Senin, 01 Mei 2006
Bintang Kejora Berkibar di Depan Konsulat RI
SYDNEY-Bendera Bintang Kejora, simbol kemerdekaan Papua Barat, berkibar di depan Konsulat Jenderal RI di Sydney kemarin. Sekitar 25 orang ikut dalam acara pengibaran bendera yang merupakan bagian dari unjuk rasa rutin untuk menuntut kemerdekaan Papua itu.
Seperti biasa, para aktivis itu juga menyanyikan lagu yang menyerukan kemerdekaan Papua. Mereka juga berorasi tentang kekerasan dan pelanggaran HAM (hak asasi manusia) yang dilakukan oleh TNI. Para aktivis juga menyatakan apresiasinya atas sikap pemerintah Negeri Kanguru yang memberikan visa kepada 42 warga Papua pencari suaka.
David Haluk, warga Papua yang telah tujuh tahun hidup di Australia, mengatakan aksi mereka adalah untuk membuka mata dunia akan kekerasan yang terjadi di Indonesia terhadap warga Papua. "Kami berterima kasih kepada pemerintah Australia, sebab sekarang mereka tahu bahwa ada sesuatu yang terjadi di Papua Barat," kata Haluk seperti dikutip The Daily Telegraph kemarin.
Namun demikian, menyusul rencana Canberra me-review kebijakan visa, mereka ingin mengingatkan agar pemerintah Australia lebih sadar dan ingat perjuangan aktivis Papua. Warga Papua tidak bebas untuk mengekspresikan pendapat mereka dan akan terancam penjara jika tertangkap mengibarkan Bintang Kejora.
"Yang kami butuhkan adalah adanya tindakan nyata dunia internasional di Papua. Kami ingin pasukan penjaga perdamaian di Papua," katanya.(fan
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
| Cultural diversity | Indonesian languages | Indonesian language learn |
| Indonesian language course |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "ppiindia" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

