pemenang pooling presiden lewat sms terbanyak....ganteng, tinggi besar, gagah, charming...dan diidolakan kaum ibu-ibu....
  
  salam
  iwan

Jimmy Okberto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Padahal dia Presiden Idols lho ...

DJ Oko


-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Satrio Arismunandar

Sejarawan: SBY Hanya Menang Gagahnya, Tapi Lembek

Rakyat  Merdeka, Kamis, 13 April 2006, 09:41:36 WIB
  Laporan: Jannes Sibuea

  Jakarta, Rakyat Merdeka. Di mata sejarawan, pemimpin
bangsa kita saat ini hanya kumpulan orang-orang
oportunis. Ingin menang sendiri dan tidak pernah
memikirkan rakyat.

Demikian pandangan Anhar Gonggong dalam diskusi
"Australia: How it begins?" di Wisma Kodel, kawasan
Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu sore (12/4).

Sejarawan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ini ada
tiga tokoh bangsa Indonesia yang sejatinya sangat
ditakuti oleh Australia. Ia pun menyebut nama-nama
tokoh besar itu dengan bersemangat.

"Bung Karno, Tan Malaka dan Moh Yamin. Tiga tokoh
bangsa kita ini punya pemikiran anti-imperalisme dan
berani konfrontatif melawan intervensi asing,"
paparnya.

Ada kata-kata yang selalu diingat rakyat Indonesia
dari sebuah pidato heroik oleh Bung Karno pada
tahun1950-an, "Go to Hell, Amerika!". Kata Gonggong,
pekik Presiden pertama Republik Indonesia itu sebagai
bukti keberanian Bung Karno melawan segala bentuk
intervensi negara adikuasa tersebut.

Sayangnya, heroisme perlawanan terhadap negara asing
yang sudah merajalela sejak Orde Baru lahir, tidak
dianut oleh pemimpin bangsa saat ini. "SBY hanya
menang di gagahnya saja, tapi sikap dia tidak pernah
berani mengatakan "Tidak!" untuk setiap intervensi
asing," kecam peneliti senior asal Makassar ini.

Gonggong kemudian sedikit flash back. Sebelum negeri
Kanguru itu ditemukan oleh pelaut Inggris James Cook,
justu pelaut-pelaut Bugis sudah menjala ikan sampai ke
laut Australia.

"Ini kan yang tidak pernah dikenal orang. Sebagai
bukti, sebenarnya orang Indonesia punya keberanian dan
menegakkan martabat bangsa. Tapi saya sedih, kenapa
banyak pemimpin kita saat ini yang oportunis, tidak
punya visi dan ideologi yang jelas untuk melawan
asing," pungkasnya. iga


.




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




  SPONSORED LINKS
        Cultural diversity   Indonesian languages   Indonesian language learn     Indonesian language course
   
---------------------------------
  YAHOO! GROUPS LINKS

   
    Visit your group "ppiindia" on the web.
   
    To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
   
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

   
---------------------------------
 



           
---------------------------------
Blab-away for as little as 1ยข/min. Make  PC-to-Phone Calls using Yahoo! Messenger with Voice.

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke