 2006. "Aparat akan merekam aksi buruh dari awal sampai akhir,"
> > jelas Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, usai Musyawarah Pimpinan Daerah
> > membahas antisipasi aksi buruh, di Balai Kota, Kamis (27/4).
> >
> > Sutiyoso menegaskan, aparat kemananan tidak akan segan-segan
> > memproses secara hukum terhadap perorangan atau kelompok yang
> > berbuat anarkis pada aksi itu. Selain itu, aparat keamanan juga akan
> > diisebar di sepanjang rute aksi. Langkah itu, kata dia, dilakukan
> > untuk mencegah terulangnya tindakan perusakan sejumlah sarana
> > prasarana publik saat aksi buruh tanggal 5 April lalu.
> >
> > Untuk mengamankan aksi buruh tanggal 1 Mei itu, jelas Sutiyoso,
> > telah dipersiapkan aparat keamanan gabungan sebanyak 21 ribu
> > personel. Rinciannya, 12 ribu personel dari Polda Metrojaya, 5 ribu
> > dari TNI semua angkatan, dan 4 ribu personel dari Pemerintah
> > Provinsi DKI Jakarta. "Ditambah unsur dari masyarakat," katanya.
> > Gelar pasukan pengamanan tersebut akan dilakukan hari Jumat (28/4)
> > di Monas. "Cek personel dan kesiapan," kata Sutiyoso.
> >
> > Sutiyoso mengatakan, pihaknya menghargai perjuangan para buruh
> > dengan cara demonstrasi, sepanjang aksi yang dilakukan berlangsung
> > damai, tertib, tidak anarkis, dan tidak menimbulkan rasa takut bagi
> > masyarakat. "Masyarakat juga tetap bekerja seperti biasanya," dia
> > mengimbau.
> >
> > Keamanan DKI Jakarta sebagai ibu kota negara, Sutiyoso menegaskan,
> > merupakan harga mati. "Keamanan ibu kota adalah barometer keamanan
> > nasional," ujarnya. Apabila keamanan ibu kota terganggu, kata dia,
> > akan berimbas ke daerah dan sektor lain. Sebab itu, kata dia, tidak
> > ada kompromi untuk menjaga kemananan daerah Jakarta.
> >
> > Ditanya kemungkinan perintah tembak di tempat aksi berkembang
> > menjadi anarkis, Sutiyoso tidak menjawab tegas. "Ada mekanismenya,"
> > jawabnya. Dia menjelaskan, penanganan pertama dilakukan oleh aparat
> > kepolisian. Apabila pihak kepolisian sudah tidak sanggup, baru
> > diserahkan ke militer. "Kalau militer sudah dilibatkan, tak ada
> > kompromi lagi, hanya bedil yang dibawa, kami harap tidak terjadi
> > seperti itu," tukasnya.
> >
> > Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani menjamin, pengamanan aksi
> > buruh tanggal 1 Mei itu akan dilakukan dengan cara persuasif. Aparat
> > yang bertugas tidak akan akan dilengkapi dengan persenjataan
> > sebagaimana yang biasa digunakan untuk mengamankan aksi unjuk rasa.
> >
> > "Baik senjata, gas air mata, sampai tongkat," ujarnya sebelum rapat
> > Muspida.
> >
> > Aksi buruh tersebut, lanjut Firman, juga tidak akan dibubarkan
> > sebelum usai. Selain itu, peserta aksi dari luar daerah juga
> > diizinkan masuk. Syaratnya, harus
> > menyertakan surat-surat yang menyatakan keanggotaannya sebagai
> > serikat buruh dari daerah asal. Kebebasan itu pun dengan catatan
> > jika Jakarta dinilai belum penuh. "Kalau sudah penuh, maka kita akan
> > tahan agar tidak
> > masuk terus menerus," tambahnya.
> >
> > Kepala Dinas Tramtib dan Linmas DKI Jakarta Harianto Badjoeri
> > menambahkan, pengerahan aparat dari Pemerintah Provinsi bersifat
> > memback-up pihak kepolisian. Personel tersebut akan dikonsentrasikan
> > di wilayah Jakarta Pusat, tepatnya pada sejumlah titik-titik rawan
> > seperti Jalan Medan Merdeka Selatan, Medan Merdeka Barat, Medan
> > Merdeka Utara, kawasan Sudirman-Thamrin, serta Monas. "Kawasan itu
> > masuk dalam ring satu, ada kantor presiden dan wakil presiden, juga
> > kantor kedutaan besar negara lain," jelasnya. harun mahbub
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > ************************************************************************
> > ***
> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> > ************************************************************************
> > ***
> > ________________________________________________________________________
> > __
> > Mohon Perhatian:
> >
> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
> > otokritik)
> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> > 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
> ***************************************************************************
> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> >
>
> ***************************************************************************
> >
> __________________________________________________________________________
> > Mohon Perhatian:
> >
> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
> otokritik)
> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> > 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
>
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke